Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 109


__ADS_3

"Angel, di mana kau?" teriak Wenli mencari sosok istrinya yang sudah tidak ada di sampingnya.


Clekk...


Pintu kamar mandi terbuka. " ya Tuhan, kenapa kau teriak-teriak?" pekik Angel yang baru saja selesai mandi.


Wenli pun mentautkan alisnya melihat Angel sepertinya tengah siap-siap mau ke kantor.


"siap-siap ke kantor?" Angel hanya menganggukkan kepalanya.


" bukannya ini terlalu pagi, biasanya juga kau ke kantor jam 10 lewat lebih tepatnya sesuka hatimu" ucap Wenli lagi.


"Kau tau, Kelvin mulai sekarang akan jarang turun ke kantor dia lebih memilih kerja di rumah. Alasan nya mau menemani Dessy di rumah, 2 bulan lagi bayi mereka akan lahir".Ucap Angel seraya mengeringkan rambutnya yang masih basah.


"Oh iya kah? dia tidak cerita kepada ku!" Wenli pun meranjak dari tempat tidur mendekati Angel dan memeluknya dari belakang.


"Mungkin Kelvin mau pensiun dini seperti Ayahnya" Gumam Wenli dengan bibir yang menjelajahi leher jenjang Angel.


"Oh,,,itu jangan sampai terjadi. Aku tidak akan mau mengurus JM Grup seorang diri"


Wenli terkekeh. " Emm,,,aku mau kau cepat-cepat hamil agar aku bisa pensiun dini juga mengurus Zhi Corp"


Angel pun menoleh ke samping tepat berhadapan dengan wajah suaminya itu.


"Kalau kau ingin pensiun dini siapa yang menggantikan mu? Mau di alihkan ke Dessy lagi?"


"itu tidak mungkin, aku pasti akan di tendang oleh Kelvin" Wenli kembali terkekeh. " kan ada Jermi?"


"Emm tarik adikmu ke Zhi Corp agar bisa membantumu, dari pada menjadi supir pribadinya Dessy" Ceplos Angel yang kadang mulutnya berbicara pedas.


"nanti ku tanya lagi kepada nya, dia bilang lebih nyaman menjadi supir pribadi Nyonya Muda Lu kerjanya santai dan di gaji besar"


Plakk...


Angel pun memukul tangan Wenli yang melingkar di perutnya.

__ADS_1


"Aww,, Sakit Angel" Keluh Wenli.


" Dia di gaji mahal karena Jermi itu adik mu, coba saja bukan tidak akan mendapatkan gaji 3 kali lipat dari semestinya"


"Wah, kau harus tahu...Demi keselamatan orang yang di cintai berapa pun bayarannya tidak akan dipedulikan, ku yakin Kelvin menganut paham itu"


Angel hanya memutar bola matanya, tapi dia juga mengetahuinya Kelvin orangnya seperti apa dia tidak akan ragu untuk mengeluarkan sebanyak apa pun uang untuk melindungi keluarganya, di rumah utama saja pun pengawal yang menjaga lebih dari 10 orang. Apa lagi untuk melindungi Istrinya yang tengah hamil pasti tidak akan ragu memberikan keamanan yang ketat hanya untuk memastikan tidak ada ancaman yang bisa membahayakan orang yang begitu special dalam hidupnya.


"Hei, tapi aku tidak kau berikan supir pribadi?" Tanya Angel yang memutar tubuhnya kini dia saling berhadapan dengan Wenli di kalungkannya tangan di leher Wenli.


Kali ini Wenli terbahak mendengar ucapan istrinya itu.


"Hahaha...kau tidak memintanya Angel. Bukankah tiap hari aku sudah seperti supir mu mengantar jemput mu ke kantor, kemana pun kau mau pergi pasti akan ku antar"


"Huhh..." Angel mengerucutkan bibirnya membuat Wenli gemas melihatnya.


" ayo kita olahraga pagi dulu Angel" Wenli mengedipkan matanya tangannya sudah membuka setengah kimono mandi Angel.


"Gak mau Wenli aku sudah mandi" Tolak Angel.


Kini kedua nya telah dalam penyatuan yang dipenuhi dengan hasrat, bibir sexy Angel tidak luput dari ******* kenikmatan yang membuat Wenli tambah bersemangat.


"oh Angel ku"


"Akhhh..."


"Yaa terus mendesah Angel, Aku suka dengar suara kenikmatan mu"


Dua jam lebihnya mereka melakukan penyatuan dari tempat tidur lalu pindah ke Sofa hanya untuk mencari kenikmatan lebih. Kini keduanya tengah sama-sama lunglai di sofa yang ada di kamar mereka.


"Astaga, jangan lakukan tiap pagi seperti ini Wenli. Membuatku malas untuk ke kantor karena sudah merasa lelah". Gerutu Angel berada di dalam dekapan Wenli.


"tidak bisa Angel itu adalah vitamin semangat ku jadi aku harus mengkonsumsinya tiap hari, baik malam, siang, pagi atau kapanpun aku mau. Ok?"


Angel hanya bisa mengendus kesal, tapi dia tidak akan benar-benar menolak suaminya itu ketika Wenli mengajaknya bercinta karena dia sendiri sangat memdambakan sentuhan halus Wenli yang bisa membawanya melayang kelangit ke tujuh.

__ADS_1


...


"Sayang, kau tidak apa kita kembali ke rumah kita?" Tanya Kelvin tengah merangkul pundak Dessy memasuki rumah yang selama kehamilan Dessy tidak meraka tempati.


"Aku senang kita bisa kembali ke sini, Kelvin" Dessy menunjukkan senyum manisnya.


"tapi Jessy pernah tinggal disini, takutnya kau tidak suka"


"Tidak masalah Kelvin, Jessy tinggal di kamar tamu kan? lagian semua barang yang pernah di gunakan oleh Jessy sudah di ganti baru semua"


"baiklah, kalau kau tidak mempermasalahkannya"


"Oh iya, kau benar tidak akan ke kantor?"


"Setelah jam makan siang saja aku ke kantor, aku tetap ke kantor aku hanya mengurangi kegiatan kerja di kantor lebih banyak bekerja di rumah saja. Dua bulan lagi kau akan melahirkan jadinya aku mulai sekarang harus ada di sisi mu"


"ya Tuhan, Kau sangat berlebihan. Kau begini bisa menyiksa Sekretaris Joe dia pasti lebih sibuk"


"itu lebih baik dari pada aku harus mengambil resiko"


"Sungguh kau sangat berlebihan"


Akhirnya Dessy dan Kelvin kembali lagi ke rumahnya yang menang tidak lah jauh dari rumah utama. Walaupun rumah utama begitu besar bak istana tapi tetap rumah sendiri lah yang begitu nyaman.


Selama mereka di rumah utama, rumah mereka kini sudah di renovasi sesusai dengan keinginan Dessy, karena sebentar lagi bayi mereka akan lahir jadi mereka menyiapkan segalanya sebaik mungkin salah satunya dengan harus merenovasi kamar mereka agar bisa terhubung dengan kamar sebelah yang akan menjadi kamar calon bayi mereka.


"ya ampun Kelvin, apa semua ini?" Dessy kaget saat ingin melihat kamar calon bayi mereka, Karena kamar itu sudah di penuhi


dengan perlengkapan bayi semuanya sudah tersedia.


"Seingat ku kita baru beli beberapa saja ya kan?"


Kelvin tertawa melihat kekagetan sang istri karena kamar calon bayi mereka sudah seperti toko perlengkapan bayi saja.


"Ini semua Angel yang memberikannya, kata Wenli, Angel hampir membeli seluruh barang yang ada di toko"

__ADS_1


Dessy masih terbengong melihat begitu banyak barang perlengkapan bayi yang tersedia mulai dari tempat tidur ada 2 pasang, Stroller juga dua pasang, berbagai macam pakaian, sepatu, selimut, peralatan mandi serta mainan yang semuanya tersedia dua macam jenis untuk bayi laki-laki dan bayi perempuan. Karena memang jenis kelamin calon bayi Dessy sengaja untuk di rahasiakan agar bisa jadi kejutan saat lahiran.


__ADS_2