
"Kelvin semua wanita suka dengan tubuh yang ideal, kau mencintai ku karena tubuhku juga kan?" Dessy bertanya dengan pertanyaan yang memancing perdebatan.
"Sayang itu tidak benar, kalau aku hanya memandang keindahan tubuh di luaran sana juga banyak" Ucap Kelvin.
"Kelvin..." pekik Dessy. " ternyata kau memperhatikan tubuh wanita lain di luar sana?" Ucap Dessy serasa meninggalkan Kelvin menuju kamarnya.
Praakkk... pintu kamar di tutup dengan kencangnya oleh Dessy.
"lebih baik aku tidak membalas saat dia berbicara" Gumam Kelvin.
Kelvin menyusul Dessy mendapati Dessy sedang memendamkan wajah nya di bantal dengan tangisan yang membasahi bantalnya.
Kelvin duduk di samping Dessy dan mengelus-elus lembut rambut Dessy. " Sudah sayang, apa kau cemburu?" Tanya Kelvin yang tersenyum melihat tingkah laku istrinya itu.
Dessy bangun dan duduk tepat di hadapan Kelvin dengan mata sembab, pipi basah, hidung merah dan rambut acak-acakan.
Ya Tuhan dalam keadaan berantakkan ini saja kau terlihat cantik, sungguh aku beruntung memilikimu. batin Kelvin.
"Iya aku cemburu, sangat sangat sangat cemburu. kau yang tidak mau membatalkan kontrak kita, kau yang berkata akan mengabiskan sepanjang hidupmu bersama ku, kau yang ingin selalu aku ada di sisi mu, apa salah aku cemburu?" Ucap Dessy yang meluapkan apa yang ingin di katakan nya.
"apa yang kau cemburukan?" Tanya Kelvin.
"Selain Sekretaris Joe, kau memiliki banyak Sekretaris yang cantik-cantik di kantor mu"
" aku akan memecatnya" Balas Kelvin dengan cepat.
"saat kau berjalan di luar sana, banyak wanita yang memperhatikan mu"
"aku akan menutupi wajah ku"
"aku tidak suka kau perhatian kepada Jenny"
"aku tidak perhatian kepada dirinya"
"apa kau sudah puas sekarang?" Tanya Kelvin langsung mencium bibir Kelvin yang sadari tadi Kelvin perhatikan sangat menggoda. karena tidak bisa berkata-kata Dessy menjawabnya dengan anggukkan kepalanya pelan.
Suami sitri itu menyadari bahwa mereka sudah hampir telat ke kantor.
__ADS_1
Pagi yang penuh drama membuat Kelvin berpikir hanya istrinya yang mampu membuat dirinya menurunkan egonya, berkata-kata romantis dan bahkan membujuk dengan sabar saat istrinya marah atau pun merajuk.
Mereka berdua pun bergegas mandi dan bersiap-siap ke kantor. Dessy mengambil tas nya dan menyusul Kelvin yang sudah lebih duluan keluar dari kamarnya.
Kelvin menoleh kebelakang karena Dessy meminta nya untuk menunggu.
Kelvin berbalik kembali menaiki tangga dan meraih tanggan Dessy kembali masuk ke dalam kamar.
"Kelvin aku harus cepat ke kantor, aku hanya karyawan biasa tidak bisa seenaknya masuk jam kantor. beda dengan dirimu" Gerutu Dessy dengan kesal karena tiba-tiba suaminya itu menyeretnya masuk kekamar lagi.
"apa yang kau gunakan ini, lihat lah rok mu kenapa begitu sangat pendek" Keluh Kelvin
" Ayolah Kelvin, rok ku memang seperti ini" Ucap Dessy.
"mengapa kau begitu senang memperlihatkan kaki dan paha mulus mu, kau tau itu semua milik ku hanya aku yang boleh melihatnya" Ucap Kelvin dengan tegas.
" Yaa yaa ini semua punya mu" Dessy menunjuk kebawah. " bisakah kita berangkat kerja sekarang" Pinta Dessy dengan gelisah karena waktu sudah menunjukan jam 9 pagi sudah 1 jam dia telat masuk kantor dan dia belum ada memberi tahu rekan-rekan sekantornya.
"Tidak" Tegas Kelvin. " Kau tidak boleh pergi menggunakan rok itu ke kantor" Ucap Kelvin Kesal
" Kau tetap tidak mau melepasnya, Baiklah...kau tidak perlu ke kantor" Ucap Kelvin yang masih memandangi Dessy dengan tatapan dingin.
"Ok, aku tidak akan ke kantor lagian aku juga sudah telat, tetapi kau juga tidak perlu ke kantor" Tantang Dessy kepada Kelvin.
Kelvin sedikit menjauh dari Dessy dan meraih Handphone yang ada di saku jasnya untuk menghubungi Sekretaris Joe.
"Joe hari ini aku tidak akan ke kantor, handle semua pekerjaan di kantor kalau ada yang penting kau bisa menghubungi ku"
"Satu lagi Jeo, kau urus pengunduran diri Nyonya dari perusahaan Zhie Corp" Perintah Kelvin lalu mengakhiri bicaranya memalui handphone dengan Sekretaris Joe.
Mendengar Kelvin memberi perintah untuk mengurus pengunduran dirinya, Dessy tidak terima. " Kelvin aku tidak mau berhenti bekerja" Berontak Dessy dengan memukul pundak Kelvin dengan tas di tangannya.
Hendak memukul Kelvin lagi tapi tangan Dessy di tahan oleh Kelvin dan menariknya dalam pelukkan. walaupun Dessy tetap memberontak Kelvin tetap memeluk nya dengan erat.
sudah merasa Dessy sudah cukup tenang barulah Kelvin melepaskan pelukkan nya.
"Kelvin ku mohon, aku masih mau tetap bekerja. aku janji tidak akan menggunakan rok pendek lagi" Dessy memohon kepada Kelvin dengan mata yang sudah memerah karena menahan rasa ingin menangisnya.
__ADS_1
"Hai, dimana gadis penurut ku!. kau lagi hamil sayang lebih baik di rumah saja" Ucap Kelvin.
"Huhuhu...bagaimana nasib ku, aku tidak punya uang gajiku lagi" Keluh Dessy dengan bersimpuh duduk di lantai sambil menangis seperti anak kecil.
Kelvin hanya bisa menijit-mijit tengkuk nya melihat kelakuan istrinya. Kelvin menariknya bangun dan membawanya ke sofa.
"kau ingin tetap bekerja hanya karena ingin mendapatkan uang?" selidik Kelvin.
"iya itu sudah pasti, orang perlu bekerja untuk menghasilkan uang" balas Dessy sambil mengusap airmatanya.
Kelvin tersenyum mendengar jawaban dari istrinya itu. "bukan kah sekarang kau kaya raya?" Tanya Kelvin.
"sekarang kau liat saja baju yang kau pakai harga nya sudah berapa? di tabungan mu ada milyaran uang, mobil mu model terbaru, mempunyai suami yang super kaya. kenapa masih ingin bekerja?" Ucap Kelvin dengan sombongnya walaupun itu memang kenyataan yang sebenarnya.
"benarkah aku sudah menjadi kaya raya? bearti aku tidak memerlukan saham dari Keluarga Lin?" Tanya Dessy yang baru sadar kalau dia sudah mempunyai uang.
"iya tidak perlu" Jawab Kelvin seadanya. walaupun Kelvin sangat tau bahwa Dessy ingin sekali mengambil kembali haknya yang ada di Keluarga Lin termasuk ada beberapa persen saham masih atas nama Dessy Lin yang di alihkan Neneknya sebelum meningal.
"tapi Kelvin bekerja itu membuat ku banyak teman, dan hari-hari ku jadi menyenangkan" Ucap Dessy.
" Emmm aku tau,begini saja kau bekerja saja di JM Grup kau akan bertemu teman baru lagi di sana dan kau boleh kapan pun bisa mengunjungi Zhi Crop" Saran Kelvin.
Sebenarnya itu hanya kata-kata untuk menyenangkan Dessy saja, setelah punya anak mana ada waktu untuk mengurus urusan kantor begitu lah dalam pikiran Kelvin. jadi dengan percaya diri Kelvin berani memberi saran seperti itu.
"Akan ku pikirkan tawaranmu Tuan Muda Lu" Senyum manis Dessy terpancar dari wajah cantiknya.
Tanpa Dessy sadari tangan Kelvin sudah mulai menjelah di tubuhnya.
"hari ini kita libur kerja, aku akan membuatmu merasakan special servis dari ku" Ucap Kelvin dengan senyum liciknya.
Dessy mendorong tangan Kelvin dan juga
tau arti senyuman Kelvin langsung menggeleng-gelengkan kepalanya. " ingat Kelvin ada bayi mu dalam perut ku" Ucap Dessy dengan waspada.
" Aku akan pelan-pelan sayang " Bisik Kelvin di telinga Dessy sehingga Dessy merasa geli.
tidak sempat untuk kabur Dessy sudah dalam kekungan Kelvin. Kelvin tidak akan menyia-yiakan waktu libur nya dengan percuma.
__ADS_1