Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 98


__ADS_3

Kelvin masuk kedalam kamar nya, dia mendapati istrinya baru selesai mandi tercium wangi aroma sabun yang melekat di tubuh putih itu.


"sudah pulang?" Tanya Dessy


"Emmm...sangat wangi" Kelvin memendamkan wajahnya di leher istrinya menghirup dalam-dalam aroma yang bisa menghanyutkan pikirannya.


"dikantor aku bertemu dengan mantan calon suamimu"


Dessy mengeryitkan keningnya merasa bingung siapa mantan calon suaminya?


Dia dulu bahkan tidak punya kekasih apa lagi mantan calon suami. Dia bahkan ingin ketawa mendengarnya.


"Tuan Muda Lu, kau tau sendiri aku dulunya tidak pernah pacaran kau adalah pria pertama ku"


" tapi kau memiliki calon suami yang akan di jodohkan pada mu"


Calon suami?. Batin Dessy


" Jerri Wang, apa kau kenal Jerri Wang" sebelum Dessy menerawang pikirannya sendiri, Kelvin sudah menyebutkan nama seorang pria.


"Jerri Wang?" Ulang Dessy.


Seketika teringat pada pria yang pernah di jodohkan oleh paman nya. Terlihat jelas perubahan wajah Dessy yang menjadi tegang.


"kau tidak pernah bercerita tentang ini!"


"bukan begitu, aku tidak pernah bertemu langsung kepada pria itu jadi menurutku itu bukan hal yang penting"


" apa kah itu alasan nya kau berada di depan Perusahaan JM dan salah masuk ke mobil ku?" Selidik Kelvin dan di balas anggukan kecil oleh Dessy.


"waktu itu memang ingin menemuinya tapi aku sempat mendengarnya berbicara di telpon dengan istrinya jadi ku urungkan niat. Jadi dia tidak mengenal siapa diri ku" Jelas Dessy.


Penjelasan Jerri dan Dessy sama, mereka memang tidak pernah bertemu sebelumnya. Gumam Kelvin di dalam hati.


Kelvin mendekat dan memeluk istrinya dari belakang tangan nya mengelus-elus perut Dessy yang kini tambah membesar.

__ADS_1


"apa kau menyalahkan ku, sebelumnya aku tidak bercerita?" Tanya Dessy.


" Tidak sayang, aku hanya ingin tau saja" Jawab Kelvin sambil membenamkan wajahnya dileher jenjang milik istrinya dengan menghirup dalam-dalam aroma strawberry yang merupakan salah satu aroma favorit istrinya.


"bergegaslah mandi, aku ingin kau mengantar ku kesuatu tempat"


" Kemana?"


" Nanti kau akan tau, cepatlah" Dessy melepaskan diri dari pelukkan suaminya dan mendorong suaminya untuk masuk ke kamar mandi.


Tidak memerlukan waktu lama Kelvin sudah keluar dari kamar mandi di lihatnya di atas tempat tidur sudah ada baju yang di siapkan oleh istrinya. Sedangkan Dessy menunggunya di ruang tamu dibawah.


"wah suami ku, apa kau sudah siap?" Tanya Dessy dengan mata berbinar melihat tampilan memukau suaminya walaupun menggunakan pakaian apa saja selalu terlihat tampan.


"mau kemana sih?" Tanya Kelvin yang di jawab dengan senyuman oleh Dessy.


Dessy berjalan menuju dapur dia ingin pamit kepada Mama Mertua bahwa dia dan Kelvin ingin pergi keluar.


"Jadi kalian tidak makan malam di rumah?" tanya Mama Anna.


"Sepertinya tidak Ma, kami jalan dulu ya Ma" Pamit Dessy dengan mencium pipi mertuanya itu.


"pasti Ma"


Dessy kembali ke ruang tamu menghampiri Kelvin yang sedang duduk menunggunya.


"ayo ikut aku" Dessy menarik tangan suaminya menuju mobilnya yang sudah terparkir di depan rumah.


" kita sebenarnya mau kemana sih?" Tanya Kelvin kesekian kali nya.


" ke Mall" Jawab singkat Dessy.


Kelvin menggelengkan kepalanya hanya ke Mall sudah membuat istrinya kegirangan. Apa dia ingin berbelanja?


Setiba di Mall terlihat Shima dan Winni sedang menunggunya. Saat bertemu ketiga wanita itu saling berpelukkan seolah bertahun-tahun tidak bertemu.

__ADS_1


"wah kali ini kau mengajak suami mu, curang!" Protes Winni tapi dengan nada bercanda.


"isss kau tau sendirikan perut ku mulai membesar, kalau aku tidak mengajak nya aku tidak bisa menemuin kalian" lirik Dessy ke suaminya.


Sedangkan Kelvin hanya diam saja baginya menemani istrinya itu sudah cukup tanpa ikut dalam obrolan para wanita yang tidak di mengertinya.


"lama tidak bertemu dengan mu, perut mu sudah tambah besar" Ucap Winni kagum sambil mengelus-elus perut Dessy.


" apa kau sudah mengetahui jenis kelaminnya?" Tanya Winni.


"kami sengaja tidak ingin mengetahuinya, baik lelaki ataupun perempuan sama saja karena ini anak pertama kami. Bagaimana sayang?" Dessy menoleh ke samping menanyai suaminya di jawab dengan anggukan sang suami.


"baiklah waktunya bersenang-senang, setelah itu baru kita makan malam bersama. Kelvin yang akan mentraktir iya kan sayang?" Tanya Dessy ke dua kali nya kepada Kelvin dan tentunya saja Kelvin akan selalu mengabulkan semua permintaan Dessy.


Tiga sekawan itu asik mengobrol dan berbelanja bersama ketika tiap kali melihat barang yang membuat mata mereka berbinar. Kelvin yang mengikuti dari belakang seperti seorang bodyguart yang setia mengawal ketiga wanita di depan nya.


Setelah lumayan lama Dessy menghabiskan waktu bersama kedua sahabatnya itu, Kelvin meminta Dessy untuk kembali ke Rumah Utama karena Kelvin tidak mau sampai istrinya kelelahan walaupun terlihat Dessy dalam keadaan baik-baik saja dan masih kuat untuk berjalan.


" Ok,,,ok lain kali kita bersenang-senang lagi, kau segeralah pulang dan beristirahat. Ikuti kata suami mu" Ucap Shima yang mengerti tidak baik mengajak wanita hamil lama-lama mengelilingi sebuah Mall, dia juga tidak mau sahabat baiknya kekelahan dan berdampak buruk bagi bayinya.


Winni pun menganggukan kepalanya menyetujui apa yangbdi ucapkan oleh Shima. "Sampai rumah beristirahatlah jangan sampai keponakkan kami menjadi capek" Pesan Winni.


"Baiklah, sampai jumpa di pernikahan Wenli dan bi Angel ya " Ucap Dessy setelah itu dia meninggalkan Shima dan Winni dan masuk ke dalam mobil Kelvin yang sudah terparkir di depan lobi Mall.


"bagaimana? kau senang?" Tanya Kelvin sambil melajukan mobilnya menuju rumah utama.


Dessy menolehkan kepalanya kesamping agar dia bisa melihat wajah sang suami. " Hmm...sangat menyenangkan bosan ku jadi hilang sekejab" Sahut Dessy dengan senyuman.


Walaupun fokus Kelvin melihat kedepan tapi seuntas senyuman terukir indah di wajahnya. Dia akan bahagia bila melihat istrinya juga dalam keadaan bahagia.


Setiba nya di Rumah Utama terlihat sepi mungkin sudah pada istirahat di kamar masing-masing hanya beberapa maid yang menyambut kepulangan mereka.


Saat berjalan menuju kamar di lihatnya lah Anthony di ruang tengah sedang bermain game bersama joe.


"Kenapa kalian ada disini?" Tanya Kelvin.

__ADS_1


"Main game" Jawab Anthony tanpa melihat ke arah Kelvin tetap fokus kelayar tv.


Tanpa menghiraukan Anthony dan Joe lagi, Kelvin merangkuh pundak Dessy untuk menuju kamar mereka.


__ADS_2