Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 103


__ADS_3

Dessy menggenggam erat tangan Kelvin yang tepat di samping nya begitu juga Kelvin yang mata nya berbinar melihat pemandangan indah di layar monitor yang memperlihatkan buah hati mereka yang kian hari kian berkembang.


" Bayinya sehat ya Tuan, Nyonya" Ucap Dokter Hanna.


"Apa Nyonya sering merasa lelah mengingat kandungan sudah memasuki 7 bulan" Tambah Dokter Hanna menanyai Dessy.


Dessy menganggukan lalu dengan cepat menggelengkan menggelengkan kepalanya. "Memang kadang terasa lelah, tapi akhir-akhir ini saya lupa bagaimana rasa lelah" Jawab Dessy dengan setengah bercanda.


Dokter Hanna pun tertawa mendengar kalimat Dessy. " Berarti Nyonya dalam keadaan bahagia, itu sangat bagus". Ucap Dokter Hanna sambil menuliskan resep vitamin untuk di minum oleh Dessy.


" Tapi Nyonya harus tetap memperhatikan keadaan jangan lupa sedang mengandung tetap mengkonsumsi makanan yang bergizi" tambah Dokter Hanna lagi.


" Terima kasih Dokter " ucap bersama Dessy dan Kelvin.


Setelah melakukan pemeriksaan keduanya tidak bertemu dengan Mika di Rumah Sakit karena Mika sedang menjalankan operasi.


" Mau langsung pulang?" Tanya Kelvin yang sudah berada di dalam mobil bersama Dessy.


"langsung pulang saja" Jawab Dessy.


Kelvin mengangguk mengerti dan langsung melajukan kendaraan nya.


Beberapa saat keduanya dalam keadaan diam dengan pikiran mereka masing-masing.


" Kelvin"


" Sayang "


Keduanya sama-sama bersuara. " kau duluan" Ucap Kelvin.


"Eh...lebih baik kau saja duluan bicara" Balas Dessy yang menoleh ke Kelvin di sampingnya.


Kelvin tersenyum sekilas lalu meraih tangan kanan istrinya mengenggam dengan erat.


" I Love You" Ucap tiba-tiba Kelvin.


" dan terima kasih" Tambah Kelvin.


Wajah Dessy seketika merah merona pernyataan cinta dari Kelvin sudah sering di dengarnya tapi tetap saja selalu membuat dirinya menjadi salah tingkah.

__ADS_1


"terima kasih untuk apa Kelvin" Ucap Dessy menunduk wajahnya agar Kelvin tidak tau bahwa dia serasa ingin melayang.


Kelvin mengenggam tangan Dessy dengan bertambah erat namun laju mobil di kendarainya tetap dengan kecepatan stabil.


"Ya...terima kasih untuk segalanya, kau hadir dalam hidupku lalu sebentar lagi kita akan bertemu dengan buah hati kita. Kebahagian yang tiada kiranya ini tidak lah berarti tanpa dirimu" Ucap Kelvin.


"Kelvin kau adalah takdir ku, bagaimana proses pertemuan kita itulah takdir kita"


" Ya Kau benar"


" Lalu apa yang ingin kau bicarakan?" Tanya Kelvin.


"Emm...besok malam ada acara pertemuan para pemengang proyek Resort Blue Ocean, apa kau bisa menemaniku?" Tanya Dessy.


Kelvin diam sejenak memutar stir mobil untuk berbelok memasuki gerbang Rumah Utama. " Aku akan menemani mu, dengan status suami mu bukan sebagai CEO JM Grup"


"cukup menarik" Dessy mengerlingkan matanya.


...


Saat malam acara pertemuan dengan para pemegang proyek resort blue ocean, Dessy datang dengan perut yang sudah membesar yang tidak melunturkan sedikit pun kecantikan wanita itu, tentunya dia pergi di dampingi Kelvin Lu.


"Ayah kenapa perempuan itu ada di sini, bukannya JM Grup bukan salah satu pemegang proyek ini?" tanya Keyli.


"Aku tidak tau, biarkan saja mereka" Hendri Lin yang lebih mengerti tidak mau membuat masalah apa lagi melibatkan Kelvin Lu akan runyam urusannya.


"Aku akan menyapa sepupu ku, tidak salah kan?" Gumam Keyli.


"Key jangan..." Kalimat Hendri terhenti, Keyli sudah melenggang pergi menghampiri Dessy.


Dengan wajah berparas yang cantik serta tubuh berbalut dengan gaun yang indah Keyli dengan percaya dirinya menghampiri Dessy dan Kelvin.


Dia selalu berniat untuk membojokkan Dessy selalu ingin melihat Dessy berada di posisi paling terendah di dalam hidup.


"Selamat malam Tuan Kelvin, Dessy lama kita tidak bertemu" Sapa Keyli.


"bukannya bagus kita tidak bertemu, sesuai harapan mu kan" Sindir Dessy.


Kelvin yang berada di sisi Dessy hanya menatap dalam diam, hal yang masih wajar dia tidak perlu ikut campur. Tugasnya malam ini hanya menjadi suami yang melindungi istrinya. Hal yang masih terlihat wajar dia tidak akan memperhitungkannya, selebihnya tunggu saja kehancuran karena telah mengusik orang yang terpenting dalam hidupnya.

__ADS_1


"ada kepentingan apa kau datang ke pertemuan ini, setau ku JM tidak terlibat dalam proyek ini" Ucap Keyli dengan sepintas melirik Kelvin, tapi Kelvin tetap diam saja tidak mempedulikan.


"Bukan urusan mu" Jawab Dessy yang malas untuk berdebat.


"apa kau berada di acara yang salah?" Keyli merasa ini kesempatan untuk memojokkan Dessy.


Keyli sungguh tidak tau bahwa Dessy hadir dipertemuan malam ini karena dia menggantikan Wenli untuk menjadi CEO Zhi Corp sementara waktu tentu dia harus menghadiri pertemuan tersebut.


Tidak lama ada seorang pria dengan berjas hitam rapi menghampiri Dessy untuk mempersilahkan duduk di meja yang sudah di tentukan.


"silahkan Nona Dessy, Tuan Kelvin" Ucap pria tersebut dengan mengarahkan tangan mempersilahkan kemeja yang sudah di sediakan.


" Tunggu, kenapa kau menyuruhnya duduk di meja tempat Pimpinan Zhi Corp? Tanya Keyli kepada pria perjas rapi itu.


Pria itu mengeryitkan alisnya menatap Keyli dengan tatapan heran. " Karena Nona Dessy adalah pimpinan Zhi Corp" Jawab Pria itu.


Mendengar jawaban pria itu, Dessy dan Kelvin saling pandang dengan senyum terukir di sudut bibir masing-masing lalu berduanya melenggang pergi menuju meja yang sudah disiapkan.


Keyli masih membeku berdiri setelah mendengar kalimat bahwa saat ini Dessy menjadi pimpinan dari Zhi Corp.


Keyli berapa kali menggeleng-gelengkan kepalanya, tidak mungkin Dessy bisa menjadi seorang pimpinan di perusahaan besar. Walaupun seorang Kelvin suaminya itu pun masih tidak mungkin Dessy menempati posisi itu terkecuali Kelvin mengakuisisi Zhi Corp.


"Sialan, kenapa wanita ja***g itu selalu beruntung" Gumam Keyli, dia pun dengan wajah yang penuh amarah, benci dan kesal kembali ke Hendri Lin dan mendudukkan diri di sebelah ayahnya itu.


" Kenapa kau?" Tanya Hendri


"Ayah kenapa bisa Dessy menjadi pimpinan Zhi Corp?"


"Apa...." Hendri pun kaget mendengar apa yang di tanyakan putrinya.


" maksudmu?" Tanya Hendri kembali.


Keyli menunjuk Dessy di depan dengan dagunya. " liat Dessy duduk di meja Zhi Corp dan seseorang tadi ada yang memberi tahu kalai dia adalah pimpinan Zhi Corp"


Hendri Lin memcoba bersikap biasa saja seolah tidak peduli dengan kehidupan Dessy walaupun dia juga penasaran bagaimana bisa Dessy menjadi pimpinan zhi corp.


"Sudah lah jangan kau pikirkan itu, nanti kita cari tau detailnya" Ucap Hendri.


Saat ini Hendri tidak mau kalau Keyli terjebak dalam emosinya sendiri dan menimbulkan masalah yang nantinya akan merugikan dia dan perusahaannya.

__ADS_1


Hendri lin cukup pintar tidak mengusik Dessy saat ini kalau tidak perusahan keluarga Lin bakal hanya tinggal nama di buat Kelvin.


__ADS_2