Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 93


__ADS_3

" Kau yakin sayang tidak ingin keluar kamar ini?" ini sudah kesekian kalinya Kelvin menanyai istrinya.


"Kelvin aku sudah bilang, aku tidak mau kemana2"


Kelvin memeluk tubuh istrinya dari belakang dan menciumi pundak istrinya.


"apa kau sudah puas dengan liburan mu?" tanya Kelvin lagi. Dessy menjawab dengan anggukkan nya saja.


" Kalau begitu besok kita pulang, bagaimana?"


"iya, besok kita pulang"Kelvin lebih mengeratkan pelukkan nya.


"Sayang, kalau aku tidak memiliki apa-apa, apa kau akan tetap bersama ku seperti ini?"


Dessy membalikkan tubuhnya dan menatap lekat mata suaminya. Di belai wajah tampan yang tepat di depannya, sungguh siapa saja bisa terpersona dengan ketampanan suaminya ini.


"Kelvin, walaupun aku menyukai uang mu tapi mau bagaimana pun kau adalah suami ku. apa pun keadaan mu aku tetap mencintaimu" Dessy berjinjit mencium bibir Kelvin.


"aku tidak suka di cium sekilas seperti itu" Kelvin meraih dagu Dessy dan melu**t bibir Dessy dan meremas bokong Dessy yang terlihat lebih sintal mungkin karena hamil dia bertambah seksi di mata Kelvin.


"Kel,,vin hentikan...Kita baru saja melakukan nya" Dessy mendorong tubuh suaminya.


Kelvin terkekeh melihat wajah merah merona istrinya. " Padahal kita sudah sering bermesraan tapi tetap saja wajah mu selalu memerah" Ejek Kelvin.


" Sayang, selain melakukan itu apa lagi yang harud kita lakukan di kamar ini" Goda Kelvin.


Dessy tampak sedang memikirkan sesuatu. Memang berbahaya satu hari di kamar saja bersama Kelvin walaupun itu suaminya.


Badan nya pasti kelelahan, lelahnya melebihi berjalan menyusuri kota Paris, Mungkin!.


"Kelvin aku tiba-tiba ingin ke pantai di sini" Ucap Dessy dengan manja .


" tidak jadi berduaan saja di kamar?"


Dessy mengelengkan kepalanya. Bahaya kalau di dalam kamar terus berduaan dengan kelvin sebentar lagi dia akan memintanya lagi.


" tapi aku ingin menggunakan bikini!" Pinta Dessy.


Kelvin langsung merubah ekspresi nya, dia menatap dingin ke wajah istrinya.


"aku akan menemani mu ke pantai, tapi kau tidak boleh menggunakan bikini"


"Kelvin, tidak akan ada yang melirik ku dengan perut buncit ku ini" Dessy meyakinkan Kelvin.

__ADS_1


" Tidak, lebih baik kita di kamar saja" Kelvin mulai kesal dengan permintaan Istrinya itu.


" Kelvin "


" Tidak sayang"


" Kelvin " Dessy masih berusaha memohon agar di bolehkan menggunakan Bikini menurutnya sangat lah lucu kalau dia menggunakan bikini di pantai dengan perut nya yang sudah membesar.


Kelvin menghembuskan nafasnya dengan kasar, sungguh dia tidak rela tubuh istrinya menggunakan bikini ditempat umum seperti di pantai tapi dia juga tidak tega melihat istrinya memohon pada dirinya.


" baik lah, tapi bikininya jangan yang seksi. Ok!" Ucap Kelvin mengacak-ngacak rambut istrinya.


Sejak kapan bikini itu tidak seksi. batin Dessy.


" baiklah Suami ku" jawab Dessy dengan senyuman yang manis sekali. Sekali lagi Kelvin mencium bibir Dessy.


Saat Dessy bersiap-siap Kelvin menghubungi Jermi agar menyiapkan mobil karena dia dan istrinya akan pergi ke salah satu pantai yang terkenal di Prancis yaitu pantai di Biarritz. Tentu saja Kelvin mengajak yang lainnya.


Tidak lama kemudian Jermi menghubungi Kelvin kembali.


" ada apa? Apa mobilnya sudah siap?" tanya Kelvin.


" Maaf Tuan, anda yakin mau ke pantai saat ini?" tanya kembali Jermi.


"Emm... karena bukan musim panas jadi cuaca dekat pantai sekarang sedang tidak bagus"


Kelvin membuka tablet nya untuk melihat perkiraan cuaca di pesisir pantai Prancis.


" sepertinya kau benar kita batalkan saja ke pantainya, nanti aku akan memberi tahu Nyonya" Kelvin yang masih berbicara dengan Jermi melalui telponnya.


Dessy yang sudah rapi siap untuk pergi ke pantai, Kelvin menghampirinya dan memeluknya.


" ada apa Kelvin?" Tanya Dessy


" kita batalkan kepantainya"


"kenapa? aku sudah siap pergi"


"Cuaca nya kurang bagus, daripada tidak bisa menikmati pantainya lebih baik kita batalkan saja. lain kali aku akan mengajak mu ke pantai" Bujuk Kelvin, dia takut istrinya kecewa.


Terdengar tarikan nafas Dessy yang mengandung arti ada sedikit kekecewaan. Tapi dia tidak bisa menentang alam jadi dia harus menerima nya.


"tidak apa-apa Kelvin, aku pun tidak mau saat di pantai malah tidak bisa menikmati pantainya. jadi apa kau ada ide lain?"

__ADS_1


" Karena kita tidak jadi ke pantai, aku akan memberi sebuah kejutan buat mu malam ini"


" benar kah?" Seketika mata Dessy berbinar-binar menantikan kejutan apa yang akan di berikan Kelvin pada nya.


Kelvin sudah membatalkan rencana untuk ke pantai akhirnya Shima, Anthony dan Jermi pergi pusat belanja di paris yaitu Faubourg Saint-Honor salah satu pusat mode di Paris yang merupakan destinasi terbaik untuk berbelanja pakaian, kosmetik dan lainnya dengan kwalitas terbaik.


Tidak lupa Kelvin memerintahkan Jermi untuk memesankan tempat untuk dia dan Dessy makan malam di restoran terbaik di Paris.


Pada Siang hari batal untuk ke pantai karena cuaca kurang mendukung dan malam nya Kelvin menggantinya dengan acara makan malam berdua Istrinya.


" Apa sudah siap sayang?" Tanya Kelvin yang sudah rapi dengan setelan jas berwarna hitam yang di gunakannya.


"Iya aku sudah siap" Sahut Dessy yang juga menggunakan Dress berwarna hijau tua yang memperlihatkan lengkuk tubuh dan terbuka di bagian belakang nya. Walau pun perut Dessy sudah terlihat membesar tapi tidak mengurangi kecantikkan nya menggunakan sebuah Dress.


" Kau cantik sekali malam ini sayang" Puji Kelvin yang terpesona melihat istrinya, saat dia hamil seperti ini membuat Dessy terlihat tambah seksi menurut Kelvin.


" Terima Kasih, kau juga dangat tampan" Balas Dessy lalu mencium pipi Kelvin.


" Yaa Tuhan aku ingin sekali memakan mu sekarang" Ucap Kelvin merasa gemas melihat Istrinya itu.


" Jangan Kelvin nanti kita tidak jadi pergi" Cegah Dessy. Dia sudah berdandan dengan cantik tidak akan mau batal pergi lagi hanya karena Kelvin ingin memakan Dessy.


Kelvin dan Dessy pergi ke restoran yang sudah di pesan oleh Jermi sesuai dengan perintah Kelvin.


Saat tiba di restoran tersebut, seorang pelayan sudah menyambut mereka berdua di depan pintu masuk.


Kelvin menunjukkan kartu namanya kepada pelayan itu, lalu pelayan itu mengangguk mengerti dan mengarahkan Kelvin dan Dessy ke meja yang sudah di siapkan oleh pihak restoran.


Dessy mendengar Kelvin berbahasa Prancis pada pelayan restoran dia bahkan tidak mengerti satu kata pun yang mereka bicarakan.


"Ternyata kau pintar berbahasa Prancis" Kagum Dessy kepada suaminya.


"tidak terlalu pasih, cuma tau umumnya saja" Jawab Kelvin yang merendahkan dirinnya.


"kau merendah" ucap Dessy. " tapi Kelvin restoran ini begitu sangat mewah" Dessy berdercak kagum.


"Kau menyukainya?" Tanya Kelvin tangan nya meraih satu tangan Dessy menggenggamnya dengan erat.


" tentu Kelvin" jawab Dessy.


Meja Khusus yang sudah di pesan kan oleh Jermi pada pihak restoran denga meletakkan dua lilin panjang di tengah meja dan tertata rapi alat makan dan gelas wine.


sungguh ini akan menjadi makan malam yang romantis.

__ADS_1


__ADS_2