
"ahhh...kenyang sekali" gumam Dessy sambil mengelus perut nya.
Winni yang melihat Dessy hanya menggelengkan kepalanya merasa takjub atas napsu makan Dessy yang begitu besar.
" makan mu banyak tapi tubuh mu tetap ideal, hanya perut mu saja yang terlihat membuncit...hebat" Puji Winni dengan mengacungkan kedua jempolnya.
mendengar Winni memuji Dessy sontak Shima tertawa. " Kau tau, dari dulu walaupun Dessy makan nya banyak dia bukan tipe orang yang mudah gemuk. jadi makanan gak pernah sia-sia di hadapan nya" Ucap Shima sambil tertawa. Sedangkan Dessy hanya menanggapinya dengan anggukan kecil.
" Setelah ini kita ngapain lagi?" Tanya Winni.
"bagaimana kalau kita pergi melihat pameran yang ada di lantai Mall ini" Ajak Shima.
" Boleh." seru Winni " Bagaimana Des?" Tanya Winni melihat ke arah Dessy.
" Oke...kita pergi liat pameran" Jawab Dessy.
...
Kelvin di ruangan tengah gusar beberapa kali melirik Handphonenya tapi tidak ada satu pun telpon atau pesan singkat dari Dessy.
" apa dia melupakan ku saat bersama teman-teman nya?" Gumam Kelvin dengan dirinya sendiri sambil memutar-mutar kursi kebesaran nya.
" Tuan" Panggil Sekretaris Joe kepada Kelvin dan itu berhasil membuyarkan pikiran Kelvin yang lagi memikirkan Istrinya.
" Ada apa?"
"sepertinya Nona Angel membatalkan kerja sama dengan pihak Crown Grup" Ucap Sekretaris Joe.
" kenapa bisa Angel membatalan kerja sama yang bagus itu. panggil Angel ke ruangan ku...Aaa tidak, panggil saja Anthony ke sini dia pasti tau" Perintah Kelvin.
" baik" Sekretaris Joe pun langsung menghubungi Anthony agar segera ke ruangan kerja Kelvin.
Tok Tok Tok...
" Masuklah Anthony" Ucap Kelvin.
Anthony pun membuka pintu dan melangkah masuk ke dalam ruangan keraja Kelvin.
"katakan kenapa Angel bisa membatalkan kerja sama dengan Crown Grup?" Tanya Kelvin
" apa kau tau keuntungan yang akan di peroleh JM kalau berkerja sama dengan Crown?" Kelvin bertanya kembali kepada Anthony.
__ADS_1
Anthony tampak sedikit menggelitik ngeri melihat Kelvin yang hampir-hampir ingin menerkam dirinya.
"Itu karena...Crown lebih awal menolak untuk kerja sama dengan Zhi Corp, itu membuat Bibi Angel merasa pihak Crown sekarang begitu sombong" Anthony menjelaskan denga perasan takut.
"Sial..." Pekik Kelvin lalu dia mengambil handphone nya untuk menghubungi Wenli.
"ada apa Tuan Lu, istri mu tidak ada adi kantor ku?" suara Wenli dengan nada malas untuk menjawab telpon dari Kelvin.
"tidak ada hubungan nya dengan istri ku" Jawab Kelvin.
"apa kau tau Angel membatalkan kerja sama dengan Crown Grup itu karena dia tau Crown saat ini menolak kerja sama dengan Zhi" Ucap Nya lagi kepada Wenli.
di seberang sana Wenli begitu terkejut mendengar apa yang di katakan Kelvin. " Apa? bagaimana dia begitu ceroboh untuk membatalkan karja sama?" Tanya Wenli yang tidak percaya atas tindakan Angel.
"kau tau kan apa yang harus kau lakukan, atau nantinya Zhi Corp tidak bisa merasakan keuntungan besar dari Crown Grup" Ancam licik Kelvin kepada Wenli.
"baiklah, aku akan menangani ini" Ucap Wenli lalu mengakhiri pembicaraan mereka melalui telpon.
"Joe, Kau urus saja proyek perumahan itu. masalah ini Wenli akan menangani dan kau bocah tengil aku akan menunggu mu melaporkan masalah ini. jangan biarkan tempramen bibi merusak semua kerja sama" Perintah Kelvin.
Sekretaris Joe dan Anthony sama-sama serempak menganggukkan kepala nya lalu keluar dari ruangan kerja Kelvin.
...
Ceklek...pintu kamar mandi terbuka, Dessy yang tengah memejamkan mata untuk menikmati sensasi berendam seketika membuka matanya melihat siapa yang masuk ke kamar mandi.
dari jauh saja Dessy sudah menebak aroma yang sangat familiar tercium di panca indra nya. siapa lagi kalau bukan Suami tercintanya.
"aku mencari mu, ternyata kau sedang menikmati berendam mu" Ucap Kelvin sambil bersimpuh di samping bathtub agar bisa memandang wajah istrinya yang di rindukan saat berada di kantor.
Dessy membalas dengan senyuman merasa wajahnya dielus lembut oleh Kelvin. " kau sudah pulang" Ucap Dessy.
" Emm" jawab Kelvin singkat. Kelvin membuka satu persatu kancing kemejanya hingga terlihat dada bidang miliknya.
Kelvin pun ikut merendamkan tubuhnya ke dalam bathtub
" melihat mu berendam membuat ku ingin ikut juga" Ucap Kelvin.
Kelvin dan Dessy duduk berhadap-hadapan di dalam bathtub mereka saling bercanda sambil melempar bubble ke arah masing-masing.
ritual mandi yang sangat menyenangkan bukan hanya untuk sekedar mandi tapi bisa mencurahkan rasa sayang satu antara lain nya.
__ADS_1
" Sayang kita akhiri mandi kita ini, sudah waktunya makan malam. aku tidak mau anak ku menunggu lama Mommynya memberinya makan" Ucap Kelvin yang sudah berdiri untuk membilas kembali tubuhnya di bawah guyuran air shower.
setelah menyelesaikan ritual mandi, Dessy memgambil 2 piyama satu untuk di gunakan diri nya sendiri dan satu nya lagi untuk di pakaikan ke suaminya.
" Kelvin bisa makan malam kita di antar ke kamar saja?" Pinta Dessy.
"Rumah Utama ini sangatlah besar sekarang aku merasa malas untuk berjalan ke ruang makan" Keluhnya Dessy sambil mengunakan pelembab wajah duduk di depan meja riasnya.
Kelvin tersenyum samar lalu melihat beberapa kantong belanjaan istrinya itu. " Saat berjalan satu hari ini tampak nya kau bersemangat sampai-sampai malas untuk ke ruang makan" Sindir halus Kelvin.
Dessy menoleh ke arah suaminya itu. " Kelvin, semua wanita akan bersemangat kalau dalam hal berbelanja. mereka tidak akan merasa lelah saat berbelanja barang yang mereka suka" Jelas Dessy. " mengerti lah" Tambahnya lagi dengan mengedipkan matanya kepada Kelvin.
"aku mengerti sayang...tunggu lah aku meminta maid mengantar kan makan malam untuk kita ke kamar" Ucap Kelvin.
hanya sebentar saja menunggu maid sudah mengantar makan malam mereka di kamar. Dessy yang masih duduk di depan meja rias nya pun berganti duduk di depan makanan yang sudah di sediakan.
melihat Dessy yang tidak sabaran menyantap makan malam nya membuat Kelvin merasa gemes. selama hamil nafsu makan Dessy naik berkali lipat. bahkan setelah makan pun dia tetap mencari sejenis dessert.
" Makan lah berlahan sayang" ucap Kelvin mengingatkan Dessy. Dessy mengangguk dengan kunyahan didalam mulutnya.
"oh iya Kelvin apa boleh aku bertanya?" Tanya Dessy.
" tanyakan saja" Jawab Kelvin.
Dessy terdiam sejenak tampak dia berpikir terlebih dahulu. " Emm...apa hubungan Wenli dan Bibi Angel? aku sudah beberapa kali melihat mereka makan siang bersama?" tanya Dessy sambil memperhatikan raut wajah Kelvin.
Kelvin tampak ragu untuk menjelaskan kepada Dessy. tapi mengingat Dessy adalah istrinya tidak ada salahnya dia menceritakan semuanya kepada Dessy.
Dessy sekarang sudah menjadi bagaian Keluarga Lu dan dia berhak tau apa pun yang terjadi di dalam Keluarga Lu.
" Wenli dan Angel, Mereka sudah bertunangan" Jawab Kelvin.
Mata Dessy membulat dengan sempurna, makanan di dalam mulutnya hampir saja keluar mendengar perkataan Kelvin.
" Mereka sudah bertunangan...?" Tanya Dessy kembali untuk meyakinkan dirinya tidak salah dengar ucapan Kelvin.
...----------------...
Hiiiii....jangan lupa Like nya yaa...
Happy Reading...❤❤❤
__ADS_1