
setelah berbelanja di Supermarket Dessy memutuskan untuk pulang ke rumah, di liat nya jam tangan sudah mendekati waktunya makan malam. Dessy dan Winni berpisah di supermarket itu karena merasa beda arah pulang Winni memilih naik taxi untuk pulang, Dessy menyetujuinya karena dia juga harus bergegas pulang untuk menyiapkan makan malam.
sesampainya di rumah, Dessy menyadari tidak ada orang di rumah, dia menarik nafas lega setidaknya Kelvin belum pulang jadi dia ada waktu untuk mandi dan memasak makan malam.
Dessy memilih untuk menyegarkan dirinya di kamar mandi merasa satu hari ini dirinya beraktivitas.
tidak memakan waktu lama untuk mandi, Dessy dengan menggunakan terusan bertali satu berbahan kaos (kalau kita sih bilangnya, daster hehehe) dan tidak lupa dia mencepol rambut panjang nya ke atas melangkah menuju dapur untuk memasak.
di tengah tengah aktivitas nya bermasak, terlintas dalam benak Dessy, satu hari ini merupakan hari pertama Dessy bekerja tetapi Kelvin tidak ada menghubungi nya.
Dessy menggelengkan kepala nya mencegah pikirian pikiran nya itu berkentayangan di kepalanya, namun dia cepat menyadari bahwa selama ini juga Kelvin jarang sekali menghubunginya terkecuali ada hal yang penting.
"untuk apa memikirkan dia, tidak perlu peduli..." ucap Dessy yang belum menyesaikan ucapannya itu terdiam karena seseorang dengan wangi parfum yang familiar memeluknya dari belakang.
"siapa yang kau pikirkan?" tanya Kelvin dengan suara yang berat. terasa sekali dia kelelahan dengan pekerjaan nya sebagai CEO perusahan besar.
Dessy membalikkan badannya tapi masih dalam dekapan Kelvin. Dessy sebenarnya ingin sekali memukul Kelvin yang seenak nya memeluknya tapi karena melihat wajah lelah Kelvin, dia mengurungkan niatnya.
"makan malam sudah siap, mau mandi dulu atau makan terlebih dahulu?" tanya Dessy kesuaminya itu.
"boleh aku memakan mu sebentar?" . Kelvin langsung mengangkat tubuh Dessy ala ala bridal style menuju kamar mereka.
"turun kan aku Kelvin" Dessy meronta ronta.
sampai di kamar Kelvin meletakkan tubuh Dessy di atas tempat tidur dengan lembut.
Kelvin melepaskan jas yang masih melekat di tubuhnya dengan melempar ke sembarang tempat. lalu melepaskan dasi dan membuka satu persatu kancing kemeja nya.
"Kelvin, tidak kau mandi dan makan malam dulu" kata Dessy yang melihat Kelvin akan menyerang nya.
"aku tidak banyak waktu,
kau begitu menggoda, makanan terenak ku"
Cup..
Kelvin mencium manis bibir Dessy, tangan nya membelai belai wajah dan rambut Dessy.
Dessy merespon dengan baik atas ciuman yang di berikan Kelvin, kedua tangan Dessy melingkar di leher Kelvin.
berapa menit saling mencumbu, Kelvin menurunkan ciuman nya ke leher dan lebih turun lagi hingga banyak meninggalkan tanda kepemilikian nya di tubuh Dessy.
📱🎵🎵🎵
terdengar bunyi Handphone Kelvin berbunyi menghentikan aktivitasnya, dia ingin mengabaikan tapi tau itu pasti dari sekretaris Joe, dengan sedikit Kesal Kelvin bangun dari tubuh Dessy dan mengambil handphone di saku jas yang tadi di lemparnya dan mengangkat panggilan tersebut.
"iya, kau atur lah dulu...
aku bersiap siap,
__ADS_1
15 menit lagi kita pergi" jawab Kelvin kepada sekreatris Joe yang menelponnya.
setelah mengakhiri telpon nya itu, Kelvin menatap kembali arah Dessy yang masih berbaring di tempat tidur.
"ada apa, apa terjadi sesuatu?" tanya Dessy
"malam ini aku akan berangkat ke Korea Selatan kerja sama di sana ada sedikit masalah, barusan sekretaris Joe menelpon dia sudah menunggu ku di bawah"
Kelvin kembali duduk di samping Dessy dan mengenggam tangan nya. "lahirkan lah anak untuk ku, agar aku bisa pensiun dini" ucap Kelvin nenundukkan kepala nya di bahu Dessy.
Dessy melotot mendengar apa barusan yang di ucapkan oleh Kelvin, selama ini dalam hubungan nya dengan Kelvin tidak ada kepikiran untuk melahirkan seorang anak.
"anak?" ucap Dessy kaku.
"Emmm... mereka akan tumbuh besar dan mengantikan posisi ku dan aku bisa bersantai"
Dessy menilai ucapan Kelvin hanya omong kosong saat dia merasa lelah dalam bekerja. orang pekerja keras seperti Kelvin pasti ingin merasa terbebas sedikit oleh pekerjaan yang begitu banyak. tetapi semua itu sangat sepadan dengan dia dapat, dia bahkan merajai dunia bisnis di Negara Y.
"sudah lah dengan khayalan mu itu, bergegas lah ...
sekretaris Joe nanti lama menunggu mu" Dessy yang seolah mengingatkan diri dari alam bawah sadar nya.
tidak banyak bicara lagi Kelvin beranjak dari duduk nya menuju kamar mandi nya.
Dessy mengusap kasar wajah nya "sadar Des, hubungan mu tidak akan lebih dari ini" ucap nya pelan.
ya hubungan mereka saat ini belum ada ke jelasan walau status mereka suami istri, masa kontrak pun sudah terlewati. tapi Kelvin yang merupakan pihak pertama dalam kontrak tidak mau melepaskan Dessy, tetapi Dessy sebagai pihak kedua perlu ketegasan dan pernyataan yang pasti dari Kelvin.
ditangan Dessy sudah ada kotak makan untuk Kelvin mengingat Kelvin belum makan malam.
"Kelvin, ini bawa lah...tadi kamu belum makan malam" Kata Dessy menyerahkan kotak makan ke Kelvin, masakkan makan malam yang sudah di siapkan untuk suaminya.
Kelvin mengambil kotak makan itu, kelvin senyum hangat kepada Dessy dan menyerahkan kotak makan itu ke sekretaris Joe.
"letakkan ini ke dalam mobil dengan baik" perintah Kelvin kepada sekretaris nya itu.
"beristirhat lah, aku tau kau pasti lelah di hari pertama mu bekerja" ucap Kelvin ke Dessy dengan mengecup kening Dessy.
"aku pergi"
" hati hati lah"
lelah ku, tidak sebanding dengan lelah mu...
sudah melihat mobil Kelvin melaju jauh dan tak terlihat lagi, baru Dessy membalikkan badan melangkah memasuki rumah nya.
"kakak ipar"
dari jauh terdengar ada seseorang yang memanggil nya, Dessy membalikan kembali badan nya mencari sumber suara yang telah memanggil nya.
__ADS_1
terlihat seorang pria yang melambaikan tangan ke Dessy dari balik pagar rumah.
penjaga rumah yang berada di pos keamanan rumah Kelvin melihat kode dari Dessy untuk membuka pagar kembali.
pagar rumah sudah terbuka, Antony berlari kecil menuju ke arah Dessy.
" kak ipar bagaimana kabar mu?" tanya Antony dengan ramah
"baik, mau masuk ke dalam" ajak Dessy yang tidak mungkin sepupu Kelvin di biarkan berdiri di depan rumah.
"tidak aku hanya sebentar, hanya ingin menyapa mu..."
aku akan dibunuh oleh Kelvin kalau tau aku hanya berduaan sama istrinya di dalam rumah. batin Antony yang bulu kuduk nya sudah merinding mengingat wajah Kelvin kakak sepupunya itu.
"apa Kelvin pergi?" tanya Antony
"iya, dia ada perkerjaan di Korea selatan dalam beberapa hari ini" jawab Dessy.
"baiklah kalau begitu, kak ipar beistirahlah...
oh iya kalau kak ipar merasa kesunyian di rumah sendiri, kak ipar ke rumah utama saja...
Emm ini sudah malam, kalau begitu aku permisi dulu. selamat malam kak ipar"
"baiklah akan ku pertimbangan, selamat malam Antony" balas Dessy sambil tersenyum melihat sepupu iparnya ini memberikan sedikit perhatian.
Antony melambaikan tangan menjauhi rumah Kelvin dan Dessy, baru saja dia keluar dari pagar rumah Kelvin. notip pesan singkat dari handphone nya berbunyi.
dibukanya itu adalah pesan dari Kelvin.
Kelvin : sedang apa kau malam malam berbicara dengan istriku di depan rumah ku
astaga, dia benar benar memantau istrinya lewat CCTV padahal baru saja dia pergi.
Antony : aku hanya menyapa kakak ipar, aku akan menjaga nya selama kau tidak ada
Kelvin : jaga diri mu sendiri, aku bisa menjaga istriku, di mana pun aku berada.
"cieh...dia masih saja sombong, tetap saja aku mengagumi nya" kata Antony yang membaca pesan terakhir dari Kelvin
Antony sangat mengagumi dan menghormati Kelvin dari mereka masih kanak kanak sampai sekarang ini. bagi Antony Kelvin adalah sosok kakak lelaki yang bertanggung jawab atas keluarga nya.
Antony Lu
Jangan Lupa Like, Vote dan Komen Yaaa Teman...
XièXiè
__ADS_1
HAPPY READING...