
Di Perusahan JM Grup Kelvin sudah menerima laporan dari Sekretaris Joe, tapi Joe tidak bisa memberi tahu banyak, Karena memang benar dia tidak bisa mendengar percakapan antar Dessy dan Jenny.
Joe memberi tahu bahwa mimik wajah dari Jenny begitu gelisah entah apa yang sudah di katakan oleh Dessy.
"Joe apa Nyonya kembali ke Rumah Utama?" Tanya Kelvin.
" Iya Tuan, Nyonya kembali ke Rumah Utama" Jawab Sekretaris Joe.
Kelvin hanya ingin memastikan istrinya pulang dengan selamat. Kelvin sendiri penasaran apa yang telah di bicarakan antara kedua perempuan nya. menurut keterangan dari Sekretaris Joe, Dessy bukan pihak yang mudah di tindas malah lebih dominan memberi serangan tidak terduga kepada pihak lawan.
"Joe, hubungi Jenny sepulang kerja aku akan menemuinya di Villa" Perintah Kelvin.
"Baik Tuan..."
Jenny yang dihubungi oleh Sekretaris Joe merasa dirinya di atas awan. selama dia berada di Villa Kelvin tidak pernah berniat menemuinya untuk menanyakan keadaan nya pun tidak lah pernah.
Sekretaris Joe sengaja melebih-lebihkan Kelvin lah yang ingin menemui Jenny, Agar Jenny tidak curiga Kelvin tiba-tiba ingin menemuinya.
" Nona Jenny, harap Nona merahasiakan pertemuan Nona dan Tuan Kelvin agar Nyonya Muda tidak mengetahui pertemuan anda dengan Tuan" Ucap Sekretaris Joe melalui telponnya.
"Baiklah aku akan menunggu Kelvin di Villa" Ucap Jenny yang bergitu naif.
...
Hari pun menjelang malam setiap sudut kota sudah di terangi dengan kelap kelipnya lampu jalanan dan bangunan bahkan kendaraan yang berlalu lalang seperti memberi kesan kemegahan di malam hari.
Mobil Kelvin melaju dengan cepat nya memecah jalanan di Kota Y. sebelum itu Kelvin sudah menghubungi Istri tercinta nya memberi tahu kalau dirinya akan pulang telat.
walaupun dia memutuskan ingin menemui Jenny tapi dia tidak seorang diri, Sekretaris Joe akan selalu mendampinginya.
Sesampainya di Villa Kelvin melangkahkan kakinya masuk ke rumah nya sendiri yang di tempat tinggali Jenny sementara sebagai rasa konfensasi telah mengandung anaknya.
Melihat Kelvin yang sudah datang, Jenny berlari menghambur dalam pelukkan Kelvin. hanya 2 detik Kelvin melepaskan mendorong tubuh Jenny sedikit menjauh darinya. Entah kenapa Kelvin sangat malas melihat wajah Jenny, dia hari ini hanya ingin menyelesaikan semuanya.
agar jangan sampai Jenny kembali menemui istrinya.
"Kelvin, kenapa baru sekarang menemui ku" Ucap Jenny manja.
dia tidak sadar barusan Kelvin menolak memeluknya dengan lama.
__ADS_1
"Aku sangat kangen dengan dirimu" Tambahnya lagi. tangan nya bergantung ke tangan Kelvin.
"Aku lelah" Ucap singkat Kelvin menepis tangan nya dan duduk bersandar di sofa ruang tengah.
"baiklah baiklah,,,apa kau ingin mandi aku akan menyiapkan air hangat untuk mu dan setelah itu kita makan malam bersama" Jenny yang berusaha menjadi wanita yang sedang melayani suaminya. dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk bersama Kelvin.
"Tidak,,,
Joe ambilkan aku segelas air putih" Perintah Kelvin.
Joe pun pergi ke dapur mengambil segelas air putih, seorang maid berusaha membantu Joe memberikan gelas yang sudah berisi air. tapi Joe malah membuangnya di Wastafel.
" tidak ada yang memerintahkan mu mengambikan segelas air putih untuk Tuan" Ucap Joe kepada Maid itu.
Maid itu menunduk dengan rasa ketakutan dia tidak melakukan apa-apa hanya sekedar membantu karena dia Maid dalam Keluarga Lu. tapi Joe tidak mau ambil resiko siapa pun bisa di curigainya yang berhubungan dengan Jenny.
"ini Tuan Airnya" Joe menyerahkan segelas air putih kepada Kelvin.
Kelvin mengambil gelas itu dari tangan Joe dan meneguk habis tanpa tersisa di gelasnya.
"Kenapa Sekretaris Mu masih di sini?" Tanya Jenny yang melihat Joe masih berdiri tepat di belakang Kelvin duduk.
" Kenapa? Belum waktunya dia pulang" Jawab Kelvin.
Kelvin. dia merasa risih melihat Sekretaris Joe berada di dekat dirinya dan Kelvin sehingga dia tidak bisa leluasa mendekati Kelvin.
"Bagaimana dengan kandungan mu?" Tanya Kelvin.
"Eee...Baik, Kandungan ku baik-baik saja" Jenny menjawab dengan gugup.
" Aku akan memanggil Dokter kandungan terbaik untuk memeriksa mu, selama ini aku belum mengetahui langsung perkembangan janin di perut mu"
"apa!!!" Pekik Jenny tanpa dia sadari.
Kelvin mengerutkan kening nya melihat respon Jenny yang merasa terkejut.
"Kenapa, Kau tidak mau?" tanya Kelvin.
" Ee...Bukan begitu kemarin aku sudah ke Dokter kata dokternya bayi kita baik-baik saja tumbuh dengan baik" Jenny berusaha meyakinkan Kelvin agar membatalkan memanggil Dokter untuk memeriksanya.
__ADS_1
"Tidak salahnya memeriksanya lagi kan?"
Raut wajah Jenny sudah tampak pucat, dia sudah bingung harus melakukan apa. ini sudah tidak seperti di banyangan nya. sekarang dia berada di wilayah Kelvin jadi dia tidak bisa melakukan apa-apa.
Dia tidak akan mudah membuka mulut nya untuk jujur. Batin Kelvin.
Kelvin bangkit dari duduk nya, kedua tangan nya masuk kedalam saku celana dengan gagah nya.
"Jenny, ada yang ingin ku katakan kepada mu!" Tanya Kelvin.
" Apa" Tangan Jenny sudah bergetar dia tpak gelisah.
"Hentikan semua ini aku akan membiarkan mu pergi" Ucap kelvin.
" Apa yang kau maksud Kelvin, apa kau tidak menginginkan bayi di perut ku ini" Jenny berusaha meyakinkan Kelvin dia belum mengetahui bahwa Kelvin sudah mengetahui semuanya.
Kelvin menghembuskan nafas dengan kasar nya. dia ingin sekali menyeret kasar perempuan di hadapan nya ini. tapi dia masih punya niat yang baik kalau Jenny mengaku salah dan bersedia pergi di kehidupannya dia tidak mempermasalahkan lagi.
"Kau me jebak ku Jenny" Ucap Kelvin menatap taham Jenny. tatapan nya terasa menyayat tubuh.
"Kelvin, Tidak..." Kegelisan Jenny bertambah menjadi ketakutan yang membuat dirinya tidak bisa menyembunyikan lagi rasa ketakutan nya.
"Jenny, aku yang terlalu bodoh terlalu cepat mempercayaimu, karena aku tau kau tidak mungkin membohongiku tapi kenyataan nya kau sudah berubah. kau juga yang mengakhiri hubungan kita tapi kenapa kau begitu picik sekarang!"
"tak lama aku bisa berpikir dengan jernih. aku meminta Wenli untuk menyelidiki kejadian sebenarnya di Korea. ternyata seperti yang ku pikirkan aku tidak melakukan apa pun kepada mu"
Memang Kelvin tidak mengingat apa pun kejadian pada malam dia mabuk berat dia hanya mengingat dia dipapah oleh seorang wanita yang memang diyakini dia itu Jenny tapi setelah itu dia tidak mengingat apa pun dan pagi harinya dia sudah berada di kamar Jenny.
untungnya Kelvin menyadari dengan cepat hingga meminta Wenli menyelidiki semuanya. Walaupun memang Jenny benar-benar hamil maka Kelvin akan melakukan Test DNA pada usia kandungan 3 bulan ke atas.
Jenny memjadi kaku mendengar apa yang di ucapkan oleh Kelvin. Kelvin sudah mengetahui semuanya, kehancuran datang kepada dirinya itulah yang di pikiran Jenny sekarang.
"Kelvin, bukan begitu maksudku. ini ku lakukan karena aku sangat mencintaimu" Ucap Jenny sambil menangis bersimpuh di depan kaki Kelvin.
"itu bukan cinta Jenny" Teriak Kelvin.
"Pergi dari kehidupan ku sekaranv juga dan jalan hidupmu dengan baik. Aku tidak memperpanjang masalah ini agar kau berjanji tidak menampakkan diri lagi kepada Keluarga Lu yang telah kau bohongi" Ucapnya lagi dengan nada suara tinggi dan tegas.
...----------------...
__ADS_1
Maaf yaa baru bisa Up...jaringan di kampung bisanya untuk telpon kalau untuk internet susah sekali...😂😂😂
HAPPY READING ❤❤❤