
Saat bangun pagi, Kelvin meraba-bara tempat tidur di sampingnya tapi tidak menemukan apa yang dia cari. Kelvin pun membuka matanya berlahan dilihat sudah tidak ada sosok istrinya di sampingnya.
Lalu Kelvin duduk di tepi tempat tidurnya mengingat tadi malam ketika dia masuk kekamar Istrinya sudah tertidur dan kini saat bangun istrinya sudah tidak ada di tempat tidurnya. sungguh saat ini Kelvin sangat merindukannya.
Saat Kelvin ingin melangkahkan kakinya ke kamar mandi dia mendengar alunan musik Biola yang begitu indah. suara itu berasal dari taman bunga Rumah Utama. Kelvin melangkahkan kakinya ke balkon kamarnya. ingin mengetahui siapa yang sedang memainkan biola yang begitu indah dan lembut itu.
Mata Kelvin menjadi cerah tanpa berkedip melihat yang memainkan biola itu adalah Istrinya.
begitu terposanya melihat wanita yang di carinya di tempat tidur kini sedang anggun memainkan biola di tengah-tengah taman bunga dengan terpaan sinar mentari pagi.
sungguh seperti seorang peri yang sedang menari-menari di dalam cerita dongeng.
Dessy memainkan lagu Canon In D dengan Violinnya. itu membuat ketenangan di pagi hari.
Canon In D Major adalah salah satu karya klasik yang berhasil diciptakan oleh Pachelbel di zaman Barok Eropa. Canon adalah musik dengan karakteristik pengulangan atau peniruan nada. Ciri utama dari sebuah Canon klasik adalah musik akan memiliki irama yang sama di awal lagu dan akan terpisah secara sempurna di tengah – tengah lagu, sehingga akan menimbulkan kesan adanya penempatan nada yang saling tumpang tindih atau saling sambung – menyambung antara nada yang satu dengan nada yang lain.
Pachelbel sendiri menciptakan Canon in D Major sekitar tahun 1680. Sejarah Canon in D sempat terlupakan selama hampir 300 tahun, hingga pada akhirnya karya klasik ini untuk pertama kalinya diperkenalkan kepada publik oleh Gustav Beckmann pada tahun 1919. Beckmann pada saat itu memasukkan potongan karya ini ke dalam artikel musiknya yang berjudul Pachelbel’s Chamber Music. Canon in D Major sendiri dimainkan untuk pertama kalinya pada tahun 1940 oleh Arthur Fiedler. Pada tahun 1970, seorang konduktor berkebangsaan Prancis yang bernama Jean-Francois Paillard mulai merekam dan memperkenalkan karya klasik ini kepada masyarakat luas.
Kelvin mengambil Kimono tidurnya dan berlari ke taman bunga untuk menghampiri Dessy yang terlihat mengagumkan.
ternyata Kelvin adalah orang yang terakhir datang untuk melihat lebih dekat Dessy bermain biolanya.
di samping taman sudah banyak maid yang berdiri menikmati permainan Dessy begitu juga dengan Kakek, Papa dan Mama Kelvin yang tengah menikmati teh di pagi hari.
Saat lagu terakhir dimainkan Dessy berakhir semua yang ada di situ bertepuk tangan tetapi tidak membuat kehebohan.
"Istri mu sangat mengagumkan" Puji Charles Lu Mendorong Kursi Roda Kakek Lu beranjak pergi masuk ke rumah.
__ADS_1
" dia membuat pagi hari begitu hangat" Ucap Anna Lu menupuk-nepuk pundak putra nya dan menyusul suaminya masuk kedalam rumah.
Melihat Kelvin yang tengah berdiri di samping taman membuat para maid bubar dan kembali mengerjakan perkerjaan mereka masing-masing. Melihat Kelvin lebih menakutkan ketimbang melihat Tuan Besar Lu. Aura nya begitu sangat dingin dan sombong.
Kelvin mendekat kepada Dessy dan memeluknya dari belakang lalu mencium pundak Dessy.
"apa kau seorang malaikat?" Goda Kelvin. " kau tidak boleh memainkan Biola mu di depan orang lain apa lagi di depan para lelaki, mereka akan langsung jatuh cinta ke pada mu" Ucap Kelvin yang menyandarkan kepalanya di bahu Dessy.
"benarkah begitu?, aku baru menyadari permainan biola ku bisa memikat para lelaki" Ucap Dessy memprovokasi Kelvin.
Kelvin terpancing oleh ucapan Dessy, membalikkan badan Dessy menghadap dirinya. "apa kau ingin mengoda pria lain?" raut wajah Kelvin sudah berubah menjadi dingin.
" tidak, aku bukan wanita br****ek yang suka mengencani beberapa pria." Ucap Dessy datar.
Degh..."dia seperti menyinggung ku" Gumam Kelvin di dalam hatinya.
tapi tidak mau mempermasalahkan nya nanti akan membuat Dessy semakin Kesal dan lebih menghindarinya. saat ini yang Kelvin rasakan hanyalah rindu kepada istrinya.
"tidak, aku belajar dari ibu ku dari aku berumur 5 tahun. sampai saat biola peninggalan ibu ku di patahkan oleh Bibi Veni Lin aku tidak memainkan biola lagi. dan ini pertama kali nya aku memainkan kembali biola. kemarin aku baru saja membelinya di toko musik" Jelas Dessy kepada Kelvin.
Dimata Dessy, Kelvin bisa melihat kesedihan yang sedang di rasakan oleh Dessy. tetapi Dessy bersikap seolah-olah dia baik-baik saja.
"Astaga Kelvin, bukan nya kau harus pergi ke kantor?" Dessy yang teringat bahwa Kelvin harus pergi bekerja. "Ayo kembali ke kamar, kau harus siap-siap ke kantor" Ucap Dessy menarik tangan Kelvin membawa nya masuk kedalam rumah.
"Hai, santai saja...kau tau aku adalah Bosnya" Ucap Kelvin sambil tersenyum dan menunjukkan kesombongan nya.
"ya, tapi bos juga harus memberi contoh yang baik untuk karyawan nya" ceramah Dessy.
" Baiklah aku akan mengikuti nasehat istriku" Ucap Kelvin yang menyukai moment seperti ini bersama istrinya.
__ADS_1
...
Dessy meraih kerah Kemeja Kelvin untuk memasangkan dasi Kelvin.
Aktivitas ini paling di sukai oleh Kelvin karena membuat bisa membuat tubuh Dessy lebih intens mendekat kepadanya.
"Maaf tadi malam aku menemani Jenny makan malam dia memohon atas nama bayi yang ada dalam kandungannya. aku tidak bisa menolak" Ucap kelvin yang ingin berbicarakan ini lebih dulu, walaupun Kelvin tau bahwa Dessy sebenarnya sudah mengetahuinya karena Kelvin tau Maid yang berada di sisi Jenny akan selalu melapor kepada Dessy semua aktivitas Jenny dan Kelvin tidak keberatan dengan itu.
"Ya aku tau, tidak masalah bagi ku. terima kasih sudah berkata jujur" Ucap Dessy yang sudah selesai memasangkan dasi Kelvin.
Kelvin menarik pinggang Dessy dan mendekapnya dalam pelukkan. " berikan aku ciuman di pagi ini, entah mengapa aku sangat merindukan mu. apa aku harus membawa mu ke kantor?" Bisik Kelvin di telinga Dessy.
Dessy mendorong tubuh Kelvin agar sedikit menjauh dari Dessy. " Cepat lah ke bawah untuk sarapan, Sekretaris Joe pasti sudah menunggu mu" Ucap Dessy memgalihkan biacarnya.
Kali ini Kelvin hanya bisa melepaskan istrinya itu. Mereka berdua turun tangga rumah menuju ruang makan yang sudah ada Kakek Lu, Charles Lu, Anna Lu bahkan Anthony Lu.
"apa aku tidak salah liat, kau begitu rapi dan tampan Anthony" Ucap Dessy yang melihat penampilan baru Anthony dengan setelan jas yang di gunakannya.
"terima kasik kak ipar atas pujiannya. aku sudah berkerja di JM Grup dan mulai hari ini aku yang akan menjemput Kak Kelvin keperusahaan" Jelas Anthony yang sambil asik melahap sandwichnya.
mereka pun sarapan bersama dengan sedikit bercandaan di pagi hari membuat sebuah keluarga tampak begutu hangat. lain hal dengan Kelvin yang sejak masuk ke ruang makan wajahnya berubah menjadi kesal dia tidak terima Dessy memuji ketampanan pria lain di depannya. walaupun itu Anthony sekali pun.
...----------------...
Haii...Jangan lupa vote, like dsn komen yaaa
biar Aouter lebih semangat Up nya
XièXiè
__ADS_1
Happy Reading❤❤❤