Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 39


__ADS_3

Sesampainya Kelvin di Hotel Royal, Kelvin menanyakan di mana tempat pertemuan Zhi Corp. dia memasuki di dalam ruangan tidak menemukan sosok Dessy.


Kelvin melihat seorang yang menggunakan Name Tag dari Perusahaan Zhi Corp lalu menghampirinya. "dimana Nona Dessy Lin" Tanya Kelvin tegas kepada Karyawan itu.


"Nona Dessy, sudah pergi dari tadi bersama karyawan yang lainnya" Jawab karyawan itu dengan perasaan gugup. dia tau dengan siapa dia berbicara sekarang.


Kelvin meninggalkan Hotel Royal setelah mengetahui Dessy tidak ada di sana.


Kelvin kembali menghubungi Dessy tetapi tetap sama tidak ada jawaban lebih parah sekarang Nomor telpon Dessy tidak aktif.


"Wenli, apa istriku di kantor saat ini" Tanya Kelvin kepada Wenli melalui telpon. Kelvin menghubungi Wenli karena Dessy bekerja di Perusahaan sahabatnya itu.


Wenli memerintah Sekretarisnya untuk mengecek keberadaan Dessy ada di kantor atau tidak, Sekretaris Wenli melaksanakan perintah dengan cepat. "Istri mu sedang tidak ada di kantor" ucap Wenli melihat Sekretaris nya menggelengkan kepala yang menandakan Dessy tidak ada dikantornya.


"Cari tau keberadaan nya saat ini, tanya karyawan lain yang lagi bersama dirinya. sudah menemukan nya segera hubungi aku" Perintah Kelvin kepada sahabatnya itu.


"aku segera mengabari mu" Jawab Wenli


"Dessy...dimana kamu sekarang?" Gumam Kelvin pada diri sendiri, tangannya beberapa kali memukul stir mobil.


"Shittt"


Di samping itu Dessy dengan sengaja menghindari Kelvin, saat ini dia tengah menyibukkan diri dengan pekerjaannya.


dia memilih mengambil pekerjaan yang di lakukan di luar kantor.


Dessy menyadari kalau dia kembali ke kantor dengan mudah nya Kelvin menemukan nya. mengingat Ceo di perusahaannya adalah sahabat Kelvin.


Dessy belum siap mendengar satu kata pun yang telontar dari mulut Kelvin.


"Dessy tidak begitu banyak mempunyai teman, dimana dia sekarang" Pikir Kelvin.


setelah berpikir, Kelvin mengingat teman dekat nya Dessy yaitu Shima Lang.


tidak mengetahui Nomor telpon nya, Kelvin melaju ke Lang Entertaiment.


ini pertama kalinya Kelvin menginjakkan kaki di Lang Entertaiment tanpa Assisten tanpa pengawalan. Dengan gagahnya dia memasuki Lang Entertaiment, semua mata di melihat ke arah dirinya.


"astaga apa itu Tuan Muda Kelvin Lu, dari Keluarga Lu" Kata salah satu Karyawan Lang


"dia lebih tampan di liat langsung seperti ini, tapi ada apa dia ke Lang Entertaiment" Kata Karywan yang lainnya.


Kelvin menghampiri ke Resepsionis menanyakan apa kah Shima lang ada di kantor nya saat ini.


belum mendapatkan jawaban dari Resepsionis terdengar suara orang yang memanggil namanya.


"Tuan Lu" Sapa Shima yang baru saja datang dari luar.


"apa yang membuat anda kemari?" Tanya Shima.

__ADS_1


"Aku kesini mencari Dessy Lin" Jawab Kelvin dengan suara yang tegas tetapi tetap nampak kegelisahan di raut wajahnya.


Melihat seorang Kelvin Lu sendiri mencari Dessy membuat Shima berpikir ini pasti ada hal yang buruk sedang terjadi di antara mereka.


"Tuan Lu, ikut saya" Shima menunjukan sebuah ruangan untuk berbicara berdua tampa di dengar orang lain.


Kelvin mengikuti arahan dari Shima.


"Tuan Lu, apa yang terjadi antara anda dan Dessy" Tanya Shima


"aku tidak bisa memberi tahu dengan detail tapi ada sedikit masalah. sepertinya Dessy menghindari ku" Jelas Kelvin


Shima berpikir sejenak, tidak baik terlalu ikut campur masalah rumah tangga seseorang walaupun itu sahabatnya sendiri. sangat wajar terjadi masalah dalam rumah tangga.


Shima memutuskan tidak banyak bertanya apa yang sedang terjadi.


"Tuan Lu, ..."


"jangan begitu formal, bukankah kau sahabat dari istri ku. panggil saja aku Kelvin" Ucap Kelvin yang memaksakan bibirnya untuk tersenyum.


"kalai begitu aku tidak akan sungkan...


apa Dessy mematikan telpon nya?" Tanya Shima dan di balas dengan anggukkan Kelvin.


"aku coba menghubungi nya lagi" ucap Shima sambil menekan kontak Dessy di Handphone nya.


Shima tersenyum menandakan bahwa Dessy sudah mengaktifkan Handphone nya.


"Shima, ada apa?" Tanya Dessy di telpon


"aku merindukan mu" Goda Shima.


"Cihh...bukankan kemarin kita sudah bertemu"


"di mana sekarang?" tanya Shima.


"aku lagi bersama rekan kerja ku menuju kantor, ada apa Shima?" Ucap Dessy.


"Emm tidak apa apa, nanti aku akan menghubungi mu lagi. kau bersibuklah kembali" Balas Shima lalu mengakhiri telpon nya.


Kelvin sedikit bernafas lega setelah mendengar suara Dessy, setidaknya dia tidak menyendiri dan bersembunyi untuk menghindari Kelvin.


"beri dia ketenangan dulu, saat di rumah baru bicarakan masalah kalian" Saran Shima.


"Terima kasih" Jawab Kelvin lirih.


Mengingat saran dari Shima, masalah ini memang harus di bicarakan dengan tenang di rumah.


Daripada menemui Dessy, Kelvin memutuskan untuk kembali ke JM Grup.

__ADS_1


Hari mulai gelap karena sudah menjadi kebiasaan Dessy selalu pulang lebih awal di banding Kelvin.


Dessy memasuki kamarnya lalu merebahkan dirinya di tempat tidur.


Dessy mengusap usap perut nya yang masih terlihat rata.


"apa yang harus mami lakukan sayang, ini terlalu menyakitkan buat mami" Dessy yang berbicara kepada janin di dalam perutnya itu.


"tetapi apa pun keputusan papi mu, mami akan terima dari awal mami lah yang memulai pernikahan ini. mami akan selalu menjagamu" Ucap Dessy tak terasa buliran bening membasahi pipinya.


Karena terlalu lelah dia akhirnya tertidur dengan pakaian kantornya yang masih lengkap di tubuhnya.


Ceklekkk...


Kelvin membuka pintu kamar mendapati istri nya tengah tetidur.


ditatapnya wajah sendu Dessy. "apa dia habis menangis" Kelvin mengusap pipi Dessy yang lembab karena air mata.


Karena merasa ada yang membelai dan meciumi pipinya Dessy pun terbangun.


saat melihat Kelvin, reflex tubuh Dessy menjauh dari Kelvin.


"Sayang apa aku membangunkan mu" Tanya Kelvin.


"jangan bersikap manis di depan ku, kau mempunyai hutang penjelasan kepada ku" Ucap Dessy, terlihat sekali dia menahan amarahnya. tangannya di kepal dengan kuat.


Kelvin meraih bahu Dessy ingin memeluknya tapi ditepis oleh Dessy.


"kenapa bisa terjadi Kelvin, jelaskan kepada ku. bilang itu bukan dirimu" Dessy yang tengah menahan tangis nya. Kelvin masih terdiam bersimpuh di depan Dessy.


"katakan kepada ku, kenapa Jenny bisa hamil" Teriak Dessy.


Kelvin mendengar teriakkan Dessy hanya bisa memejamkan matanya.


"Aagghhhh...aku benar benar bodoh percaya untuk mempertahankan pernikahan ini. bukan nya ini harus kita akhiri" Dessy dengan histeris nya menangis seolah meluapkan perasaan sakit hati yang telah dia pendam.


Kelvin memeluk erat Dessy yang menangis histeris, walaupun Dessy memberontak tetapi Kelvin tetap dengan erat memeluk Dessy.


Kelvin merasa seakan dunia nya hancur melihat wanita yang di cintainya menangis dengan sejadi jadinya.


Dessy tidak pernah menangis seperti ini, bahkan kematian orang tua dan nenek nya pun dia hanya menangis tersendu saja.


Sakit karena terhianati itu bagaikan luka di hujani serpihan kaca. rasanya menyakitkan dan menyesakkan


...----------------...


Jangan Lupa Like,Vote dan Komen Ya Teman...


XièXiè

__ADS_1


HAPPY READING....❤❤❤


__ADS_2