
Sangatlah sakit melihat seseorang di cintainya menangis kecewa karena kebodohan yang telah dia perbuat.
walaupun itu hanya kecelakaan tanpa ada rasa cinta, tapi itu adalah kesalahan terbesarnya. Kelvin begitu sangat menyesalinya. seandainya dia bisa memutar waktu maka dia tidak akan pernah setuju Jenny untuk menemuinya.
Ya selama ini Jenny lah yang selalu mencari cara untuk menemui Kelvin.
Kelvin bersedia bertemu Jenny bukan karena masih punya perasaan tetapi lebih menghormati selayaknya teman.
Kelvin sudah meyakinkan dirinya sendiri bahwa yang benar-benar di cintainya dan akan menemaninya seumur hidupnya adalah Dessy Lin seorang.
"Maafkan aku sayang, aku tau aku telah membuatmu sakit hati dan kecewa" Ucap Kelvin
"Bagaimana pun aku menjelaskan ini tetap salah ku, aku terlalu bodoh untuk mabuk saat di Korea saat itu" Ucap Kelvin yang masih memeluk erat Dessy.
"Apa, bahkan Jenny juga pergi Ke Korea saat itu. benar-benar kebetulan yang bagus" ucap Dessy dengan sinis.
Dessy berusaha melepaskan diri dari pelukkan Kelvin. tapi sia sia tenaga Dessy tidak sebanding dengan tenaga Kelvin.
"berikan aku kesempatan untuk menjelaskan, setelah itu percaya atau tidak itu hak mu" Kelvin melepaskan pelukkan nya, di raihnya kedua tangan Dessy dan menatap wajah Dessy dengan penuh rasa bersalah.
Dessy tidak merespon apa pun, Dessy hanya diam menundukkan kepalanya. Kelvin mengungkapkan perasaan nya begitu dalam kepada Dessy dan menjelaskan dengan sedetail mungkin apa yang terjadi pada dirinya dan Jenny itu hanya sebuah kecelakaan semata. tidak ada yang di tutup- tutupi dalam penjelasan nya.
Dessy menatap kedua bola mata Kelvin, tidak ada kebohongan yang di liatnya. tatapan yang jujur apa adanya.
"aku bukan lah orang yang bisa menduakan mu, posisi Nyonya Lu tetap pada diri mu" Ucap Kelvin
"tidak ada Nyonya Lu ke dua, ke tiga dan seterusnya" tambah Kelvin.
"bagaimana dengan Jenny?
bagaimana pun dia mengandung anak mu" Tanya Dessy.
"aku sudah memikirkannya, aku akan bertanggung jawab sesampai anak itu lahir.
aku tidak akan memberi status kepada Jenny, setelah lahir anak itu akan di rawat oleh Keluarga Lu" Jelas Kelvin.
"bagaimana bisa seperti itu, Jenny adalah ibu kandungnya. itu sangat tidak adil sebagai perempuan" Dessy meninggikan nada bicara nya.
"iya kau benar, aku tidak bisa bersikap adil dalam hal ini, sekarang ini juga aku tidak adil bagi mu. aku tidak akan menggoreskan luka lagi pada dirimu yang sudah menjadi istri ku. sedangkan Jenny dia bukan siapa-siapa ku, dan lagi dia seorang Model dia tidak akan bisa mengurus anaknya dengan baik" Jelas Kelvin tangan nya tetap mengenggam tangan Dessy.
__ADS_1
"apa kau menjelekkan nya, apa kau tega memisahkan antara ibu dan anak?" tanya Dessy lagi.
Kelvin diam sejenak. " tidak ada larangan baginya untuk menemui anaknya, tapi aku tidak bisa menjadikan dia istri ku. dia bisa menikahi pria lain" Jawab Kelvin
"Kelvin aku ingin sendiri, aku lelah" Kata Dessy melepaskan tangannya dari genggaman Kelvin dan beranjak dari tempat tidur untuk ke kamar mandi.
Kelvin melihat Dessy yang masih tidak terima dengan masalah ini langsung meraih kembali tangan Dessy. "maafkan aku" Ucap Kelvin lirih.
"sudah lah Kelvin, aku sangat lelah" Ucap Dessy dengan melepaskan lagi tangan Kelvin dan masuk ke kamar mandi.
Bagaimana pun situasinya Kelvin akan tetap mempertahankan Dessy di sisinya. terdengar egois tetapi Kelvin sungguh tidak bisa kehilangan Dessy.
perasaan nya begitu mendalam, bahkan beberapa tahun yang lalu Jenny memilih untuk meninggalkan nya Kelvin hanya merelakan saja tanpa ada rasa keegoisan untuk menahan.
Kelvin memilih untuk meninggalkan kamarnya menuju ruang kerjanya. Dessy memerlukan waktu sendiri untuk berpikir.
...
Keesokkan hari nya Dessy masih terlelap dalam tidurnya. mata yang indah itu terliat sembab karena kebanyakkan menangis di malam hari.
Kelvin masuk ke kamar melihat Dessy yang masih tertidur hanya bisa membelai wajah mulus istrinya itu.
"Siap Tuan" Jawab Joe sambil menyetir mobil.
Di dalam kamar Dessy kaget melihat jam sudah jam 11 siang.
"yaa Tuhan Kenapa aku bisa bangun jam segini" Dessy mengacak acak rambutnya.
Dilihatnya ada pesan singkat dari Kelvin yang memberi tahu bahwa dia tidak perlu ke kantor Sekretaris Joe sudah mengaturkan Izin nya.
Tok Tok Tok
Terdengar suara ketukkan kamar dari Asisten Siaw. "Nyonya Muda" Panggil Assisten Siaw.
"masuk saja bibi Siaw" Jawab Dessy. Asisten Siaw masuk ke kamar dengan membawa 3 Paperbag.
"Apa ini?" Tanya Dessy.
"Nyonya bisa melihatnya sendiri, Nyonya Besar memberikan ini kepada anda untuk di pakai acara ulang tahun Tuan Muda nanti malam" Jelas Asisten Siaw.
__ADS_1
"Nyonya belum sarapan, apa Nyonya mau makan sesuatu ?" tanya Asisten Siaw.
"aku ingin makan sup iga, itu saja" Ucap Dessy.
"baik Nyonya saya permisi" Ucap Asisten Siaw dan beranjak pergi meninggalkan kamar Dessy.
Dessy merenggangkan badan nya dan memilih berendam air panas sejenak.
sambil berendam Dessy berpikir dia harus bisa menentukan masa depan dirinya sendiri.
walaupun dirinya juga tengah mengandung anak Kelvin tetapi yang menentukan kebahagian yaitu dirinya sendiri.
"Aku tidak tau Jenny seperti apa, apa kah dia terlalu baik untuk melepaskan Kelvin atau menjadi serakah karena Kelvin" Gumam Dessy.
"bagitu juga dengan diri ku, aku bisa menjadi egois dan juga bisa menjadi orang pemurah hati. semua masalah ini ada pilihan nya dan masing-masing memiliki resiko kedepan nya" Gumam Dessy lagi dengan dirinya sendiri.
Lumayan lama berpikir Dessy sudah memutuskan pilihan mana yang akan di pilihnya. Untuk menjadi sedikit Egois tidak lah buruk menurutnya karena dia juga mempertahankan yang sudah menjadi milikinya dan untuk demi masa depan anak di kandungnya.
Seandai nanati anak di kandungan Jenny lahir dan di rawat oleh Keluarga Lu maka otomatis Dessy Lin yang akan ambil alih merawat bayi itu dan menjadi ibu keduanya. itu adalah resiko pertama yang di tanggung oleh Dessy.
"aku akan menerima semuanya asal kau memegang kata-kata mu Kelvin tidak berpaling dari ku. aku boleh egois tetapi aku tidak bisa menjadi serakah." Batin Dessy.
Setelah menyelesaikan ritual mandinya Dessy mengambil dua kado yang akan di berikan nya kepada Kelvin. satu kado yang berisikan Testpack dan hasil USG nya dan satunya lagi berisikan 2 tiket wahana bermain.
"dia pasti akan tertawakan aku memberinya tiket wahana bermain" Ucap Dessy sambil menyimpan kembali kado yang berisikan testpack nya. dia hanya memberikan kado tiket wahana bermain saja.
Untuk sementara Dessy akan merahasiakan kehamilan nya sampai dengan keputusan nya untuk bertahan adalah sesuatu yang benar.
Dessy mengingat sesuatu dia harus mengambil pesanan kue nya. padahal dia bisa menyuruh Maid atau sopirnya yang mengambil tetapi dia lebih senang mengambilnya sendiri sekalian jalan-jalan untuk menghibur dirinya yang tidak bersemangat.
Dessy menuju kegarasi mobil Mewah Kelvin, biasanya Dessy akan menggunakan mobil yang menurutnya yang paling murah walaupun koleksi mobil Kelvin tidak ada yang terbilang murah. kini Dessy memilih mobil menurutnya yang paling mahal untuk di gunakan.
"akan ku buat lecet mobil mu" Ucap Dessy dengan senyum liciknya. Dessy hanya ingin melampiaskan kekesalan nya yang berhubungan dengan Kelvin biar hatinya sedikit merasa puas.
...----------------...
HAPPY READING...❤❤❤
__ADS_1