
Semuanya di depan meja makan seperti film yang sedang berada dalam mode pause seketika berhenti memasukkan makanan kedalam mulut dan semua mata melihat kearah Antony. Antony yang merasa biasa aja hanya tersenyum lebar sambil memotong daging yang ada didepan nya. “ Ayoo lah, aku hanya bercanda, agar bisa lebih akrab lagi pada kakak ipar”.
“bocah tengik, apa hidup mu selalu bercanda. Coba lah cari wanita yg serius juga” bibi Sandra pun angkat bicara pada anaknya itu. Bagaimana pun Antony sangat berbeda sifat nya dari Kelvin yang tegas dan serius, dia seperti pemuda-pemuda lainnya yang masih suka main-main dan sangat mudah bergaul.
“Dessy, jangan terlalu dianggap serius ya kata-kata Antony dia memang seperti itu selalu bermain-main”
“Tidak masalah bibi, sepertinya Antony cukup menyenangkan” Dessy yang sangat mengerti ketidaknyamanan bibi Sandra. Bagaimana pun dia sekarang adalah istri dari Kelvin. Semuanya sangat menghormati Kelvin. “apa bibi tinggal di rumah ini juga?” akhirnya Dessy menanyakan rasa penasarannya karena rumah ini begitu besar seperti istana kerajaan.
Bibi Sandra yang tepat duduk di depan Dessy tersenyum manis, bibinya ini seperti masih remaja garis diwajah hampir tidak terlihat, sama seperti ibu mertuanya sangat menawan. “tidak, di rumah ini hanya kakek dan mertua mu yang tinggal di sini, sedangkan aku bersama Antony dan juga Mika adalah tetangga mu”
“Tetangga?
“iya kita adalah tetangga, kalau kamu merasa bosan kamu bisa ketempat kami" jawab Antony dengan santai.
Makan malam berjalan dengan hangat, setelah selesai makan malam dan mengobrol sebentar meraka pun kembali pulang kediaman masing-masing. Begitu pun Dessy dan Kelvin karena sudah malam mereka kembali ke rumah.
“kenapa jalan mu terlalu lambat, cepat masuk ke mobil” teriak Kelvin yang geram melihat jalan Dessy yang lambat sehingga dia tertinggal jauh oleh Kelvin menuju mobil.
__ADS_1
Dengan wajah yang tidak bersalah Dessy sedikit mempercepat jalannya. “ternyata jarak rumah utama dengan rumah mu tidak begitu jauh, seharusnya kita bisa jalan kaki saja”.
“kalau kamu ingin berjalan kaki, silahkan saja” Kelvin langsung menyalakan mobil nya melaju tanpa membiarkan Dessy naik ke mobil.
“Heiii…jalan kaki itu membuatmu sehat…. Dessy yang sedikit menaikan nada bicara nya saat melihat mobil Kelvin melaju melewati dia. “kenapa tempramennya begitu buruk”.
Menikmati malam dengan berjalan kaki tidak lah buruk, bisa melihat hamparan bintang-bintang yang begitu banyak dan indah di langit yang luas. Menatap langit tidak terasa air mata Dessy menetes di pipi yang lembut itu, dia teringat orang tua dan neneknya yang tidak ada lagi disini, seandainya mereka masih ada mungkin saat ini juga makan malam bersam, tertawa dan bercanda satu sama lainnya seperti kehangatan yang dirasakan Dessy pada keluarga Lu. “aku sangat merindukan kalian”. Tangan Dessy menghapus air mata yang membasahi pipinya.
Akhirnya Dessy sampai juga di rumah dan naik kelantai dua dengan ragu untuk membuka kamar. “apa dia sudah tidur”. Dessy mondar mandir di depan kamar dia bingung antara masuk atau tidak terlihat sekarang wajahnya mulai memerah.
“apa yang kamu lakukan didepan kamar”
“Kevin harus kah kita tidur berdua, apa ada kamar yang lain yang bisa ku gunakan selama disini?”. Dessy berdiri di depan tempat tidur dia merasa canggung kalau harus berbagi tempat tidur dengan Kelvin, walau saat ini mereka suami istri.
“Tidak ada…
“jangan banyak bicara, cepat mandi air hangat kaki mu pasti lelah setelah berjalan kaki memakai sepatu high hills”. Tidak diduga sosok yang dingin bisa perhatian seperti ini, dia peduli dengan kaki Dessy sehabis jalan kaki yang lumayan jauh
__ADS_1
“kaki ku tidak selemah yang kau pikirkan”. Jawab Dessy dengan Ketus merasa dia cukup handal untuk berjalan kaki. Dia pun langsung masuk ke kamar mandi.
Sudah 1 jam lebih Dessy belum juga keluar dari kamar mandi, Kelvin yang masih membaca buku di sofa merasa ada yang tidak beres di dalam kamar mandi. “ ini terlalu lama”…
Kelvin pun memanggil Dessy berkali-kali tidak ada jawaban, saat mencoba untuk membuka pintu kamar mandi ternyata pintunya tidak terkunci. “sanggat ceroboh, tidak dikunci…apa dia ingin menguji kesabaranku”.
“Dessy, aku akan masuk…
Kelvin masuk ke kamar mandi melihat Dessy yang sedang tertidur sambil berendam air hangat di bathtub. Apa begitu lelah sampai tertidur di bathtub. Kelvin pun mengangkatnya dari bathtub dan membungkus badan Dessy dengan handuk. Melihat tubuh Dessy yang tidak menggunakan 1 helai benang tenggorokan Kelvin terasa kering, jiwa keperkasaannya berkejolak, bagaimana tidak walaupun Kelvin termasuk pria yang sering didekati oleh wanita-wanita cantik baik itu model, artis dan wanita cantik lainnya. Tapi dia sangat mengakui bahwa tubuh Dessy Sangat Sempurna seperti dewi dari khayangan
Baru dengan Dessy dia berminat dengan Tubuh seorang wanita.
Cukup lama memandangi tubuh indah Dessy, Dessy terbangun dari tidurnya. Mendapati sosok pria yang sedang mengamati tubuhnya Dessy cepat-cepat menarik selimut yanga ada di tempat tidur.
“apa yang kau liat”. Dessy merasa malu dan canggung, wajahnya memerah. seingatnya tadi dia sedang berendam air hangat, kenapa berada di tempat tidur. Apa aku ketiduran, pikir Dessy
“tubuhmu..
__ADS_1
Kelvin tidak berbohong dia dengan jujur menjawab Dessy. Wajah Dessy seperti Udang rebus merah merona dan juga gelisah apa yang akan dilakukan oleh Kelvin.
HAPPY READING..