
"Kelvin ini sudah pagi, bangun lah" Dessy memguncang guncang tubuh Kelvin.
"Emmm..." sahut Kelvin yang masih di dalam selimut.
Dessy yang masih duduk di samping Kelvin memilih untuk mandi terlebih dahulu.
setelah Dessy mandi pun Kelvin masih dengan posisi yang sama belum beranjak dari tempat tidur nya.
Dessy mencoba membangunkan nya lagi. "Kelvin bangunlah" tapi Kelvin tetap tidak bangun.
aiisss, seperti beruang.
"Kelvin, apa kau tidak ada janji penting atau meeting penting hari ini? kalau tidak ada aku akan menelpon Sekretaris Joe membiarkan mu tidur sepuasnya hari ini" Ucap Dessy
Mendengar kata Meeting Kelvin pun langsung membuka kedua matanya. "Shitt, jam berapa ini" Tanya Kelvin yang menyingkirkan selimut dari tubuhnya.
"Kenapa, tidak jadi tidur?" Ejek Dessy.
Kelvin berdiri menuju kamar mandi dengan hanya menggunakan celana pendek, melihat itu membuat Wajah Dessy bersemu merah.
Pemandangan yang bagus
"Siapkan Jas ku, aku ada Meeting penting hari ini" Perintah Kelvin seraya masuk kekamar mandi.
Mereka berdua sudah berpakaian rapi dan tidak lupa menyantap sarapan, pasangan muda ini siap siap untuk ke kantor masing masing.
Kelvin melihat ke arah Dessy dengan sedikit heran. " Kenapa kau tidak masuk ke mobil mu?" Tanya Kelvin.
"aku berangkatnya sebentar lagi, Divisi ku mengadakan pertemuan jam 9 di Hotel Royal dekat dari sini. jadi aku langsung ke sana saja" Jelas Dessy kepada Kelvin.
"Baiklah, aku berangkat dulu" Kelvin mencium pucuk Kepala Dessy dan bibir Dessy dengan singkat.
Dessy yang masih santai memilih duduk di ruang tengah sambil menikmati Teh dan membaca koran pagi. beberapa saat telpon Dessy berbunyi di liatnya Kelvin yang sedang menelpon nya.
"kenapa dia menelpon ku?" Gumam Dessy.
Dessy segera mengangkat telpon nya. "Nyonya Lu, masih di rumah?" Tanya Kelvin di telpon.
"iya aku masih di rumah, ada apa?" Balas Dessy
__ADS_1
"aku meninggalkan dokumen di ruang kerja ku, bisakah kau ambilkan dan suruh sopir yang mengantarnya. Dokumen nya bermap warna hijau tua di Depan nya ada nama perusahaan JM Grup" kata Kelvin yang masih berbicara di telpon.
"laksanakan" ucap Dessy.
Dessy berjalan menuju ruang kerja Kelvin. Dessy memang jarang sekali memasuki ruang kerja suami nya itu. menurut Dessy tidak ada yang menarik dari ruangan itu hanya terdapat banyak buku buku dan hal lain nya mengenai perusahaan.
tidak susah untuk mencari dokumen yang di maksud karena sudah ada di atas meja dengan baik. kali ini Kelvin hanya kelupaan mengambil dokumen itu di ruang kerja.
Entah mengapa Dessy hari ini penasaran untuk membuka laci meja kerjanya Kelvin.
di liatnya di dalam laci hanya ada beberapa memo dan surat surat.
saat ingin menutup laci itu di liatnya sebuah amplop yang bertuliskan rumah sakit.
"Rumah Sakit, apa Kelvin sakit?" Gumam Dessy dengan diri nya sendiri.
Dessy duduk di kursi kerja Kelvin dan memulai membuka isi amplop tersebut.
di bacanya dengan seksama, wajah yang biasa aja kini tiba tiba memucat. tangan yang tenang kini bergetar memegang selembar kertas di tangan nya.
Degh, Degh, Degh...
Jantung Dessy berdekup dengan kencang, ada perasaan sakit dan perih di hati nya. Dessy menekan dada nya yang tiba tiba sakit entah dari mana datang nya sakit itu.
kenapa bisa begini, kenapa sesakit ini, kenapa ini terjadi, yaa tuhan apa yang harus ku lakukan.
Karena terlalu sakit, air mata Dessy pun tidak bisa keluar dari matanya. dia berharap bisa menangis, setidaknya menangis itu membuatnya bisa berpikir. kini di benaknya hanyalah kemarahan dan emosi saja.
Dessy tidak bisa memikirkan apa pun. otak nya terlalu kacau saat ini.
Dessy membenahi dirinya dan mengontrol emosinya. karena dia harus pergi ke pertemuan di Hotel Royal dia tidak mau terlihat kacau saat bekerja.
dia harus menyampingkan urusan pribadi nya dalam pekerjaan nya.
...
Hotel Royal
"Des, kamu sedikit pucat apa kau sakit?" tanya Winni yang meletakkan belakang tangan nya ke kening Dessy untuk memastikan suhu tubuhnya Dessy.
__ADS_1
Dessy tersenyum terpaksa agar tidak terlihat menyedihkan. "Aku tidak apa apa, tadi cuma kaget aja ada kucing melintas di jalan aku hampir menabrak nya" Ucap Dessy sekena nya saja memberi alasan kepada Winni.
Winni pun merangkul bahu Dessy dan mengajak nya pergi keruangan untuk pertemuan mereka. "tidak apa apa kau hanya sedikit syok, tapi syukur tidak terjadi apa apa lain kali kau harus berhati hati" hibur Winni dan Dessy hanya mengagungkan kepalanya.
Dessy kau harus profesional, tinggalkan sesaat urusan pribadi mu saat bekerja. pasti ada jawaban di balik masalah ini. Dessy yang menyemangati diri sendiri.
sedangkan di lain tempat Kelvin sudah berkeringat dingin, dia menyadari bahwa Dessy sudah melihat surat dianogsa kehamilan Jenny. terlihat lemar kertas suratnya sudah kumal karena remasan.
Kelvin tidak bisa bersikap santai saat ini. Sekretaris Joe melihat kegelisaan Tuan nya itu.
"Tuan, apa sudah terjadi sesuatu?" Tanya Sekretaris Joe.
"Nyonya, Nyonya sudah mengetahuinya...
Joe apa yang harus ku lakukan?" Tanya Kelvin kembali sambil memijit mijit keningnya.
Kelvin bangun dari kursi kebesarannya. mondar mandir di depan meja kerjanya. "seharusnya aku tidak menunda nunda memberi tahu Nyonya, sampai saat ini dia tidak menghubungi ku dan tidak mengangkat telponku. lebih baik dia memaki atau memukulku saat ini dari pada dia diam saja itu menakutkan ku" Kata Kelvin.
Sekretaris Joe tidak tau harus memberi solusi seperti apa kepada Tuan nya, menghiburpun saat ini tidak bisa dia lakukan.
sudah bertahun tahun menjadi tangan kanan serta menjadi Sekretaris Pribadi Kelvin tapi baru kali kini Sekretaris Joe melihat tuan nya gelisah akan sesuatu hal bahkan untuk menghadapi proyek bermasalah atau masalah bisnis lainnya dia selalu menghadapinya dengan tenang. malah sekarang seorang Kelvin Lu meminta saran kepada Sekretaris Joe biasanya Kelvin sendiri lah yang selalu punya solusi setiap permasalahan bisnis di hadapinnya.
Kelvin mencoba kembali untuk menelpon Dessy tapi tetap sama tidak ada jawaban nya.
"Joe, berikan aku kunci mobil" Pinta Kelvin.
"Tuan, biar saya yang mengantar anda" Sekretaris Joe takut terjadi sesuatu kepada Tuan nya apa lagi saat ini pikiran Kelvin lagi kacau.
"aku pergi sendiri" di ambilnya kunci mobil dari tangan Sekretaris Joe.
Kelvin mengingat bahwa Dessy sedang ada pertemuan di Hotel Royal. mungkin saat ini Dessy masih di Hotel Royal.
Kelvin melajukan mobilnya dengan begitu cepat untuk menemui Dessy.
Dessy Lin ku mohon maafkan aku, jangan tinggalkan aku.
......................
Jangan Lupa Like,Vote dan Komen Yaaa Teman
__ADS_1
XièXiè
HAPPY READING....❤❤❤