Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 81


__ADS_3

Jenny masih bersimpuh di depan kaki Kelvin untuk memohon agar memberi kesempatan kedua untuk nya. dia ingin berusaha meyakinkan Kelvin lagi bahwa dia benar2 mencintai orang yang ada di depan nya saat ini.


"Kelvin Ku mohon, aku sangat mencintai mu. aku tau dulu aku sangat bodoh memutuskan hubungan dengan mu tapi kita mengakhiri hubungan kita dengan cara baik-baik" Ucap Jenny yang masih memohon Kelvin.


"apa tidak ada rasa cinta sedikit pun lagi di dalam hatimu?" Ucap nya lagi.


Kelvin kembali duduk di sofa dan menatap tajam ke wajah Jenny yang berderai air mata.


"Joe, Perintahkan Maid untuk membereskan barang Jenny dan antarkan Jenny keluar dari Rumah ini !!!" perintah Kelvin.


"Baik Tuan" jawab Sekretaris Joe dan langsung menjalankan apa yang perintahkan Tuan nya itu.


"Jenny aku tidak mengulangi kata-kata ku, pergi lah dari kehidupan ku dan Keluarga Lu maka aku tidak akan memperpanjang masalah ini. tapi kalau kau berani mengusik kembali Keluarga Lu terutama Istri ku Dessy. Aku tidak akan pernah membiarkan mu pergi begitu saja" Ancam Kelvin.


Kemudian Kelvin berdiri dari duduknya dan ingin melangkah kan kaki nya pergi. "Joe ku serahkan sisanya kepada mu, aku kembali ke Rumah Utama" Ucap Kelvin.


"Iya Tuan".


Jenny masih terduduk sambil menangis histeris entah apa yang di pikiran nya saat ini. apa dia akan menyerah atau sebaliknya. tapi saat ini dia sudah tidak bisa berkata apa-apa Kelvin sudah membencinya. apa pun yang di rencanakan nya semua nya gagal total sebelum dia bertindak.


...


Di Rumah Utama.


Kelvin masuk ke rumah utama di sambut oleh beberapa Maid dan Asisten Siaw.


"Dimana Nyonya Muda?" Tanya Kelvin.


"Nyonya Muda di dalam kamar nya, Tuan!!!" Jawab Asisten Siaw.


"jangan ikuti aku, siapkan saja untuk makan malam" Kelvin melambaikan tangan agar Asisten Siaw tidak mengantarnya sampai ke kamar.


Ceklek...Suara pintu kamar terbuka dilihatnya Dessy yang baru saja selesai mandi kini berdiri di balkon kamar dengan menikmati semilir angin yang berhembus.


Kelvin memeluk Dessy dari belakang dan menyandarkan kepalanya di bahu istrinya itu.


"Kelvin..." Seru Dessy.


"Wangi" Ucap singkat Kelvin sambil menciumi tengkuk Dessy.


"Kenapa pulang telat?" Tanya Dessy. "Kau bahkan tidak memberitahuku bahwa kau pulang telat" Ucapnya lagi.


"Maaf, aku barusan menemui Jenny di Villa kita"


" Apa...?" Pekik Dessy dengan membalikkan badan nya dan mendorong tubuh Kelvin agar sedikit menjauh darinya.

__ADS_1


"apa yang kau lakukan menemuinya? kau sudah berjanji kepada ku tidak akan mempedulikannya" Ucap Dessy dengan nada yang sedikit tinggi. terlihat sekali di wajahnya mulai terpancing emosi.


"Kau saja bisa menemuinya, kenapa aku tidak!" Balas Kelvin. Dessy pun langsung terdiam.


Apa dia tau aku bertemu dengan Jenny diam-diam. dari mana dia tau? Aaa...Sial Jermi pasti melaporkan nya. Batin Dessy.


"Kenapa kau sekarang tidak menurut kepada ku! apa kau tau kalau aku mengkhawatirkan mu" Kelvin mendekat ke tubuh Dessy dan membelai rambut panjang Dessy.


"bukan begitu, aku hanya..." Belum selesai Dessy berbicara langsung di cium oleh Kelvin.


Tangan Dessy berusaha mendorong tubuh Kelvin.


" Kenapa kau suka sekali mencium ku tiba-tiba" Ucap Dessy.


Kelvin tersenyum melihat Dessy yang masih merona kalau dicium Kelvin


"Kau tidak perlu lagi memikirkan masalah Jenny, Jenny sudah diurus oleh Joe untuk meninggalkan Villa Kita malam ini juga" Ucap Kelvin sambil memeluk erat tubuh istrinya.


"kau mengetahui semua nya?" tanya Dessy.


"Emm...sebelum aku menemui Jenny. Asisten Siaw sudah melaporkan bahwa kau mengeledah kamar Jenny. jd kau juga sudah mengetahuinya ya kan?"


Dessy menganggukkan kepalanya membenarkan apa yang barusan Kelvin katakan. "jadi apa yang kau lakukan pada Jenny?" Tanya Dessy lagi.


sudah lah waktunya kita makan malam" Ucap Kelvin.


...


Tanpa waktu yang lama Villa Kelvin sudah bersih dari barang Jenny tanpa tertinggal satu benda pun. Sekretaris Joe pun memastikan bahwa Jenny kembali ke Apartemen nya dan kemudian mengatur kepergian Jenny untuk meninggalkan Kota Y.


"Nona Jenny ku harap kau tidak berniat kembali lagi di kota ini? jalani hidup mu dengan baik dan Tuan Kelvin tidak akan mengusik karir mu" Ucap Sekretaris Joe memperingatkan Jenny dan menyerahkan tiket pesawat.


Jenny hanya tersenyum masam saat menerima tiket pesawat dari Sekretaris Joe.


Ya jenny harus meninggalkan kota ini saat Kelvin masih berbaik hati tidak melaporkan nya ke polisi serta menghancurkan karirnya yang selama ini telah dia perjuangkan.


...


Keesokkan harinya.


" Joe apa kau sudah pastikan Jenny sudah berada di dalam pesawat?" Tanya Kelvin di dalam ruang kerjanya.


"sudah Tuan dan setengah jam yang lalu pesawatnya sudah mengudara ke tempat tujuannya"


" Bagus, tapi tetap awasi gerak geriknya. kau tau apa yang harus kau lakukan kan Joe!!!" ucap Kelvin.

__ADS_1


"Baik Tuan. semuanya akan saya atur dengan sebaik mungkin"


"Kau boleh keluar"


Kelvin beberapa kali menghembuskan nafasnya kini sedikit merasa lega sedikit-sedikit masalah di selesaikan nya dengan baik.


Kini dia hanya harus fokus kepada pekerjaan dan istri tercintanya.


Bagaimana pun hanya Dessy lah istri satu-satunya yang sedang hamil anak keturuan Keluarga Lu tidak ada yang lain.


Kelvin juga sekarang menjaga dirinya agar tidak meminum sejenis alkohol di berbagai pertemuan bisnisnya. dia tidak mau hal serupa di manfaatkan oleh orang-orang yang ingin mengambil ke untungan dari dirinya.


Tidak lama handphone Kelvin berdering memecahkan keheningan saat dia konsentarsi menyelesaikan pekerjaannya.


" Hallo sayang" sapa Kelvin di telponnya.


"Kelvin, 10 menit lagi aku ke kantor mu. Bye..." Ucap Dessy lalu mengakhiri panggilan telponnya.


Kelvin hanya terdiam menatap layar handphone nya sudah menggelap.


Kelvin mengambil jasnya yang menggantung di sandaran kursinya. Kelvin berniat untuk menjemput istrinya yang datang ke perusahaan. walaupun ini bukan pertama kalinya Dessy ke perusahaan JM Grup tapi entah kenapa saat ini Kelvin ingin menjemput istrinya itu.


" Tuan, Anda mau ke mana?" Tanya Sekretaris Joe yang mengikuti langkah Kelvin dari belakang setelah melihat Kelvin keluar dari ruangannya.


" hanya ingin menjemput Nyonya" Jawab Kelvin.


Setelah sampai di lobi Perusahaan banyak yang bingung melihat Presedir mereka berdiri di dekat pintu masuk Perusahaan. Tidak ada yang berani menanyakan kenapa Presedir mereka berdiri disitu.


Tamu penting mana kah yang di tunggu sampai Presedir langsung menunggu di pintu masuk Perusahaan.


Seseorang yang di tunggu pun tiba, Dessy keluar dari mobil dengan angun nya. Tanpa menunggu Dessy masuk ke perusahaan Kelvin sudah menjemputnya. mengandeng tangan nya dengan erat membawa nya masuk kedalam Perusahaan.


Rasa penasaran karwayaan yang melihat sudah terjawab tamu penting yang di tunggu Presedir mereka adalah Seorang istri dari Presedir JM Grup.


"Kelvin kenapa sampai menjemput ku?" bisik Dessy karena menyadari semua karyawan memperhatikan dirinya dan Kelvin.


" Aku kebetulan saja sedang di lobi" Alasan Kelvin.


"Oh..." Ucap singkat Dessy yang percaya dengan alasan Kelvin.


Astaga Tuan, kau bahkan rela berdiri 10 menit lebih untuk menunggu Nyonya datang. Alasan apa itu hanya kebetulan. Gumam Sekretaris Joe yang dari tadi mengikuti di belakang Kelvin dan Dessy.


...----------------...


HAPPY READING ❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2