Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 102


__ADS_3

Didalam ruang kerja Dessy duduk di kursi kebesaran Wenli yang untuk sementara menjadi kursi kebesarannya. Dia memilah-milah pekerjaan yang menurutnya, tanggal terdekat harus di selesaikan.


"Peninjauan pabrik baru" Gumam nya.


"Proyek Resort Blue Ocean?" Gumamnya lagi.


Dessy membaca dengan seksama proyek Resort Blur Ocean Karena tertulis tanggal yang menunjukkan besok hari ada pertemuan para pemegang proyek.


Dengen menarik nafas dalam-dalam Dessy meraih segelas air putih yang sudah tersedia di atas mejanya lalu dia mengambil handphone nya menghubungi Wenli untuk menanyakan kelangsungan proyek tersebut.


"Apa aku menganggu mu?" Tanya Dessy melalui telponnya.


" Tidak, aku sedang menunggu Angel membeli sesuatu. apa ada yang terjadi?" Jawab Wenli dan bertanya kembali.


" tentang proyek Resort Blue Ocean" Terang Dessy.


Wenli pun menjelaskan secara singat tentang proyek tersebut. Secara keseluruhan Tim Zhi Corp menangani hampir 60% dari proyek tersebut selebihnya di tangani oleh beberapa perusahaan lainnya termasuk Perusahan milik Keluarga Lin yang di kuasai oleh Paman Handri Lin yang juga mendapatkan proyek resort blue ocean.


Dessy bisa melihat daftar perusahaan yang menanggani proyek itu dan pembagian berapa persen setiap perusahaannya.


Dengan penjelasan singkat dari Wenli, Dessy sudah mengerti apa yang harus di tindaklanjutinya.


Kini dia bergelut kembali dengan setumpuk dokumen di atas meja. " Cihhh...Zhi Corp saja sebanyak ini dokumen yang harus di selesaikan apa lagi JM Grup, dia pikir dia Dewa yang bisa menyelesaikan semuanya. Yang ada dia akan cepat Tua" Gumam Dessy memikirkan pekerjaan Kelvin yang tiada habisnya.


Tok tok tok...suara ketukan pintu.


"Nona, Sebentar lagi rapat. Mohon bersiap-siap" Ucap Guang mengingatkan.


" baiklah"


" panggilkan Jermi kemari" Perintah Dessy.


Tidak lama kemudian Jermi sudah ada di dalam ruangan kerja Dessy.


" Ada apa Nona?" Tanya Jermi.


"bisakah kau pergi ke peninjauan pabrik baru, kirimkan videonya kepada ku" Dessy memberikan sebuah kamera kepada Jermi.


"baiklah, sebelum itu Nona mau makan apa untuk makan siang?"


" Kau tak perlu khawatir, nanti aku akan meminta bantuan Guang bila aku ingin makan sesuatu"

__ADS_1


" ku harap Nona tidak melewatkan makan siang, Nona tau sendiri aku pasti di bunuh oleh Tuan Kelvin bila Nona terlambat jam makan"


Dessy terkekeh mendengar kalimat Jermi, Semenjak hamil Kelvin selalu mengingatkan jam makan nya agar tidak terlewat. Terlebih apa yang Dessy mau selalu di kabulkan oleh Suaminya itu.


Sesaat mengingat suaminya Dessy kembali meraih handphone untuk menghubungi Kelvin.


"Kelvin sore nanti jangan menjemput ku, kita ketemu di rumah sakit saja" Ucap Dessy pada Kelvin melalui telpon.


"iya sayang, nanti minta Jermi pulang saja setelah mengantar mu ke rumah sakit. Aku membawa mobil sendiri" Balas Kelvin.


"Ok, sampai ketemu di rumah sakit".


...


Lang Entertaiment


"kenapa kau di sini?" Tanya Shima.


"aku ingin menjemput mu untuk makan siang" Jawab Anthony yang jam istirahatnya di manfaatkan pergi ke Lang Entertaiment untuk menemui Shima.


"Ku sudah katakan jangan ke kantor kalau tidak ada urusan yang penting, walaupun penting bisa melalui telpon kan!" Sunggut Shima.


Anthony melangkah mendekati Shima sehingga jarak di antar mereka hanya beberapa centimeter saja.


"Ck...kau berani mengancam ku" Shima sudah menunjukkan wajah kesal.


"Hahaha...tidak tidak aku hanya bercanda, Ayo aku sudah lapar, Aku begitu banyak pekerjaan jadi harus kembali ke kantor tepat waktu" Anthony memutar balik tububnya untuk berjalan menuju pintu keluar.


"Uh...kalau banyak pekerjaan seharusnya cukup delivery saja kan? tidak perlu sampai ke sini" Shima masih saja protes tapi respon tubuh nya tetap mengikuti Anthony menuju mobil yang terparkir di depan kantor Lang Entertaimant.


"makan bersama mu bisa menjadi amunisi buat aku kerja lembur" Gombal Anthony sambil tersenyum sedangkan Shima hanya mencibir malas meladeni gombalan Anthony.


Saat sudah masuk kedalam mobil Anthony, Shima mengecek handphone nya di lihat ada beberapa notif pesan dari Dessy.


Dessy : Makan Siang di Zhi Corp, ada Winni juga.


" Anthony, bisa ke Zhi Corp dulu aku ingin menemui Dessy dulu"


" Dengan senang hati" Ucap Anthony tanpa mengetahui apa alasan Shima mau menemui Dessy.


...

__ADS_1


Zhi Corp


Mata Shima begitu berbinar ketika masuk ke ruangan kerja Dessy mendapati begitu banyak makanan yang sudah tersedia di atas meja.


" Akhirnya Kau datang juga, kita sudah lapar. Benarkan Winni?" Tanya Dessy.


Winni menganggukkan kepalanya. " Benar Nona Shima"


"Isss...sudah ku katakan panggil nama ku saja" Protes Shima.


"Mana bisa begitu, bagaimana pun kau adalah Nona Muda dari Keluarga Lang sedangkan aku hanya karyawan di Perusahaan ini" Ucap Sendu Winni.


" Hai bukankan kita sudah menjadi teman, yang namanya berteman tidak ada tingkat golongan, kasta, status, jabatan. Bukan begitu Dessy?" Lirik Shima ke arah Dessy.


Dessy mengangguk setuju apa yang dikatakan Shima.


" terima kasih sudah mau berteman dengan ku" Ucap Winni dengan mata yang berkaca-kaca. Walaupun ini bukan pertama kalinya mereka makan bersama tapi dari lubuk hati terdalam Winni masih sungkan bergaul bahkan berteman dengan Dessy dan Shima. Walaupun dulunya dia mengenal Dessy hanya sebagai karyawan biasa sama seperti dirinya tapi sekarang dia sudah mengetahui kalau Dessy adalah istri seorang Kelvin Lu, dia sempat minder. Setelah itu Dessy mengenalkan nya dengan seorang Nona Muda dari Keluarga Lang, Keluarga yang terkenal dengan bisnis dunia hiburannya. Tapi dia merasa nyaman ke dua nya yang sudah dia anggap teman itu tidak pernah memedakan dirinya.


Bahkan Dessy dan Shima tidak pernah membahas yang berhubungan dengan solialita, kekayaan ataupun hal yang biasa di bicarakan oleh kalangan orang kaya.


"Saatnya makan" Ucap Dessy dengan riang.


" eiitt...Tunggu dulu sepertinya aku melupakan sesuatu" Shima menepuk-nepuk jidatnya untuk mengingat sesuatu.


"Heiii...aku sudah ada di sini dari tadi" terdengar suara Anthony yang sedang berdiri dekat pintu ruangan. Anthony bisa menebak dia pasti dilupakan.


"Sorry aku melupakan mu" Shima menarik Anthony agar duduk bersama mereka.


Dessy hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat kelakuan adik ipar dan sahabatnya itu.


" Kenapa makan siang di sini sih?" Protes Anthony.


" Kau ingin makan siang bersama ku kan? makan saja jangan banyak protes" Pekik Shima.


Melihat Anthony dengan wajah yang cemberut Dessy pun membisikkan sesuatu. " Nanti aku akan memberi mu foto Shima saat masih sekolah ".


Seketika wajah Anthony kembali cerah dan dia tidak sungkan melahap makanan di depannya.


" Iss kau ini lapar atau lapar sih" Ucap Shima melihat Anthony makann dengan lahapnya.


" kan aku sudah bilang saat menjemput mu kalau aku sudah lapar" Balas Anthony yang mulut nya masih penuh dengan makanan.

__ADS_1


Dessy dan Winni hanya terkekeh melihat pasangan tanpa status itu sambil menikmati makanan yang ada.


__ADS_2