Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 25 Makan Siang Bersama Tuan Zhi


__ADS_3

Melihat lembaran kertas yang di bagikan oleh sekretarisnya Wenli, Dessy berdengung melihat JM hotel milik suaminya ikut serta dalam proyek ini.


Wenli sesekali melirik ke arah Dessy, lirikan itu di tangkap oleh Elly. membuat geram Elly, karena selama ini Elly sudah lama suka kepada Wenli Zhi, tapi dia tidak mau mendekati Wenli seperti wanita wanita lain nya yang terang terangan menggoda Wenli.


"ada hubungan apa Dessy dengan Tuan Wenli " gumam Elly dalam hati.


" baiklah, kita akhiri rapat ini, saya tunggu proposal 2 hari lagi dari divisi ini " kata Wenli yang melangkah pergi meninggalkan ruang rapat.


Dessy sangat antusias dalam pekerjaan nya ini. ini adalah pengalaman baru dalam hidup nya.


setelah rapat berakhir, Elly membentuk tim yang di bagi beberapa orang. kerena ini adalah untuk membuat produk baru yang akan di hidangkan di restoran dan hotel ternama jadi tidak bisa sembarangan hidangan, harus yang berkelas, mempunyai cita rasa yang tinggi untuk kalangan atas.


Dessy dan Winni di tempatkan Elly dalam tim yang akan mensurvei bahan baku makanan yang akan di olah menjadi menu menu restoran dan hotel. bahan baku yang di dapat harus yang masih segar dan mempunyai kualitas no satu.


"astaga, hari hari kita bakal sibuk...


Dessy semangat ini pertama kali bagi mu ya kan?" ucap Winni yang mengepalkan tangan di depan Dessy tanda semangat.


"iya,,, aku pasti semangat" balas Dessy.


Dessy menyusun agenda nya agar bisa menyusun rencana survey nya dengan matang.


sudah memdapatkan informasi yang akan di survei, dia memilah milah pertanian mana yang akan di kunjungi terlebih dahulu menurut jarak tempuh dan tidak lupa juga dia memilah petani ternak yang bisa mengasilkan daging kualitas terbaik.


cukup lama bergelut dengan komputer nya, Dessy melihat jam tangan nya sudah saat nya istirahat makan siang.


karena keasikkan bekerja dia lupa memeriksa handphone nya, segera diambilnya handphone di dalam tas.


di lihatnya ada pesan singkat dari Kelvin di Handphone. dengan tak sabar dia membuka isi pesan itu.


Kelvin : selama aku tidak ada, pulang ke rumah utama...takutnya nanti kau menangis lagi karena takut hantu 😁


Dessy membaca pesan Kelvin mengerutkan kening nya "yaa tuhan dia benaran mengira aku takut hantu, padahal ini bukan pertama kalinya aku di tinggal " gumam Dessy sendirinya.


Dessy : ok aku pulang ke rumah utama, tapi bukan karena aku takut hantu.


setelah itu tidak ada balasan dari Kelvin. Dessy tau dia pasti sangat sibuk di sana.


Dessy memutuskan untuk mengirim pesan lagi kepada Kelvin.


Dessy : jaga kesehatan mu, jangan lupa makan.

__ADS_1


Dessy meletakkan handphone nya kembali ke dalam tas dan beranjak keluar ruangan untuk makan siang.


saat keluar dari lif, Dessy bertemu dengan Wenli Zhi. Dessy menyapa dengan senyuman dan sedikit mendudukkan kepalanya.


"Nona Dessy Lin" Sapa Wenli.


langkah kaki Dessy terhenti dan berbalik melihat ke Wenli. " tuan Zhi memanggil saya" Dessy yang memastikan bahwa benar namanya yang di sapa.


Wenji berjalan mendekati Dessy. " ingin makan siang" tanya Wenji


"iya, baru mau pergi makan siang" jawab Dessy


" bagaimana kalau makan siang bersama " ajak Wenji kepada Dessy.


Dessy nampak berpikir sejenak dan akhirnya tidak menolak ajakan Wenji. " baiklah" jawab Dessy meningat dia sudah di perbolehkan kerja di perusahaan nya ini.


dikejahuan ada seorang gadis yang melihat kedekatan Dessy dan Wenli, rasa tidak adil menbuatnya merasa sangat tidak suka dengan kehadiaran Dessy.


...


Dessy dan Wenli pergi kesebuah Resto yang tidak jauh jarak nya dari kantor.


Dessy sedikit cangung karena saat ini dia makan siang dengan atasannya. terlebih lagi ini adalah sabahat Kelvin


"terima kasih Tuan Zhi atas ajakan makan siang nya" ucap Dessy


Wenji tersenyum meletakkan handphone nya di atas meja. " jangan terlalu formal nona Lin, aku adalah sahabat baik suami mu. bearti kita juga berteman" jawab Wenli.


" awalnya aku tidak percaya mendengar Kelvin sendiri bilang dia sudah menikah , ternyata kenyataan nya benar setelah bertemu dengan diri mu" ucap Wenli


"maksud tuan Zhi" tanya Dessy yang sedikit tidak mengerti apa yang di ucapkan Wenli.


"hahaha tidak apa apa nona Lin, yang pastinya suami mu sedikit sekarang mungkin itu karena diri mu"


tidak lama datang pelayan membawa troli makanan dan menyajikan makanan yang sudah mereka pesan ke atas meja


sambil menikmati makan siang mereka berbincang selayaknya teman yang sudah lama kenal.


Dessy sedkit terhibur dengan cerita cerita Wenli, berbeda sekali saat berada di kantor walaupun terkenal ramah tetapi susah untuk di dekati seperti ada pembatas jarak yang melingkari Wenli.


Drrrttt...

__ADS_1


Handphone Wenli yang di telakkan di atas meja bergetar, terlihat Kelvin sedang menelpon nya.


Wenli memperlihatkan layar handphone nya kepada Dessy, terlihat nama Kelvin yang sedang memanggil.


Dessy membulatkan matanya melihat nama Kelvin di Handphone itu. " ada apa dia menelpon mu" tanya Dessy.


Wenli hanya menaikan kedua bahu nya menartikan dia juga tidak tau, dan mengangkat telpon dari Kelvin.


"kenapa dalam beberapa hari ini kau rajin menelpon ku" tanya Wenli kepada Kelvin di telpon.


"kalau kau ingin menanyakan istri mu, aku sedang makan siang berdua dengan nya sekarang" tambah Wenli yang sengaja memprovokasi Kelvin


Dessy mendengar Wenli bebicara begitu kepada Kelvin melototkan matanya ke Wenli, memberitahu jangan bicarakan hal yang bisa membuat dia curiga.


"bre****k, kau mau mati...


berani nya makan siang dengan istri ku tanpa seizin ku" kata Kelvin


"bagaimana istri ku, cantikkan hahaha sekarang kau pasti iri" tambah Kelvin lagi


Wendi tiba tiba terkekeh mendengar ucapkan sahabatnya itu, Dessy yang melihat heran " apa yang sedang mereka bicarakan" ucap Dessy dalam hati.


"iya ya...kali ini kau sunggu memjadi pemenang nya hahaha" jawab Wendi yang masih tertawa.


"ingat, jangan menyentuh istri ku, jangan terlalu lama memandang istri ku, kalau ku tau ku cucuk matamu" tegas Kelvin. lalu mengakhiri telponnya bersama Wenli.


melihat Wenli menyudahi telpon nya Dessy bertanya " apa yang dia bicarakan ".


"suami mu selalu menanyakan keadaan mu di kantor, aku merasa seperti mata mata yang harus memantau dirimu" jawab Wenli yang sudah berdiri dari tempat duduknya dan melihat jam tangan yang ada di tangan nya.


"Sudah waktunya kebali ke kantor" kata Wenli.


ya tuhan Kelvin, aku harus senang atau apa ...


kenapa tidak bertanya langsung kepada ku. kenapa harus menghubungi Wenli...aku sedikit malu jadinya. gumam Dessy didalam hati.


Wenli dan Dessy kembali ke kantor dan kembali ke ruangan masing masing. tanpa mereka berdua sadari banyak sorot mata yang memperhatikan kedekatan mereka berdua.


Jangan Lupa Vote, Like dan Komen ya teman..


XièXiè

__ADS_1


HAPPY READING...


__ADS_2