Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 86


__ADS_3

JM Grup


Kelvin berjalan menuju ke runga kerja nya beberapa karyawan menyapa dan memberi hormat kepadanya tapi di abaikan begitu saja oleh Kelvin. Suasana hatinya berubah drastis saat di tinggal pergi jauh oleh istrinya.


" apa Nyonya sudah berangkat?" Tanya Joe yang sudah dari tadi menunggu di dalam ruang kerja Kelvin.


" Emmm " jawab singkat Kelvin.


" 20 menit lagi ada rapat mengenai proyek yang terbaru" Joe yang mengkonfirmasikan jadwal Kelvin.


"Emmm" Lagi-lagi Kelvin menjawab dengan singat, tangan dan pandangan nya fokus di beberapa lembar dokumen di atas mejanya.


Sial, di tinggal Nyonya mood nya Tuan begitu buruk. Tamatlah riwayat yang akan rapat bersamanya hari ini. Gumam Joe dalam hati.


Beberapa jam kemudian setelah menyelasaikan rapat Kelvin kembali ke ruang kerjanya. sesuai dengan prediksi Sekretaris Joe orang yang ikut dalam rapat bersama Kelvin semuanya habis kena pelampiasan mood Kelvin yang sedang tidak bagus.


Rapat seharusnya memakan waktu hanya 1 setengah jam saja karena yang di bahas hanya memposisikan tugas penanganan proyek tetapi waktu rapat menjadi 4 jam baru berakhir.


...


Kelvin kembali ke Rumah Utama di sambut oleh Asisten Siaw dan beberapa Maid.


" Tuan Muda, saya akan menyiapkan makan malam, apa ada makanan yang ingin Tuan makan?" Tanya Asisten Siaw yang mengikuti langkah Kelvin dari belakang menuju kamarnya.


" tidak perlu, bawakan susu hangat dan buah segar ke kamar. aku ingin istirahat lebih awal" Jawab Kelvin.


" Baik Tuan" Sahut Asisten Siaw.


Kelvin masuk ke kamar nya terasa hampa, biasanya saat masuk kekamar selalu mendapati sosok istrinya yang menyambut kedatangan nya.


Kelvin melepaskan jas dan melemparnya ke sembarang arah. di longgarkan nya dasi yang masih terpasang di kerah kemeja nya.


"perjalanan ke Paris memerlukan waktu 15 jam, masih belum bisa menghubunginya" Gumam Kelvin pada dirinya sendiri.


" uh..belum sampai satu hari aku sudah merindukan nya" keluh Kelvin.


Kelvin memutuskan untuk mandi terlebih dahulu setelah itu dia mengecek email di leptopnya sebentar. Sesekali Kelvin melihat arah jam dan membuka handphone nya. Waktu berjalan sangat lambat menurutnya.

__ADS_1


"Aaa...lebih baik aku tidur saja" Ucap Kelvin yang merebahkan dirinya di tempat tidur.


Tepat jam 2 malam Kelvin terbangun karena handphone nya berdering di atas nakas samping tempat tidurnya.


"Hallo Kelvin, Aku baru saja mendarat. Kami akan langsung ke Hotel" Ucap Dessy di telponnya.


"Emmm..." jawaban Kelvin yang masih mengantuk berat jadi dia merasa sedang menerima telpon istrinya di dalam mimpi.


"Astaga Kelvin, Maafkan aku di sana masih malam


aku lupa berbedaan waktunya. kembali lah tidur" Ucap Dessy yang baru sadar kalau di kota Y masih malam hari.


Tanpa Kelvin sadari Dessy sudah mengakhiri telponnya. Pada pagi harinya Kelvin sudah rapi dengan setelan jasnya, dia teringat kalau Dessy ada menelpon nya tadi malam. dengan cepat-cepat Kelvin mengambil handphone menghubungi Istrinya itu.


"Hallo Sayang, Maaf kan aku tertidur tadi malam jadi..." Ucap Kelvin di telponnya


"tidak apa-apa Kelvin itu sangat wajar perbedaan waktu nya 7 jam aku lupa di sana masih malam hari. apa kau belum berangkat ke kantor, di sana pagi hari kan?" Ucap Dessy yang sedang beristiharat di kamar hotelnya.


"Emm...sebentar lagi aku berangkat ke kantor. apa rencana mu hari ini?" Tanya Kelvin yang sednag menuju ruang makan untuk menyantap sarapan nya.


"di sini sudah sore, jadi untuk hari ini beristiharat di hotel saja. Besok baru jalan-jalannya" jawab Dessy.


"Siap Tuan Muda Lu" Ucap Dessy dengan nada bercanda.


Kelvin dan Dessy mengakhiri obrolan mereka melalui telpon.


Kelvin juga sudah selesai dengan sarapan nya siap-siap berangkat kantor.


Seperti biasa Sekretaris Joe sudah menunggu Kelvin di mobil.


"Kak..." terdengar terialkan Anthony di halaman Rumah Utama. Nafasnya sedikit ngos-ngosan sepertinya dia habis berlari menuju Rumah Utama.


Kelvin yang hendak masuk ke dalam mobil pun terhenti. "Mana mobil mu?" Tanya Kelvin.


"Justru itu aku ingin menumpang ke kantor, Aku bertengkar dengan Kak Mika entah di mana dia melempar kunci mobil ku" Ucap Anthony dengan lirih.


"Emangnya mobil mu cuma satu? kenapa kalian bisa bertengkar?" Introgasi Kelvin pada Anthony.

__ADS_1


"dia melempariku dengan kunci-kunci mobil, kunci kamar dan kunci sepeda motor ku, Jadi entah di mana semua kunci itu tercecer...Nanti ku jelaskan kepada mu kenapa kami bertengkar" Jawab Anthony.


Kelvin hanya menggeleng pelan melihat Anthony. " Joe, karena dia yang menumpang biarkan dia yang menyupir" Perintah Kelvin.


" Ya Tuhan kenapa selalu aku yang di tindas" Gerutu Anthony yang mau tidak mau mengambil alih tugas Sekretaris Joe.


Sekretaris Joe tersenyum lucu melihat tingah Anthony yang tidak bisa membantah atau menolak perintah dari Kakak sepupunya itu.


Dalam perjalanan Anthony menceritakan bagaimana sampai dia dan Mika bertengkar. Semua itu dalam keadaan kesal karena Anthony berpikir kepergian Shima ke Paris untuk menghindarinya dan saat itu Mika baru saja pulang dari Rumah Sakit menghampirinya dan bertanya tentang hubungan Anthony dan Shima.


Karena sudah tergelut kesal Anthony meminta Mika untuk mengalah dalam hubungan mereka.


Mika sendiri mengerti perasaan adiknya itu tapi karena kata-kata Anthony yang seperti menyalahkan hubungan Mika dan Axel yang membuat hubungannya dan Shima serba salah.


"Oh, tapi apa Shima sudah menerima mu?" Tanya Kelvin yang sudah mengerti permasalahan nya.


" Eee...itu" Jawab Anthony terbata-bata dia sendiri juga sadar bahwa dia yang selalu mengejar Shima.


" Sepertinya kau harus berusaha lebih keras lagi, Shima pergi bersama Dessy. Karena Dessy ingin sekali ke Paris jadi Shima ikut menemaninya" Kelvin berusaha membuat Anthony tidak berpikir terlalu jauh.


"jadi, bisa saja dia tidak menghindariku?" Ucap Anthony dengan seketika senang setelah mendengar perkataan Kelvin.


"tapi, bisa saja itu memang benar dia menghindari mu. Pas sekali bukan Nyonya Muda mengajak Nona Lang Liburan" Sambung Sekretaris Joe yang bermaksud untuk sedikit memprovokasi Anthony.


" Senior Joe" Pekik Anthony kembali kesal.


Kelvin dan Sekretaris Joe kedua nya tertawa melihat respon Anthony yang emosinya dengan cepat bisa berubah-ubah.


"Seharusnya kalian bersimpati kepada ku, bukan mentertawai ku" Ucap Anthony kesal.


"baiklah...karena kau sudah sedikit menghibur pagi hari yang hampa tanpa istri ku, aku akan memberi suatu rahasia kepada mu" ucap Kelvin.


Anthony seketika tampak semangat lagi, jarang sekali Kakak sepupunya ini memberikan info penting kepada nya.


Dengan penuh harap, Anthony mengharapkan rahasia yang akan di beri tahu oleh Kelvin bisa membuatnya senang.


"Sebenarnya Shima Lang dan Axel Lang bukan Saudara kandung" Ucap Kelvin lagi.

__ADS_1


...----------------...


HAPPY READING ❤❤❤


__ADS_2