
waktu serasa terhenti sesaat, suasana nya seperti semula terasa sesak. udara yang dingin terasa panas.
membahas mantan adalah hal yang sensitif saat berdua dengan pasangan. apa lagi salah satu pasangan masih berhubungan baik dengan mantan pacar itu membuat hati resah dan cemburu.
"kau, tak perlu kaget begitu...
aku mengetahui selama ini kamu masih berhubungan dengan mantan mu itu" Jelas Dessy
Kelvin hanya terdiam, itu kenyataan bahwa hampir tiap hari Jenny mantan nya menemui nya di kantor walau tidak melakukan yang aneh aneh tetap saja orang melihatnya mereka seperti pacaran kembali.
"aku tidak sengaja melihat cacatan manis mu menuliskan tanggal hari pertama kalian resmi pacaran di situ terselip foto kalian berdua" tambah Dessy lagi sambil memakai pakaian nya kembali dan keluar dari kamar itu.
karena merasa baru saja baikkan dan sekarang harus bertengkar lagi Kelvin pun mengejar Dessy.
"Mau kemana?" tanya Kelvin yang meraih salah satu tangan Dessy.
"Pulang" jawab singkat Dessy
"tunggu sebentar, kita pulang bersama"
beberapa saat mereka keluar dari ruangan Kelvin. sekretaris Joe yang melihat tuan nya melangkah ingin pulang segera menghampiri tuan nya.
"aku setir sendiri" kata Kelvin.
"baik tuan" Sekretaris Joe menundukkan kepala nya.
saat di depan lif Dessy dan Kelvin bertemu dengan wanita yang memicu pertengaran mereka yaitu Jenny.
atmosfer sekitar situ tambah mencekam. seberapa tingkat keemosian Dessy, dia pintar untuk mengendalikan nya. masih terlihat tenang dan dingin.
"Kelvin, sudah mau pulang" tanya Jenny
"iya, ada apa kemari" tanya Kelvin Kembali.
"tidak ada hal yang penting, aku hanya ingin mengajak mu makan di restoran ini" dengan manis nya Jenny menunjukkan brosur sebuah restoran.
"dulu kita sering ke sini kan" tambah Jenny lagi.
Dessy menggaitkan tangan nya ke tangan Kelvin dengan manja.
"SUAMI KU...ayo cepat pulang, aku sangat lelah setelah apa yang telah kau lakukan tadi" Wajah Dessy merona merah, dia pura pura bersikap manis dan manja di depan Jenny.
"ayo kita pulang" jawab Kelvin dengan datar.
Dessy dan Kelvin memasuki lif dan menunggalkan begitu saja Jenny yang masih berdiri di depan lif. Jelas Jenny merasa sangat kesal ini pertama kalinya Kelvin mengacuhkan dirinya terlebih itu di depan istrinya.
selama ini Kelvin juga bersikap dingin kepada Jenny tapi setidaknya tidak pernah menolak apa yang di mau oleh Jenny. itu lah yang membuat Jenny besar kepala bahwa Kelvin akan kembali kepada nya seperti dulu.
__ADS_1
liat aja nanti, Kelvin akan kembali pada ku.
sudah tidak terlihat lagi oleh Jenny, Dessy langsung melepaskan tangan nya yang lagi menggail ditangan Kelvin.
"kenapa, tadi sikap mu begitu manja?" tanya Kelvin sambil tersenyum.
" tadi, aku hanya kesambet" jawab Dessy asal
"hahahaha...liat lah kau sedang cemburu" goda Kelvin sambil ketawa.
"aku tidak cemburu, aku hanya merasa di rugikan"
"apa yang membuat mu rugi" tanya Kelvin bingung atas kata kata Dessy yang ambigu.
" jelas saja aku merasa di rugikan, kau sudah menikah dengan ku dan memiliki mantan yang masih dekat dengan mu, sedangkan aku...semuanya pertama kalinya dengan diri mu. aku tidak pernah pacaran selama ini.
apa aku harus mencari seorang pria juga?" ucap Dessy
mendengar kata kata Dessy yang terakhir membuat wajah Kelvin menggelap, kekesalan nya kembali muncul.
Kelvin menarik tangan Dessy dan menekan tubuhnya di dinding lif.
"berani nya ingin mencari pria lain" tegas Kelvin di depan wajah Dessy.
"Ke..kenapa aku tidak boleh"
di sini
di sini
di sini
di sini
di sini dan setiap inci tubuhmu adalah milikku, pria lain jangankan menyentuh memandangi mu saja tidak boleh " kata Kelvin yang menunjukan tempat tempat miliknya dengan mencium bibir,pipi, leher, dada dan tangan Dessy.
"ingat, diri mu adalah milik ku" tegas Kelvin lagi.
ting...
pintu lif terbuka, Kelvin melepaskan Dessy dari dekapan nya, sedangkan Dessy masih belum tersadarkan apa yang barusan Kelvin lakukan dan katakan kepada nya.
Kenapa dia menjadi posesive, aku sampai menrinding mendengarnya. batin Dessy.
mereka berdua masuk kedalam mobil dan melaju pulang ke rumah.
...
__ADS_1
Villa JM
sesampai nya di rumah sikap Kelvin seperti tidak ada apa apa sikapnya kambali dingin, hanya Dessy saja selama dalam perjalanan pulang ke rumah memikirkan kelanjutan pernikahan nya. Kelvin sampai sekarang tidak menegaskan status sesungguh nya dirinya. hanya sekedar tidak perlu membahas perceraian.
Dessy tidak berani berharap besar kalau Kelvin akan mencintainya. sedangkan sikap Kelvin selalu berubah ubah terhadap dirinya.
"Kelvin, aku sudah lulus kuliah...aku serang kadang bosen di rumah, apa aku boleh mencari kerja?" kata Dessy yang sudah beberapa hari ini ingin menanyakan prihal dirinya untuk bekerja.
"Emm boleh...besok aku akan menyuruh sekretaris Joe untuk mengurus semuanya" jawab Kelvin yang lagi melepas kancing kemejanya satu persatu.
"Kelvin, aku tidak mau memanfaatkan statusku untuk mendapatkan jabatan di kantor mu" Dessy sedikit protes.
"dirimu maunya bagaimana" Kelvin mendekati dan dengan menarik pinggang Dessy, masuk kedalam dekapan nya.
"aku ingin bekerja dengan kemampuan ku sendiri bukan karena statusku sebagai istri mu"
senyum dari wajah dingin Kelvin terlihat samar tetapi memperlihatkan ada rasa bangga di wajahnya. dia mengetahui istrinya bukan lah wanita yang suka berpangku tangan atau hanya tau menikmati hasilnya saja.
walaupun Dessy memilih diam di rumah, menghabiskan uang Kelvin itu juga tidak masalah buat Kelvin.
"kalau aku mengizinkan mu mencari kerja di tempat lain, apa imbalan nya untuk ku?" goda Kelvin sambil menjilati telinga dan leher Dessy.
Dessy yang di dalam pelukan Kelvin langsung melepaskan diri. bahaya kalau di lanjutkan karena baru saja mereka melakukan di dalam kantor Kelvin. Dessy harus cepat menghindari.
"Kelvin sebentar lagi waktunya makan malam aku akan menyiapkan nya untuk mu" kata Dessy yang mengalihkan pembicaraan dan dengan langkah cepat dia keluar dari kamar nya.
"hahaha kau sunggu pintar mengalihkan pembicaraan" tawa Kelvin melihat tingkah istrinya.
liat saja nanti selesai makan malam, ku akan membuat mu memohon untuk berhenti hehehe.
Seperti biasa kini Dessy yang menyiapkan baik makan malam atau pun sarapan pagi. kadang kalau hari Weekend atau Kelvin berada di rumah saat jam makan siang Dessy pun yang menyiapkan nya.
dan sekarang Kelvin sudah terbiasa dengan masakkan yang di masak oleh istrinya, rasanya tidak mau untuk melewatkan jam makan nya.
setelah menikmati makan malam, Dessy duduk ruang tengah sambil menonton TV sedangkan Kelvin pergi ke ruang kerja nya. menurutnya cukup untuk hari ini menyelesaikan perkerjaan di kantor nya yang belum di selesaikan nya, dia kembali ke kamar.
melihat sosok tubuh indah istrinya yang sudah tetidur pulas Kelvin tidak tega membangunkan nya untuk memulai olahraga malam.
Kelvin mencium kening dan pipi Dessy, serta memeluknya dari belakang.
"selamat malam istri ku"
Jangan Lupa Vote, Like, dan Komen yaa Teman...
XièXiè
HAPPY READING...
__ADS_1