
Hari terus berganti waktu terus berputar walaupun di keluarga besar Lu kehidupan masing-masing anak dan cucu hidup terpisah tapi tidak mengurangi keakraban mereka semua. Sesuai janji mereka di hari pertama ditinggal Kakek Lu, Charles Lu dengan sengaja mengumpulkan seluruh keluarga di rumah utama.
Flashback On
Setelah makan malam bersama semuanya sudah berkumpul di ruang keluarga.
Semuanya masih hening tanpa ada satu pun yang berbicara.
"Aku sengaja mengumpulkan kalian semua di sini karena ada yang harus kita diskusikan bersama" Chales Lu membuka pembicaraan terlebih dahulu.
"Ayah juga kakek tercinta kita sudah tidak lagi bersama kita, agar kedepannya tidak terjadi kesalah pahaman, perasaan ketidakadilan ataupun hal yang bisa membuat keluarga kita menjadi terpecah lebih baik kita membicarakan ini lebih awal" Ucap Charles tegas tapi masih terlihat santai.
"Kak aku tau arah pembicaraan mu, seperti sebelumnya bila ini menyangkut perusahaan maka aku dan anak-anak ku menyerahkan sepenuhnya pada ahli waris utama yaitu Kelvin seperti ayah yang telah mempercayakan kepada cucu pertamanya" ucap Sandra yang merasa tidak ada alasan untuk serakah meminta bagian harta peninggalan sang ayah walaupun dia mempunyai hak itu. Terlebih kekayaan suaminya tidak kalah dengan kekayaan keluarga Lu.
"Mom apa maksud mommy menyerahkan semuanya kepada kak Kel, mom lupa aku juga ahli waris kedua disini" Sanggah Anthony dengan suara meninggi, semua nya merasa terkejut tidak menyangka bahwa Anthony bisa berkata seperti itu karena selama ini anak itu tidak tertarik sama sekali dengan harta warisan baginya mempunyai cukup uang itu sudah cukup.
"Anthony" pekik Martin menatap tajam anak nya itu.
"Aku memang akan mewarisi perusahaan Daddy tapi aku ada hak juga sebagian dari perusahaan JM grup" Anthony tidak peduli dengan tatapan Daddynya.
"Anthony, perusahan dad mu juga besar di Amerika sana kau bisa mengembangkan nya lebih maju lagi tanpa harus mengambil setengah dari perusahaan JM Grup" Bujuk Sandra kaget atas sikap Anthony yang tiba-tiba menjadi egois.
" kenapa harus bersusah payah padahal ada jalan yang mudah, dengan aku mengambil setengah dari JM Grup maka perusahaan Anderson menjadi perusahaan yang lebih besar lagi. Mommy bisa bayangkan seberapa banyak kekayaan ku, aku bisa memiliki semuanya" sahut Anthony dengan seringai di wajahnya.
"Anthony..." Ucap Martin dan sandra bersamaan.
Keadaan menjadi memanas karena protes dari Anthony.
Charles masih terdiam, lebih baik berkelahi sekarang dari pada saling membunuh nantinya pikir Charles. Ia tidak marah sekali pun dengan sikap keponakan nya itu karena ia sadar semua anak dan cucu kakek Lu mempunyai hak atas kekayaan keluarga Lu.
"Paman, bibi tidak apa-apa kalau Anthony ingin memiliki sebagian dari JM Grup aku tidak masalah. Ia juga berhak atas itu" Kini Kelvin berbicara sebagai pewaris utama ia juga tidak mau ada kebencian yang timbul hanya sebuah harta.
"Ck, Dengar kak Kel saja tidak masalah, jadi..."
Plak....
__ADS_1
Pukulan mendarat di kepala Anthony hingga memotong bicaranya.
"Auwww...kenapa kau memukulku" Anthony menoleh pada seorang wanita yang dari tadi duduk disebelahnya yang tak lain adalah Shima. Shima memang belum masuk ke keluarga Lu, tapi mereka sudah menganggap Shima bagian dari keluarga jadi tidak masalah mendengarkan pembicaraan mereka.
"cukup dramanya, kau bisa jadi artis di Lang Entertaiment dengan akting mu itu" Shima kesal dengan kelakukan Anthony, ia tau kalau Anthony lagi mendrama saja.
Semua mata manatap Anthony dengan penuh tanda tanya dan kekesalan, Anthony yang di tatap hanya bisa menyengir sambil mengusap kepalanya yang barusan di pukul oleh Shima.
"Mom, dad dan semuanya, Maaf tadi perkataan ku jangan di tanggapin dengan serius aku hanya bercanda, hehehe. Jangan marah ya" Anthony merasa bersalah saat semua nya lagi serius ia malah berakting seolah-olah tidak setuju bahwa seluruh JM Grup di tangan Kelvin.
"kau ini lagi serius juga" Ucap Mika yang ikutan kesal ulah adiknya itu.
"kau bisa ikut audisi" Axel mengacungkan dua jempolnya pada Anthony.
Martin dan Charles hanya menggeleng-gelengkan kepala saja melihat kelakuan Anthony.
Setelah itu mereka melanjutkan obrolan mereka, karena Sandra dan keluarga kecilnya sudah bersedia menyerahkan semua kepada Kelvin tidak ada alasan bagi Angel yang sebagai anak bungsu kakek Lu bersikap egois. Ia pun setuju menyerahkan semuanya ke ahliwaris utama yaitu Kelvin.
Tidak terasa malam semakin larut, banyak yang mereka bicarakan dan diskusikan Salah satunya yaitu mereka semua mengucap janji agar selalu ada untuk keluarga di mana pun mereka berada dan tidak saling memusuhi satu dengan lainnya. Mereka mengucap janji itu agar ikatan keluarga mereka semakin kuat.
"Wah...aku senang deh kalau semuanya ngumul begini" Ucap Darren riang.
Ya, saat ini Keluarga besar Lu sedang berkumpul untuk merayakan ulang tahun Anna Lu. karena merasa lama sudah tidak berkumpul dengan keluarga besar, Dessy menyarankan pada mertuanya untuk perayaan ulang tahunnya kali ini mengundang seluruh Keluarga Lu agar berkumpul di rumah utama.
Karena bibi sandra sudah menetap di Amerika bersama suami, Anthony juga sudah mengambil alih sebagian perusahaan milik ayahnya sehingga mengharuskan ia ikut pindah ke Amerika.
Anthony dan Shima kini berstatus tunangan, mereka menjalani hubungan cinta jarak jauh. Tapi percaya lah mereka lebih sering bertemu. Anthony sungguh tidak bisa berlama-lama tidak bertemu dengan sang kekasih. Dalam waktu dekat ini ia berencana secepatnya menikahi Shima.
"Mika, aku turut senang deh dengar kabar mu lagi hamil juga, selamat ya" Sapa Dessy pada mika. Walaupun mereka masih satu kota tapi mereka jarang bertemu karena memang Mika masih setia dengan kesibukkan nya sebagai dokter.
"terima kasih Des, baru 5 minggu. Akhirnya aku juga merasakan yang namanya hamil" Balas Mika dengan senyum bahagia. Dari awal menikah sampai terakhir ia di kabarkan hamil, Mika selalu menunggu hadirnya malaikat kecil di rahimnya. Hampir 3 tahun pernikahannya ia belum juga hamil, walaupun begitu Axel sebagai suami selalu meyakinkan ia bahwa pasti ada saatnya mereka di berikan kepercayaan untuk melahirkan seorang anak. Dan kini mereka diberi kepercayaan itu.
...
"Selamat ulang tahun Mama" Ucap Joe mencium kedua pipi Anna.
__ADS_1
"ini kado buat mama, semoga mama suka" Joe menyerahkan kotak kado berwarna biru tua kepada Anna.
Anna tersenyum melihat putra angkatnya itu. " Terima kasih sayang apa yang kau berikan mama suka, tapi mama lebih suka kalau kau cepat-cepat mencari pasangan mu. Jangan bekerja terus"
Joe memeluk wanita yang sudah menyayanginya itu. "Iya Ma, sedang di usahakan"
Joe yang sudah tinggal di rumah utama kini mendapat selalu kasih sayang dari kedua orang tua angkatnya. Joe di minta tinggal dirumah utama untuk menemani Anna dan Charles.
Joe juga kini tidak lagi menjabat sebagai Asisten pribadi Kelvin tetapi sebagai wakil presedir mengantikan posisi Angel.
Hubungan Angel dan Joe juga sudah tidak ada lagi saling membenci atau ketidaksukaan. Malah Angel terlihat lebih akrab bersama Joe karena ia merasa Joe adalah pria yang pendiam dan penurut Angel sangat suka meminta tolong pada Joe dibanding pada Kelvin dan Anthony.
"Selamat ulang tahun Ma"
" happy birthday ma"
Kelvin dan Dessy mengucapkan selamat pada Anna secara bergantian. Keduanya memeluk wanita paru baya itu dengan kasih. Anna melihat Ada rasa haru bahagia melihat anak nya kini sudah bahagia dengan keluarga kecilnya. Ia sebagai seorang ibu selalu mendoakan kebahagian untuk kedua putranya, menantu dan cucunya.
"Terima kasih sayang, kalian berdua ini selalu terlihat mesra saja" Anna Lu melihat Kelvin tidak pernah jauh dengan istrinya.
"tentu dong ma, biar kehidupan terasa milik kami berdua. Bagaimana Darren?" Kelvin menggoda anaknya yang dari tadi duduk di samping neneknya.
" Terserah Daddy, kan kehidupan terasa hanya milik kalian mom dan dad saja" Ucap Darren datar sambil mengunyah cemilan di tangan nya.
Yang mendengar celotehan Darren seketika itu tertawa.
Malam ulang tahun Anna Lu di lewati dengan perasaan gembira berkumpulnya semua keluarga.
Dessy melihat kebahagian ini selalu berdoa agar tidak pernah berakhir, ia sangat bersyukur dan tidak pernah menyesali sedikit pun pernikahannya yang awalnya hanya sebatas saling menguntungkan. Walaupun kedepannya kehidupan tidak pernah bisa diprediksi ia akan selalu berada disisi Kelvin, saling mencintai dan menguatkan hati bahwa cinta itu hanya satu yaitu dirimu.
"forever your"
...****************...
......Tamat......
__ADS_1