Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 68


__ADS_3

Cahaya matahari pagi masuk dari sela-sela tirai yang ada di kamar Dessy. Dia menarik selimut untuk memendamkan wajahnya dari cahaya yang menganggu tidurnya.


Dessy meraba-raba di sisinya tidak menemukan apa yang di carinya dan itu berhasil membuatnya bangun dari tidurnya.


Dessy mengambil kimono tidurnya dan melangkah cepat keluar kamar dan menuruni tangga rumah utama.


"Pagi Sayang, Kenapa kau tergesa-gesa?" Tanya Anna Lu yang sudah terlihat rapi di pagi hari.


" Pagi Ma" Balas Dessy. " Ma di mana Kelvin?" Tanya Dessy yang melihat ke semua arah sudut rumah untuk memcari sosok suaminya.


" Oh Kelvin dia sedang lari pagi halaman depan" Anna Lu menunjuk ke arah keberadaan Kelvin.


Dengan cepat Dessy melangkahkan kakinya pergi mencari Kelvin


setelah di halaman depan Dessy pun belum menemukan apa yang di carinya.


" issh di mana dia, Mama bilang dia lagi lari di halaman ini" Gumam Dessy dengan kesalnya.


Dessy merasakan ada tangan yang melingkar di pinggangnya dari belakang Dessy sudah tau kalau itu adalah Kelvin yang di cari-carinya dari tadi.


"Pagi Sayang, ada apa kau mencari ku?" Kelvin yang memeluk Dessy dari belakang.


Dessy membalikkan tubuhnya sehingga Dessy dan Kelvin kini berhadap-hadapan. "kau bertanya ada apa? kenapa kau meninggalkan ku sendiri di kamar?" raut wajah Dessy tampak kesal.


Kelvin sedikit tersenyum melihat istrinya itu dan membelai rambut panjang dan juga indah itu.


" aku hanya lari pagi sayang, tapi sekarang sudah selesai" Ucap Kelvin lembut.


"ayo kita kembali ke kamar, aq harus bersiap-siap ke kantor" Ucap nya lagi sambil menuntun Dessy ke kamar mereka.


Dessy hanya bisa mengikuti langkah suaminya menuju kamar walaupun dia masih merasa kesal terhadap Kelvin.


"oh iya tadi Mama masih pagi sekali sudah berpakaian rapi, Mama mau kemana?" Tanya Dessy kepada Kelvin.


"Kau tidak menanyakan nya?" Tanya kembali Kelvin.

__ADS_1


lalu Dessy menadahkan kepala nya melihat Kelvin di sampingnya. " Bagaimana aku bisa menanyakan kalau aku buru-buru mencari diri mu!" Ucap Dessy yang mencebikkan bibirnya.


Kelvin lagi-lagi tersenyum melihat tingkah gemes istrinya hanya bersama Dessy lah dia bisa tersenyum tanpa di paksakan. sedangkan di kantor atau di luar sana Kelvin hanya menunjukan aura dingin dan kesombongan nya.


"Mama, Papa dan juga Kakek akan berangkat pagi ini ke Amerika" Ucap Kelvin memberitahu Dessy.


" ketempat Bibi Sandra?"


"Emmm iya, lebih tepatnya Mama dan Papa menemani kakek untuk memeriksa kesehatannya, paling sebentar 1 bulan di sana" Jelas Kelvin.


Mata Dessy langsung membulat. " 1 bulan? Kenapa begitu lama? apa sakit Kakek parah?" Tanya Dessy bertubi-tubi kepada Kelvin.


Kelvin hanya bisa menghembuskan nafasnya. Dengan sabar Kelvin menjelaskan kepada Dessy. Kakek Lu memang sudah tua tetapi penyakit yang ada di Kakek Lu tidak lah parah. Charles Lu memang ingin menjadwalkan pemeriksaan kesehatan Ayahnya itu di Amerika apa lagi di sana juga ada Adiknya Sandra yang bisa membantu menjaga Kakek Lu.


"oh begitu,,,kau mandi lah dan bersiap ke kantor aku akan kekamar Kakek dulu" Ucap Dessy lalu melangkahkan kaki meninggalkan Kelvin begitu saja.


"tadi mencari ku sekarang meninggalkan ku begitu saja, cepat sekali dia berubah" Gumam Kelvin masuk ke kamar nya dan bergegas untuk mandi.


Dessy yang masuk ke kamar Kakek Lu melihat Kakek Lu yang sedang berdiri di depan pintu teras kamar yang menghadap kehalaman samping rumah. Dessy merasa Kakek nya masih memiliki kegagahan walaupun sudah menua Dessy membayangkan Kakek Lu saat masih muda mungkin sama gagah nya seperti Kelvin saat ini.


Kakek Lu menoleh ke arah panggilan itu. " Dessy, Kemari lah" pinta Kakek Lu.


" Kakek kenapa berdiri sini, Duduk lah nanti kakek lelah" Ucap Dessy.


" Issh Kakek bukan nya lumpuh, kakek ini masih bisa berdiri bahkan berjalan tapi tidak bisa terlalu lama" Ucap Kakek Lu.


Dessy mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti apa yang barusan Kakek Lu katakan. "aku di beri tahu oleh Kelvin Kakek akan berangkat pagi ini bersama Mama dan Papa, Apa Maid sudah berkemas keperluan Kakek?" Tanya Dessy.


" Sudah, Mamamu semalam sudah mengkemas keperluan Kakek di bantu dengan Maid" Jawab Kakek Lu.


Dessy pun mengerucutkan bibir indahnya itu. " Kakek lain kali hal seperti itu panggil lah aku dan apa pun yang kakek butuhkan panggil aku. Oke" Dessy yang merasa tidak bisa melakukan apa-apa terhadap Kakek Lu yang selama ini sudah baik dan sayang kepadanya.


Ya walaupun Dessy hampir setiap hari menjadwalkan memberikan obat kepada Kakek Lu atau hanya sekedar menenami bercerita di Kamar Kakek Lu. Dessy merasa masih sangat kurang memberikan perhatian kepada Kakek Lu yang sudah di anggap sebagai Kakek nya sendiri.


Namun Dessy juga menyadari beberapa hari ini dia tidak ada menemani Kakek Lu sehingga tidak tau Kakek nya akan berangkat ke Amerika.

__ADS_1


tidak lama Kelvin menyusul Dessy ke kamar Kakek Lu. " Sayang,Kakek saat nya sarapan. Mama dan Papa sudah menunggu di ruang makan"


Mereka pun bersama-sama ke ruangan makan. tanpa di sadari Dessy masih menggunakan Piyama dan Kimono tidurnya. itu membuat Dessy sedikit malu. Semua yang di meja makan sudah rapi sedangkan dirinya masih begitu berantakkan.


"Emmm...sarapan lah duluan aku mau mandi dulu" Ucap Dessy dengan malu-malu.


"tidak perlu mandi, sarapan aja dulu nanti saja mandinya" Kelvin menarik tangan Dessy untuk duduk di kursinya.


" tapi..." Dessy merasa tidak enak.


"Tidak apa-apa sayang sarapan saja dulu, setelah itu baru lah mandi. kau masih terlihat cantik kok" Ucap Anna Lu.


Setelah sarapan Kelvin sendiri yang mengantar Kakek, Papa dan Mamanya ke bandara. sedangkan Dessy tetap dirumah sendiri.


Dessy sebenarnya ingin sekali ikut mengantar ke bandara tapi mengingat dia belum mandi akhirnya dia mengalah kepada diri sendiri untuk tidak ikut.


takutnya menunggu dirinya untuk pergi akan membuat Kakek, Papa dan Mama nya ketinggalan pesawat.


" Setelah ini aku akan menyusul Kelvin saja ke Kantornya" Gumam Dessy.


Dessy mengelus-elus perutnya yang tampak sedikit membuncit. " Sayang, kita akan ke kantor Deddy mu, apa kau suka?" Desssy berbicara kepada bayi uang di dalam perutnya itu.


Setelah rapi dengan balutan baju casual yang sederhana tapi tidak mengurangi kecantikkan nya. Dessy masuk ke dalam mobilnya lalu melaju ke kantor Kelvin


Sesampainya di kantor Kelvin Dessy langsung saja menuju ke ruangan kerja suaminya. para karyawan hari ini memperhatikan penampilan Dessy yang terlihat begitu sederhana dari biasanya.


walaupun setiap kekantor Dessy bertampilan sederhana tidak gelamor tapi menampilkan aura keelegenan dari dirinya. tapi sekarang dia menampilkan aura remaja yang yang masih bersekolah di sekolah menegah atas.



...----------------...


Happy New Year...


Happy Reading...❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2