
Kelvin merangkul dengan erat pinggang Dessy seolah ingin mengatakan istrinya adalah sesuatu yang sangat berharga.
Saat ingin menuju ke ruang kerja Kelvin, mereka berpapasan dengan Anthony. " Kak Ipar!" Sapa Anthony.
"Hai, Anthony akhir-akhir ini aku jarang sekali melihat mu" Ucap Dessy.
" apa di tangan mu? Tanya Dessy melihat kotak berwarna pink yang berusaha di sembunyikan Anthony.
"Ahhh... ini bukan apa-apa, ini..." Jawab dengan gagap nya Anthony.
"sudah lah, Kembali bekerja" Kelvin langsung menghentikan perbincangan antara Dessy dan Anthony.
Kali ini secara tidak langsung Kelvin sudah menolong Anthony dari rasa penasaran Dessy yang ingin mengetahui kotak apa yang di bawa oleh Anthony.
kotak sebesar genggaman tangan berwarna pink dan berpita ungu. sangat mencolok bila di bawa oleh seorang pria.
"Iss kau ini, Anthony belum menjawab apa isi kotak itu" ucap Dessy cemberut sambil berjalan masuk ke ruang kerja nya Kelvin.
Kelvin menyusul langkah Dessy dengan senyum tipis melihat wajah cemberut istrinya itu. " kau itu, tidak baik ingin tau urusan pribadi seseorang"
Karenar membicarakan Anthony Dessy pun teringat sesuatu. "Oh iya apa dia serius mendekati Shima?" Tanya Dessy.
Kelvin mengangkat kedua bahunya. " Entahlah, Kenapa kau tidak menanyakan langsung kepada Shima?" Ucap Kelvin.
" Iya, kau benar aku nanti akan menanyakan nya langsung kepada Shima. tapi..." tiba-tiba Dessy terdiam dia tampak ragu untuk melanjutkan ucapan nya.
" tapi kenapa?"
"kalau Anthony benar bersama Shima, bagaimana dengan Mika. Shima pernah bercerita kepada ku Kakaknya kembali dekat dengan Mika saat Axel di rawat di rumah sakit" Ucap Dessy.
" Bodoh...untuk apa kau memikirkan hal seperti itu" Kelvin menarik tangan Dessy kedalam pelukkan nya. "kau hanya perlu memikirkan diriku" Goda Kelvin.
"kau selalu narsis" Ucap Dessy menongakkan kepalanya. pikiran nya langsung teralih kepada suami yang sedang memeluknya saat ini.
" benarkah?" Kelvin pun langsung mencium bibir Dessy dengan lembut.
Kelvin menuntun Dessy duduk di sofa dengan tetap memcium Dessy. Tangan yang merangkul pinggang Dessy beralih menyelinap di dalam baju milik istrinya
"Kelvin hentikan...ini di kantor" Ucap Dessy berusaha menghentikan tangan Kelvin agar tidak lebih dalam lagi bergerliya di tubuhnya.
Tapi ucapan Dessy hanya sia-sia saja Kelvin tidak mendengarkan nya. Kelvin tengah asik dengan mainan nya sendiri.
__ADS_1
"Kenapa kau begitu seksi sayang?" bisik Kelvin di telinga Dessy.
"Seksi bagaimana, perut ku tidak rata lagi!" Jawab Dessy dengan nafas yang mulai tidak beraturan.
"bagiku kau selalu tampak seksi" Kelvin mencumbui leher putih Dessy.
Puas dengan memainkan mainan di balik baju Dessy, Kelvin melepaskan baju Dessy menuntun kaki Dessy untuk melingkar ke pinggangnya.
" jangan membuat tanda ditempat yang mudah terlihat, aku tidak mau di nilai ke kantor mu hanya untuk berbuat mesum" Ucap Dessy.
"baik sayang" Balas Kelvin yang berhasil melucuti pakain Dessy.
Terjadilah Adegan panas di dalam ruangan kerja Kelvin. perpaduan keringat ke duanya serta suara desahan terdengar sangat merdu menjadi saksi penyatuan cinta mereka.
Untung saja ruang kerja Kelvin kedap suara sehingga tidak ada yang tau apa yang di lakukan pasangan suami istri itu.
1 jam lebih melakukan olahraga di kantor, Dessy lunglai lemas hingga membuatnya terlelap tidur. Kelvin memindahkan istrinya ke ruang istirahat.
setelah membersihkan diri Kelvin kembali melanjutkan pekerjaan nya.
" Joe, siapkan makanan serta cake kesukaan Nyonya sebelum Nyonya bangun dari tidurnya" perintah Kelvin.
" Baik Tuan"
...
"hai...kenapa ke kantor ku lagi?" Tanya Shima merasa Kesal akhir-akhir ini Anthony aktif mengunjungi nya.
"aku hanya ingin mengajak mu makan siang!" jawab Anthony. " apa tidak boleh" Ucapnya lagi.
Shima menarik nafas dalam-dalam dia tiak membenci Anthony tapi dia belum ada rasa suka yang lebih terhadap Anthony.
"Baiklah, Tunggu sebantar aku mengambil tas ku dulu"
Yes...aku bisa makan siang bersama calon istri masa depan ku. Gumam Anthony di dalam hatinya.
Anthony dan Shima ke sebuah restoran yang ada di Hotel JM. Setelah memasuki restoran keduanya berdiri kaku melihat ada dua orang yang sangat di kenal yaitu Axel dan Mika.
"Kakak? kau makan siang di sini juga?" Sapa Anthony menghampiri Mika.
"Emmm" Jawab Mika seperti biasa terlihat dingin.
__ADS_1
"Shima!!!" Seru Axel menatap adiknya itu.
Sial kenapa bisa ketemu Kak Axel dan Kak Mika di sini sih. Batin Shima.
Shima tersenyum kaku kepada kedua orang di hadapan nya. " Hai, Kak" Shima melambaikan tangan nya.
Anthony dengan bingung melihat ke arah Shima kemudian melihat kembali Mika dan Axel. Anthony tau kalau Shima memiliki Kakak lelaki tapi dia tidak mengetahui bahwa Axel lah Kakaknya Shima.
" Kakak mu?" Tanya Anthony kepada Shima tangan nya menunjuk ke arah Axel. Shima hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
" Kau tau ini Kakakku?" Tanya Anthony kembali mengalihkan tangan nya ke arah Mika dan di jawab kembali dengan anggukan dari Shima.
Seketika itu pikiran Anthony menjadi kacau. Anthony menyadari kalau Kakak nya bersedia meluangkan waktu untuk makan siang bersama seseorang apa lagi itu seorang Pria, makan siang hanya berdua berarti ada yang special dengan hubungan mereka.
" oh jadi kau Anthony, Adiknya Mika? Ternyata Kalian juga saling kenal" Ucap Axel.
"Mau bergabung makan bersama?" Tanya Axel.
Anthony dan Shima saling menatap. Shima mengangguk pelan kepada Anthony bahwa dia setuju untuk bergabung makan siang.
Selama makan siang berlangsung Anthony yang selalu riang dan selalu mengoceh itu lebih banyak diam. Pikiran nya sekarang sedang kemana-mana. sebanarnya hari ini dia ingin memberikan sebuah cincin kepada Shima karena rasa suka nya yang begitu dalam kepada Shima dia ingin cepat-cepat melamar Shima.
tapi rencana nya batal begitu saja dan akan sulit ke depan nya.
Seandainya Mika dan Axel juga menjalin hubungan juga apa itu tidak mempengaruhi pada hubungan Anthony untuk mendapatkan Shima.
"Kau kenapa? tidak enak badan?" Tanya Mika kepada Anthony melihat adik nya itu tidak seperti biasanya.
" Tidak...aku baik-baik saja" Jawab Anthony lirih.
" Iss kau ini, kalau kau tidak enak badan kenapa mengajak ku makan siang!" Ucap Shima.
"aku tidak apa-apa, lanjutkan saja makan nya" Ucap Anthony pelan.
tanpa banyak bertanya lagi mereka melanjutkan makan siang. Selesai makan siang Anthony kembali mengantar Shima ke Lang Entertaiment Sedangkan Axel mengantar Mika ke Rumah Sakit.
"apa karena kau tau hubungan antara kakak ku dan kakak mu, maka dari itu kau belum bisa menerima ku?" Tanya Anthony.
"Anthony bukan begitu, aku hanya belum mempunyai rasa lebih terhadap mu" Jawab Shima.
Anthony langsung menghentikan mobilnya ketepi jalan. Shima sontak kaget saat Anthony tiba-tiba menghentikan Mobilnya di lihatnya dari samping Anthony terlihat sangat berbeda. Kini Anthony mengertakkan gigi nya menunjukan garis rahang yang tegas serta sorot mata yang tegas. membuat Shima berpikir apa ini Anthony yang biasa dia kenal?!.
__ADS_1
...----------------...
HAPPY READING ❤❤❤