
Kelvin mencari minimarket yang masih buka 24 jam.
sebelumnya Kelvin melakukan pencarian di internet di mana saja yang masih menjual Dimsum di jam 2 dini hari ini.
Kelvin mendapatkan petunjuk bahwa dimsum bisa di dapatkan di minimarket sehingga Kelvin mencari mini market yang masih buka.
Saat berada di pusat kota Kelvin menparkirkan mobilnya di depan minimarket yang buka 24 jam untuk membelikan dimsum yang di mau istrinya.
"tunggu di mobil, aku akan mencarikan apa yang kau mau" Tegas Kelvin.
Dessy hanya mengaggukkan kepala nya.
"tidak ada yang lain lagi?" tanya Kelvin siapa tau istrinya itu mengingikan hal yang lain.
Dessy menggelengkan kepala nya. sebenarnya dia sudah merasa ngantuk lagi.
Kelvin masuk kedalam minimarket, karena malas mencari dimana letak dimsum Kelvin memutuskan lebih baik dia pertanya kepada karyawan di situ.
"ini Tuan dimsung yang Tuan Mau. apa Tuan mau memasaknya langsung di sini tersedia alat pengukus, memanggang dan air panas untuk makanan yang siap saji seperti ini Tuan" Jelas karyawan itu kepada Kelvin.
Kelvin nampaknya berpikir sejenak lalu mengiyakan karyawan itu untuk mengukus dimsum beku agar Dessy bisa menikmatinya langsung.
karyawan itu membantu untuk mengukus dimsum melihat Kelvin sedikit kikuk menggunakan alat pengukus.
Setelah selesai mengukus dimsum Kelvin mengeluarkan uang tunai 100 Dollar 5 lembar untuk membayar di berikan kepada pegawai itu
" Tuan ini,,,uangnya kelebihan banyak" Ucap karyawan itu nampak bingung menerima banyak uang sebagai bayaran dimsum. Dimsumnya sendiri tidak semahal itu 100 dollar pun masih ada kembalian nya.
"kelebihan nya, untuk mu" Ucap Kelvin lalu melangkah meninggal minimarket itu dan berjalan masuk kedalam mobil nya.
"kenapa begitu lama Kelvin?" Tanya Dessy sambil membuka bungkusan dimsum yang di berikan Kelvin.
"aku memasaknya dulu, sekarang begitu dangat praktis di minimarket bisa memasak nya langsung" Ucap Kelvin yang sedikit merasa takjum. maklum saja Kelvin ke minimarket bisa di hitung dengan jari karena apa yang dia perlukan sudah tersedia atau dia hanya memerintah bawahan nya untuk membelikan nya tidak merepotkan diri untuk mencari atau membeli sendiri.
"Emm...itu memang benar saat Kuliah aku dan Shima sering sekali makan Mie di minimarket. rasanya begitu nikmat" Dessy sambil meniup-niup dimsum yang masih panas.
" jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji itu akan merusak otakmu" Nasehat Kelvin. lalu dia melajukan mobilnya untuk kembali pulang.
Kelvin mematikan mobilnya dan ingin keluar dari mobil tapi di cegat oleh Dessy.
"Kelvin" seru Dessy.
"kenapa?" Tanya Kelvin.
__ADS_1
"Kelvin aku mau tidur di dalam mobil"
"Apa? tidak boleh kau harus tidur di kamar" Tegas Kelvin.
" Kelvin kali ini saja..." Pinta Dessy dengan manjanya.
Kelvin hanya bisa mengiyakan apa yang di mau oleh Dessy. "Baiklah kalau begitu" Ucap Kelvin pasrah.
Kelvin menurunkan kursi mobil biar Dessy bisa berbaring. lalu Kelvin menurunkan Kursi miliknya Kelvin sudah tidak tahan lagi mata nya begitu mengantuk.
"Ehhh...apa lagi" Kelvin yang mau memejamkan mata merasa ada yang menindihnya.
"Peluk aku" Pinta Dessy yang sudah berpindah di atas tubuh Kelvin.
Pagi harinya Charles dan Anna yang hendak pergi jalan santai di pagi hari bingung melihat Kelvin mengendong Dessy yang masih terlelap.
"Kelvin, kalian dari mana? itu Dessy kenapa?" Tanya Anna Lu tapi Kelvin tidak mengubris satu pun pertanyaan Mama nya.
Kelvin mejukan langkahnya melewati kedua orang tuanya menuju kamar.
Asisten Siaw pun memberitahu Charles dan Anna mengenai Kelvin dan Dessy pergi keluar malam-malam dan memilih tidur di mobil atas kemauan menantunya itu.
Asisten Siaw juga baru mengetahui saat penjaga malam memberi tahu kan kepada Asisten Siaw.
Charles dan Anna tersenyum mendengar apa yang di beri tahu oleh Asisten Siaw.
"kau benar" Balas Anna Lu.
Kelvin dengan pelan meletakkan tubuh Dessy di tempat tidurnya.
Kelvin merasa seluruh tubuhnya sakit, bagaimana tidak mereka tidur di dalam mobil pada posisi lengan dan setengah tubuh Kelvin di tindih oleh Dessy sehingga Kelvin tidak bisa bergerak sampai pagi.
Kelvin mengambil Handphone nya untuk menelpon Sekretaris Joe.
"Joe, apa jadwal ku pagi ini" Tanya Kelvin.
Lalu Joe menjelaskan bahwa pagi ini mereka ada meeting dengan Manajemen Keuangan.
" oh Meeting internal, tunda dulu meeting nya. aku akan ke kantor pada siang hari" Ucap Kelvin.
setelah mendengar Sekretaris Joe mengiyakan apa yang di intruksikan kepada Joe, Kelvin mengakhiri telpon nya.
Kelvin memilih untuk tidur kembali di samping Dessy. dia benar-benar merasa kurang tidur.
__ADS_1
Tak lama Kelvin terlelap Dessy bangun dari tidurnya yang mendapati dirinya sudah berada di kamar.
Dilihatnya di samping nya Kelvin yang pulas tertidur.
"sepertinya dia kurang tidur" Gumam Dessy yang merasa tidak bersalah. siapa lagi penyebab Kelvin kurang tidur kalau tidak Dessy adalah pelakunya.
sebelum waktunya makan siang baru lah Kelvin pergi ke kantornya.
" hari ini Nyonya tidak ikut ke kantor?" Tanya Sekretaris Joe.
" ada apa?" Tanya Kembali Kelvin.
"Ah tidak Tuan, hanya saja kemarin Nyonya minta di siapkan Es Krim dan teh Genmaicha.
kalau begitu saya akan menyimpannya kembali" Ucap Sekretaris Joe.
...
Di tempat lain Jenny bertemu dengan Angel. Jenny sengaja mempercepat pertemuannya dari hari yang sudah di janjikan. karena Jenny sangat geram selalu mendapat laporan bahwa Kelvin dan Dessy semakin mesra.
dia sudah tidak sabar lagi untuk memisahkan Kelvin dan Dessy.
" Nona Angel, Perkenalkan saya Jenny Chang" Jenny yang mengulurkan tangan di hadapan Angel. Angel pun membalas jabatan tangan Jenny.
" ada apa kau ingin sekali menemui ku?" Tanya Angel tanpa basa basi.
Jenny tampak tersenyum sinis melihat reaksi Angel yang langsung ingin mengetahui poin nya.
"Nona Angel, aku tau status mu di Keluarga Lu termasuk kuat. aku hanya minta tolong kepada mu untuk membantu ku mendapatkan keadilan dalam Keluarga Lu" Jelas Jenny.
"Apa maksud mu?" Tanya Angel yang masih bersikap tenang dan elegan.
"Aku tengah mengandung anak Kelvin" Ucap Jenny tanpa panjang lebar lagi.
Ucapan Jenny berhasil membuat Angel membulatkan kan matanya dengan sempurna. Angel mengepalkan tangan nya di balik meja dia berusaha menahan emosinya. seandainya apa yang di bicarakan wanita yang di hadapinya ini adalah kebohongan maka Angel sendiri yang akan memberikan pelajaran kepada Wanita yang sudah mengaku-ngaku hamil anak dari keponakkan nya itu.
"kau tidak bercanda kan?" Tanya Angel denga senyum kecutnya.
"Nona mana berani diriku mempermainkan Keluarga Lu, Kalau Nona tidak percaya Nona bisa tanya langsung kepada Kelvin sendiri atau Nyonya Besar menurut ku semuanya sudah tau. bahkan sekarang diriku sudah tinggal di Vila kediaman Kelvin" Jelas Jenny dengan raut wajah dengan sendu yang di buat-buat.
Angel tampak berpikir sejenak, di ingatnya saat ini Kelvin juga tinggal di Rumah Utama padahal dia tau dari dulu Kelvin paling malas tinggal di Rumah Utama. mungkin ini ada benarnya pikirnya.
" Kau minta bantuan apa dari ku?" Tanya Angel.
__ADS_1
...----------------...
Happy Reading...❤❤❤