Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 75


__ADS_3

Kelvin yang sempat menunda pekerjaan nya di kantor karena tergesa-gesa pulang saat mengetahui keluhan sakit perut istrinya sehingga mengharuskan Kelvin melanjutkan pekerjaan nya di ruang kerja rumah utama.


seperti yang sudah di perintahkan oleh Kelvin, Sekretaris Joe datang ke Rumah Utama dengan membawa tumpukan dokumen yang harus di tangani langsung oleh Kelvin.


"Joe, apa kau sudah mengurusnya dengan Wenli?" Tanya Kelvin dengan tatapan fokusnya masih di dokumen di depan nya.


"sudah Tuan hasilnya seperti yang di pikirkan oleh Tuan" Jawab Sekretaris Joe yang duduk di depan Kelvin yang juga tengah memilah-milah dokumen.


Kalau di perhatikan dari layar cctv tampak kedua orang ini hanya fokus bekerja. padahal kenyataan nya lain yang di kerjakan lain yang di bahas dalam obrolan mereka.


"Apa aku harus mengurusnya dengan cepat?" Tanya Sekretaris Joe.


Sudut bibir Kelvin melengkung dengan liciknya. " tunggu dulu, aku ingin melihat trik apa lagi yang ingin dia gunakan. bodohnya aku sempat frustasi" Ucap Kelvin sedikit mentertawakan dirinya sendiri.


tidak lama terdengar suara ketukan pintu. Asisten Siaw memberi tahu bahwa Tuan Wenli Zhi datang untuk menemui Kelvin.


Kelvin dan Sekretaris Joe saling pandang diantara keduanya tidak ada yang mengundang Wenli untuk datang malam-malam ke Rumah Utama.


Wenli yang sudah menggunakan pakaian santai masuk ke ruang kerja Kelvin. Mata Wenli melihat tumpukan dokumen di atas meja.


" apa aku menganggu lembur kalian?" Tanya Wenli, walaupun di bilang menganggu pun dia akan tetap masuk keruangan kerja Kelvin.


" untuk apa kau datang malam-malam ke sini?" Kelvin melemparkan gumpalan kertas yang sudah diremas-remas nya menyerupai bola teniz ke arah Wenli.


Wenli dengan sigap menghindarinya, tapi Kelvin tidak hanya melemparkan 1 bola kertas tapi 3 kali dia melemparkan nya alhasil yang lemparan yang ke dua mengenai lengan Wenli dan yang ketiga tepat mengenai kepalanya.


"isss kau ini..." Wenli mengambil salah satu bola kertas yang di lemparkan oleh kelvin tadi dan ingin membalas kembali melempar ke arah Kelvin.


Saat Wenli ingin melempar kembali Kelvin menaikkan kedua kening nya. yang artinya coba saja lemar kalau berani sehingga Wenli mengurungkan niat untuk membalas melempar Kelvin.


Wenli hanya menghembuskan nafas dengan kasar, tangan nya mengambil salah satu kursi dan mendekatkan kursi itu ke meja kerjanya Kelvin.


" Aku ada berita bagus untuk mu" Ucap Wenli dengan penuh semangat.


"Oh ya" Jawab singkat Kelvin dan pandangan nya tidak beralih dari dokumen yang ada di depan nya.


"kau tau, aku akan menikah aku sudah berhasil melamar Angel" Ucap Wenli dengan antusiasnya.


Sejenak Kelvin dan Joe melihat ke wajah Wenli yang tersenyum bahagia, hanya menatap 3 detik Kelvin dan Joe bersamaan kembali fokus ke kerjaan mereka masing-masing.

__ADS_1


Wajah wenli yang penuh bahagia seketika menjadi kesal karena kedua orang di depannya ini tidak merespon apa pun. setidak nya ucapkan lah selamat untuk nya.


Wenli yang merasa Kesal bangkit dari duduk nya setelah membelakangi Kelvin dan ingin berjalan keluar ruangan. terdengar suara yang sudah dari tadi ingin dia dengar.


" Selamat" Ucap Kelvin singkat.


Dengan cepat Wenli membalikkan badan nya dan duduk kembali di kursinya tadi. wajahnya seketika mengembangkan senyum lebar kepada Sahabatnya itu.


"Selamat Taun Muda Zhi" Sambung Sekretaris Joe yang juga memberi selamat kepada Wenli.


"F***...hanya segitu nya respon kalian? SELAMAT, sudah begitu saja!" Protes Wenli.


Mendengar Wenli menggerutu kesal Kelvin pun menyingkirkan dokumen di depannya ke samping lalu melihat ke arah Wenli.


"haruskah aku berterik mengucapkan selamat!. aku bukan perempuan yang harus heboh, teman" Ucap Kelvin.


"yaa tidak harus seperti itu, setidak nya setelah ucapan selamat kau seharusnya memberikan doa untuk hubungan aku dan Angel"


" nanti setelah menikah baru aku mendoakan hubungan kalian" Ucap Kelvin datar.


Sekretaris Joe hanya menggelengkan kepala nya pelan melihat perdebatan tidak penting antara kedua Tuan Muda itu.


Joe pun berdiri dari tempat duduk nya untuk memanggil Asisten Siaw.


"Dimana Dessy?" Tanya Wenli seperti sangat akrab dengan istri sahabatnya itu.


"untuk apa kau menanyakan istri ku?" Tanya Kelvin Kembali.


"ya Tuhan aku hanya menanyakan bukan untuk memilikinya" Gumam Wenli yang geram sahabatnya itu memancing emosinya dari tadi.


"brengsek kau...jangan berpikir untuk memiliki istri ku" Kelvin yang hampir ingin melempar buku ke wajah Wenli.


Sedangan wanita yang mereka bicarakan kini tertidur lelap di dalam kamarnya. Setelah makan malam Kelvin meminta Dessy untuk beristirahat lebih awal. sebelum Kelvin melanjutkan pekerjaan nya dengan Sekretaris Joe. Kelvin melakukan kewajiban nya dulu yaitu memeluk dan menemani Dessy sampai lelap tertidur baru lah dia beranjak pergi keluar kamar.


Wine dan buah-buahan sudah di hidangkan oleh Asisten Siaw untuk menemani malam ketiga pria itu.


"bagaimana kau mengenal mereka?" Tanya Kelvin yang membahas topic sedikit serius.


"aku ada kenalan dengan seorang peretas dia salah satu Asisten CEO One S Grup, aku meminta sedikit bantuan kepada nya dan dalam hitungan jam saja dia sudah menemukan apa yang kita mau ketahui" Jelas Wenli yang sambil memegang gelas berisi wine.

__ADS_1


"berikan apa pun yang dia mau sebagai ucapan terima kasih ku kepada kenalan mu itu" Kelvin sedikit tersenyum merasa puas dengan hasil yang di berikan oleh Wenli.


"aku sudah menawarkan berbagai macam kepada nya tapi dia menolak, dia hanya meminta satu hal yaitu selalu ingat atas bantuan nya kepada kita"


" sangat murah hati" Gumam Sekretaris Joe yang sadari tadi jadi pendengar pembicaraan dua Tuan Muda di depan nya.


Wenli dan Kelvin sekilas melirik ke arah Sekretaris Joe mendengar gumaman nya yang barusan terlontar.


"Aku mengerti, dia tidak mau hadiah berupa barang atau pun uang. dia ingin kita membalas budi nya kalau suatu saat dia berada dalam kesusahan.


investasi yang sangat bagus" Ucap Kevin sambil menggoyang-goyangkan gelas wine di tangannya.


Wenli dan Joe mengangguk setuju dengan apa yang di ucapkan oleh Kelvin. membantu orang yang memerlukan bantuan adalah cara investasi jangka panjang yang jitu. orang yang di bantu akan selalu ingat dan membalas budi baiknya suatu saat nanti ketika kita sedang memerlukan bantuan.


ketiga orang pria di ruang kerja seolah lupa waktu saat berbagai macam hal yang di bicarakan. dari pembahasan yang serius sampai ke hal yang lucu.


yahhh...seperti ibu-ibu yang sedang berkumpul yang tengah asik bergosip.


Tepat jam 2 malam handphone kelvin berdering di lihatnya Dessy yang menelpon nya.


Pasti dia terbangun. Ucap Kelvin di dalam hati.


"Iya sayang, Aku akan kembali ke kamar" Ucap Kelvin di telpon nya.


Kelvin bangkit dari duduknya, Kepalanya sedikit terasa pusing karena terlalu banyak meminum wine.


"bermalam saja di sini" Ucap Kelvin lalu pergi keluar dari ruang kerja menuju kamarnya.


Wenli tidak merespon apa yang di ucapkan oleh Kelvin matanya juga sudah terasa berat. Sedangkan Joe sudah dari tadi pulas tertidur.


Wenli membiarkan Joe tidur di sofa dan dirinya pergi ke kamar tamu untuk tidur.


malang sekali nasib sekretaris Joe di biarkan tidur di sofa.


...----------------...


Hii...Jangan Lupa Vote, Komen dan tentunya Like Like Like yaaaa...


XièXiè

__ADS_1


Happy Reading...❤❤❤


__ADS_2