Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 84


__ADS_3

" Sayang...buka pintunya" Kelvin memanggil Istrinya.


" Jangan ganggu aku, aku ingin sendiri" Teriak Dessy dari dalam ruang istirahat.


" Ok sayang, kau boleh ke paris...buka pintunya" Bujuk Kelvin.


"kau tidak sedang menipu ku kan?" Tanya Dessy sedikit ragu.


"Heiii, bagaimana aku bisa menipu istri ku. cepat lah buka atau aku ku tarik kembali kata-kata ku!!!" Ucap Kelvin dengan nada sedikit menghancam.


Ceklek...Pintu ruangan istirahat terbuka terlihat wajah sendu Dessy.


Kelvin masuk langsung memeluk istrinya waktu seakan berhenti hanya untuk mereka berdua.


"apa kau serius dengan ucapan mu?" Tanya Dessy lagi untuk meyakinkan.


" Emmm..." Jawab singkat Kelvin.


" tapi kita harus mendengar kata dokter apa kah wanita hamil boleh berpergian jauh atau tidak, bagaimana?" Kelvin memberi syarat kepada Dessy.


Dessy dengan polosnya mengangguk tanda setuju.


"Sayang istirahat saja di sini, aku sebentar lagi ada rapat" Ucap Kelvin.


" Iya, kembalilah bekerja" Dessy mendorong tubuh Kelvin keluar dari ruangan.


Kelvin tersenyum lalu mencium pucuk kepala Dessy dengan penuh kasih sayangnya.


Dessy kembali merebahkan diri di tempat tidur sambil menonton drama di tv. sedangkan Kelvin sudah di jemput Sekretaris Joe untuk menuju ke ruang rapat.


...


Di ruang rapat Kelvin dan Angel sama-sama masuk ke dalam ruangan di susul oleh Sekretaris Joe dan Anthony.


para Manager masing-masing divisi juga sudah menduduki kursi mereka yang sudah tersedia sesuai dengan jabatan dan nama mereka.


Kali ini walaupun rapat hanya membahas kinerja masing-masing divisi tapi suasana nya terasa mencengkam. Biasanya hanya Kelvin sendiri saja yang memimpin rapat tapi kali ini di tambah Angel yang sifat nya hampir mirip dengan Kelvin membuat beberapa atasan divisi bercucuran keringat.


"Rapat ini kita mulai" Ucap Kelvin dengan suara berat dan tegas.


Sekretaris Joe yang sebagai moderator rapat mempersilahkan Menager setiap divisi mempaparkan kualitas kinerja tim serta peningkatan skill bahwahan mereka.


Rapat yang membosankan. Batin Angel.

__ADS_1


Angel melirik Anthony yang di samping nya yang sedang mencoret-coret buku dengan pulpen ditangan nya. terlihat Anthony tidak begitu menyimak rapat kali ini.


"Anthony ada apa dengan mu?" Tanya Angel memang di sadarainya dari tadi semenjak Anthony kembali ke perusahaan dia tidak banyak bicara seperti biasanya.


"aku tidak apa-apa Nona Angel" jawab nya lirih.


"kelau begitu ikuti rapat ini dengan lebih fokus, cukup aku saja yang bosan dengan rapat ini. kau tidak boleh dan kau catat dengan baik" Perintah Kelvin.


Anthony menjawab hanya dengan menganggukkan kepalanya. Karena memikirkan Shima yang belum bisa mencintainya pikiran nya sedikit terganggu di tambah mengetahui kakaknya menjalin hubungan dengan kakak dari wanita yang di sukainya.


Rapat berlangsung selama 2 jam, saat Kelvin menyudahi rapat barulah semua orang bisa bernafas lega. kali ini Kelvin cukup puas dengan pencapaian kinerja setiap divisi, Kelvin hanya ingin setiap divisi bisa meningkatkan lagi pencapaian dan skill yang mereka punya. Kelvin pun tidak segan-segan menjanjikan bonus yang menggiurkan serta kenaikan pangkat kepada karyawan nya yang memiliki kemampuan.


Sedangkan Angel bersedia memberikan paket liburan kepada tim divisi yang kinerja nya bisa meningkatkan keuntungan perusahaan yang sudah di sepakati.


Semua karyawan yang terlibat antusias dengan apa yang sudah di janjikan oleh kedua pimpinan tertinggi di JM Grup.


Kelvin kembali ke ruang kerjanya langsung mendatangi Istrinya yang berada di ruang istirahat sedang terlelap tidur.


Kelvin pun ikut merebahkan dirinya di samping istrinya, dengan pelan dia memeluk tubuh istrinya.


Merasa ada yang berat di area perut Dessy terbangun dari tidurnya. dia menongakkan kepala terlihat dengan jelas wajah tampan suaminya itu.


"Rapat nya sudah selesai?" Tanya Dessy membelai wajah Kelvin.


"Kau juga ingin tidur?" Tanya Dessy lagi.


"Tidak, aku hanya ingin berbaring di sebelah mu" jawab Kelvin.


"apa kau sudah tidak ada kerjaan, Kalau tidak ada lebih baik kita ke rumah sakit" Ucap Dessy yang sudah melepaskan diri dari pelukkan Kelvin.


"baiklah Tuan Putri kita segera ke Rumah Sakit" Goda Kelvin kepada istrinya.


Dessy membenahi dirinya yang sedikit berantakkan karena baru bangun tidur, dia sedikit merias kembali wajahnya dan merapikan rambutnya.


Setelah itu pasangan suami istri ini keluar dari ruangan saat Ingin melangkah ke dalam lift Dessy hampir terjatuh karena tersandung pembatas pintu lift.


Dengan cekatan Kelvin menahan tubuh Dessy dengan tangan nya. "tidak apa-apa?" Tanya Kelvin khawatir kepada Dessy.


" aku tidak apa-apa" jawab Dessy yang sedikit kaget juga hampir saja dia terjatuh.


Sesampainya di lobi pintu lift kembali terbuka, tidak mau ambil resiko Kelvin mengangkat tubuh Dessy ala-ala bridal style.


"Kelvin kenapa kau mengendong ku?" tanya Dessy dengan wajah malu-malu.

__ADS_1


"agar kau tidak terjatuh lagi" Jawab Kelvin.


"Isss...kau ini, Aku malu di lihat karyawan mu"


"biarkan saja mereka melihat"


Dessy hanya pasrah digendong oleh Kelvin dan para karyawan yang berada di lobi semuanya berdecak kagum serta iri melihat perlakuan Kelvin terhadap istrinya.


Saat bersama istrinya Kelvin seolah-oleh bukan sosok yang dingin, arogan dan sombong yang selama ini mereka ketahui tapi menjadi seorang pria yang lembut dan penuh perhatian.


Mobil Kelvin sudah menunggu di depan gedung Perusahan JM Grup. Kelvin mendudukkan Dessy di jok depan mobil dan di susul Kelvin duduk di jok samping nya.


Kelvin melajukan Mobilnya menuju ke Rumah Sakit. Sebelum itu Kelvin sudah menelpon Mika bahwa 20 menit lagi dia akan sampai ke Rumah Sakit.


...


Di rumah sakit Mika sudah menunggu kedatangan Kelvin dan Dessy.


"Mika..." Sapa Dessy.


Mika menoleh ke arah yang memanggilnya setelah itu mereka berdua saling mentautkan pipi kiri dan kanan.


"ayo kita naik ke Lantai 2 Dokter Hanna sudah menunggu kalian" Ucap Mika menarik tangan Dessy tanpa memperdulikan Kelvin yang tengah berdiri di antara mereka berdua.


Kelvin hanya mengikuti langkah kedua wanita di depan nya.


Dessy melakukan USG untuk melihat pertumbuhan Janin di rahimnya.


"Baiklah bisa di lihat semuanya sehat ya dan detak jatung nya juga normal" Ucap Dokter Hanna.


Kelvin masih menatap layar yang memperlihatkan bayinya yang kecil yang masih menyempurnakan diri di dalam rahim ibunya.


Dessy mengenggang tangan Kelvin. "apa kau mendengar kata Dokter Hanna?" Tanya Dessy memudarkan rasa takjub Kelvin.


"Eh...Iya" Ucap Kelvin tersenyum lembut dan mengusap kepala Dessy.


"Nyonya kandungan anda sudah memasuki Trimester 2. bersama berkembangannya bayi di dalam perut anda nantinya akan mudah lelah karena beban di perut akan bertambah berat serta nanti biasanya ada keluhan nyeri di bagian pinggul bahkan rata-rata ibu hamil akan mengalami susah tidur karena perut sudah membesar akan susah mendapatkan posisi tidur yang nyaman" Dokter Hanna menjelaskan kepada Dessy dan Kelvin.


Dessy yang sebagai wanita begitu memahami apan yang di maksud oleh Dokter Hanna tapi berbeda dengan Kelvin yang membayangkan istrinya mempunyai keluhan yang membuat istrinya merasakan sakit atau sebagainya, rasanya dia tidak akan mudah menerima.



...----------------...

__ADS_1


HAPPY READING ❤❤❤


__ADS_2