
"Mama bicara lah" Ucap Dessy.
Anna Lu mulai membahas saran nya itu, seandainya Dessy tidak setuju dia tidak akan memaksa Dessy untuk menyetujuinya. Kelvin pun juga menaruh semua keputusan ada di tangan Dessy.
setelah mendengar saran dari mertuanya itu, Dessy terdiam tampak dia sedang bepikir akan hal ini.
Anna Lu memahami tidak mudah untuk menerima ini semua dengan lapang dada. di umur Dessy yang masih muda dia harus menyimpangkan ego dan harus bersikap Dewasa. Anna Lu membayangkan seandainya dia di posisi Dessy saat ini mungkin dia sudah tidak bisa keluar dari kamarnya atau berakhir di rumah sakit.
"Ma, aku setuju...Jenny juga seorang perempuan dia layak untuk mendapatkan perhatian selama kehamilan nya" Ucap Dessy lirih.
"Kau sangat baik nak, Kelvin sangat beruntung menikahimu" Anna Lu memeluk Dessy.
Setelah menyelsaikan pembicaraan nya dengan mertuanya Dessy pamit pulang dengan alasan dia ingin beristirahat.
Dessy tidak membali ke rumahnya melainkan dia pergi ke salah satu Mall.
Di Mall dia tidak sengaja bertemu dengan Wenli Zhi. " Tuan Zhi" Sapa Dessy.
" Hei, di kantor aku memang Atasan mu. tapi di luar kita adalah teman" Protes Wenli.
mendengar kata teman suasana hati Dessy menjadi hangat, karena dari dulu dia memiliki sedikit teman yang akrab dengan dirinya.
" apa kau sendiri? dimana Kelvin?" Tanya Wenli yang mencari sosok Kelvin.
" Iya aku sendiri, Kelvin masih sibuk bekerja" Jawab Dessy.
" Emm aku paham, kalau kau tidak keberatan aku akan menemani mu berkeliling. aku cukup banyak waktu luang" Hibur Wenli.
" Dengan senang hati " Ucap Dessy.
Mungkin berbelanja di temani seorang teman lebih baik dari pada sendiri. Wenli Zhi seperti Asisten Pribadi Dessy yang membawa beberapa tas belanjaan Dessy. sebuah kebalikkan nya Atasan membawa tas belanjaan karyawaan nya.
Wenli Zhi kebetualn ada di Mall itu karena ada janji bertemu seseorang, setelah bertemu dia memutuskan untuk jalan-jalan sebentar tidak taunya bertemu dengan Dessy.
"Aku sudah mulai lapar, aku akan mentarktir Tuan Zhi makan malam" Ucap Dessy.
"Baiklah aku tidak akan sungkan" Balas Wenli.
ketika ingin memasuki sebuah salah satu Restoran yang ada di dalam Mall, ada seseorang yang memeluk Dessy dari belakang.
"berani sekali shopping tanpa ajak-ajak aku" Ucap Shima yang memeluk Dessy dari belakang.
__ADS_1
"Shima, kau mengagetkan ku" Ucap Dessy sambil memukul tangan Shima yang ada di atas pundaknya.
"Isss kau ini...
oh, ada Tuan Zhi. apa kabar Tuan Zhi?" Sapa Shima dan di balas dengan anggukan kecil oleh Wenli.
Dessy mengajak Shima ikut bergabung untuk makan malam. tentu saja Shima tidak akan menolaknya.
mereka sangat menikmati makan malam sambil berbincang-bincang. bergabungnya Shima membuat suasana lebih mengasyikkan tidak membosankan, Shima adalah gadis yang periang dan selalu saja punya topik pembicaraan membuat dirinya tidak henti-hentinya berbicara.
di lain tempat Kelvin yang sudah berada di rumah nya, lagi-lagi tidak menemukan sosok istrinya. berapa kali menghubungi Handphone Dessy tapi tidak ada jawaban. Dia menelpon ibunya mungkin saja Dessy masih di Rumah Utama , tapi ibunya memberi tahu bahwa Dessy sudah lama pulang dari Rumah Utama.
Kali ini Kelvin harus bisa menahan kekesalan nya, seandainya dia marah karena Dessy tidak ada di rumah saat dia pulang. maka ada alasan Dessy untuk pergi darinya.
Kelvin tidak mau Dessy meninggalkannya.
Kelvin pun akhirnya mengubungi Sekretaris Joe untuk mencari kemana keberadaan istrinya saat ini.
tidak memakan waktu lama, Kelvin mendapatkan informasi bahwa Dessy sedang berada di Mall dan di temani oleh Shima juga Wenli. Kelvin sedikit lega tau Dessy pergi bersama Shima tetapi merasa bingung kenapa ada Wenli juga!.
Tepat jam 10 malam baru lah Dessy sampai di rumahnya dan membawa begitu banyak tas belanjaan di tangan nya.
kelvin yang tau kedatangan Dessy, menuruni tangga dengan menggunakan kimono mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.
"apa kau habis berbelanja?" Tanya Kelvin santai.
"Emmm" Jawab Dessy singkat.
Dessy menuju ke dapar mengambil segelas air dan meminumnya. berjalan lumayan lama membuat dirinya sedikit lelah. Kelvin melihat Dessy yang cuek terhadap dirinya menggikuti Dessy ke dapur, di peluknya Dessy dari belakang.
"apa menyenangkan sehabis berbelanja" Tanya Kelvin sambil menciumi pindak dan leher Dessy.
Dessy merasa sedikit geli dengan ciuman Kelvin, Dessy membalikkan tubuhnya dan membalas ciuman Kelvin. kini Dessy duluan yang memulai mencium Kelvin. Tentu saja Kelvin tidak akan meneloknya.
" Kelvin " Panggil Dessy dengan nada manja.
"Emm... kenapa tidak di lanjutkan lagi" Kelvin kecewa Dessy menarik ciumannya.
"Kelvin, berikan aku uang lagi" Pinta Dessy
Mendengar Dessy meminta uang sontak membuat Kelvin menatap dan mengerutkan dahinnya.
__ADS_1
" untuk apa? Uang mu sudah habis?" tanya Kelvin dengan heran karena dia tau istrinya ini tidak suka menghabiskan uang dan selama ini Kelvin mengecek rekening Bank Dessy sangat sedikit pengeluaran tiap bulan nya.
mempunyai istri seperti Dessy yang tidak suka menghamburkan uang untuk hal yang tidak perlu sungguh membuatnya bertambah kaya pikirnya.
"apa seorang istri meminta uang kepada suami harus ada sebab nya dulu?" tanya kembali Dessy kepada Kelvin.
"Emmm...ok ok berapa yang kau butuhkan, kau patut untuk menghabiskan uang ku" Ucap Kelvin.
"1 M saja" Ucap Dessy sambil senyum genit meraba-raba dada bidangnya Kelvin.
Ada apa dengan nya hari ini, apa dia ada salah makan saat bersama Wenli dan Shima. pikir Kelvin.
"Apa itu terlalu banyak?" Tanya Dessy dengan nada yang menggoda.
"Tidak, Tidak...aku akan memberikan apa pun yang kau mau" Ucap Kelvin yang dari tadi menahan godaan yang di berikan oleh istrinya.
"benar kah?, kalau begitu kau bisa menambahkan beberapa digit angka lagi" Goda Dessy, tangan nya masih bermain-main di dada dan di perut sixpack Kelvin.
Dessy menatap wajah Kelvin. " Sekarang" Ucap Dessy
Kelvin sedikit mengerti apa yang barusan di ucapkan Kelvin. "Aaa.. Baiklah " Balas Kelvin yang langsung semangat membuka kancing kemeja Dessy.
"apa yang kau lakukan" Dessy memukul tangan Kelvin.
"bukannya kau mau itu" Ucap Kelvin tanpa ragu.
" Bukan itu, tapi aku mau uang nya sekarang" Jelas Dessy.
Kelvin langsung mengusap kasar wajah nya. " Sayang ini sudah malam, besok langsung ku berikan kepada mu. atau kau mau aku menuliskan Cek untuk mu?"
" aku tidak mau Cek, aku mau uang itu langsung masuk ke Akun Rekening ku" Ucap Dessy dengan memanyunkan bibirnya, sangat imut di pandang saat ini.
Kelvin melihat tingkah aneh istrinya ini hanya bisa menghembuskan nafas dengan kasar. di ambilnya telpon rumahnya lalu menghubungi Sekretaris Joe. " besok pagi transfer uang ke Akun Nyonya 2,5 M" Perintah Kelvin.
mendengar Kelvin menyebutkan angka 2,5 M membuat Dessy senyum senang.
"apa kau puas?" Tanya Kelvin ingin memeluk tubuh Dessy. Dessy hanya mengangguk kesenangan.
Kelvin yang sudah ingin mencium bibir manisnya Dessy, di dorang oleh Dessy. "Aku mau ke kamar untuk mandi, terima kasih aku saat ini sangat menyukai uang hahaha" Ucap Dessy sambil menaiki tangga menuju kamar nya.
"Hai tidak kah kau memberiku sebuah ciuman untuk berterima kasih" Teriak Kelvin dengan senyum melihat tingah istrinya itu.
__ADS_1
...----------------...
HAPPY READING...❤❤❤