Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 69


__ADS_3

Kelvin menatap istrinya yang masuk ke ruangan nya. "Sayang, Kenapa tidak bilang mau ke kantor?" Tanya Kelvin.


"aku hanya mampir saja sebentar, Aku sekalian mau jalan-jalan" Jawab Dessy santai sambil merebahkan tubuhnya di sofa.


Kelvin langsung mengerutkan keningnya, berjalan menghampiri istrinya. " Sayang, tidak kah kau di sini saja menemani suami berkerja" Ucap Kelvin seraya membelai wajah halus Dessy.


Dengan cepat Dessy menggelengkan kepalanya. "aku ingin menonton film bersama Shima dan juga Winni. kebetulan teman ku Winni sedang cuti tahunan nya" Ucap Dessy.


" Baiklah kalau kau sudah punya rencana tapi ingat kau lagi hamil aku tidak mau dirimu lelah dan bawa lah seorang supir atau pengawal untuk menjaga mu" Pinta Kelvin.


"Kelvin, aku sudah katakan kepada mu aku lebih suka menyetir sendiri dan tidak suka ada pengawal yang membuntuti ku" Dessy mengerucutkan bibirnya dan memalingkan wajah nya ke samping seperti seorang anak yang sedang merajuk kepada orang tuanya.


Kelvin pun mencubit dengan gemes pipi Dessy. " sayang kau sangat menggemaskan, baiklah kau pergi sendiri tanpa supir dan pengawal tapi kau harus janji" Ucap Kelvin pasrah.


Wajah Dessy seketika menampakkan senyum yang menawan. " janji apa?" tanya Dessy.


" Janji, kau bisa menjaga diri mu dan anak kita dengan baik" Ucap Kelvin.


" Aku tidak mau terjadi apa-apa kepada mu sayang" Ucapnya lagi.


Dessy mengangguk mengiyakan apa yang di katakan oleh suaminya. Dessy tau suaminya ingin menjaga dirinya dan anak nya agar tidak terjadi yang di inginkan. tapi Dessy tidak sangat tidak leluasa kalau ada orang yang mengikutinya karena akan terlihat sangat mencolok kalau ada beberapa pengawal yang membututinya.


" oh iya sayang kenapa kau berpakaian seperti ini?" Tanya Kelvin memperhatikan pakaian yang digunakan oleh Dessy.


Dessy menarik-narik pakaian nya dan melihat sisi kanan dan kiri pakaian yang dipakainya. "kenapa? apa kelihatan jelek? Dessy bertanya kembali kepada Kelvin.


"kau menggunakan apa pun selalu cantik sayang, hanya saja membuat dirimu seperti remaja" Kelvin tersenyum kepada Dessy.


"kau liat perut ku mulai membesar" Dessy memperlihatkan bentuk perutnya kepada Kelvin dengan menarik bajunya kearah belakang. " ada beberapa dress ku sudah sesak ku pakai, sekalian aku akan membeli beberapa pakaian nanti. pakaian yang gunakan ini sangatlah nyaman untuk di gunakan" Jelas Dessy.


"iya sayang, belilah pakaian yang kau suka" Ucap Kelvin mengecup pipi Dessy.

__ADS_1


" Kau tau, biar aku berpakaian biasa seperti ini siapa sangka aku mengendarai mobil lamborghini yang berharga puluhan milyar dan mempunyai beberapa black card dari suami tercinta ku ini" Dessy terkekeh dengan apa yang dia ucapkan sendiri.


Kelvin hanya mengeleng-gelengkan kepala nya dia menyadari selama hamil ini istrinya selain menyukai berbagai macam cake dan es krim istrinya juga menyukai uang dan mobil mewah.


Koleksi mobil mewah Kelvin cukup banyak bahkan ada beberapa mobil mewah nya belum sempat dia gunakan. tetapi Dessy malah sudah mengendarai satu persatu koleksi mobil mewah milik suaminya. Bagi Kelvin apa pun yang akan membuat istrinya senang dia akan memberikan itu semua.


...


Dessy sudah berada di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Y. Dessy masih duduk di dalam mobilnya sambil memberi tahu bahwa di sudah sampai di tujuan kepada Shima dan Winni.


Ternyata Winni juga sudah sampai tempat mereka berjanji bertemu.


"Haiii..." Sapa Dessy kepada Winni yang sudah menunggunya.


" apa aku sudah menunggu lama?" Tanya Dessy.


Winni tersenyum sambil meraih tangan Dessy. " Iss aku baru juga sampai, Aaaa...lama nya tidak berjumpa dengan mu" Ucap Winni.


" tunggu sebentar, aku juga mengajak sahabat ku sebentar lagi dia ke sini" Ucap Dessy.


Dan tidak menunggu lama tampak Shima melambaikan tangan ke arah Dessy.


Shima pun mempercepat langkahnya menuju sahabatnya itu.


"Sorry, aku sedikit telat karena baru saja dari rumah sakit" Ucap Shima dengan nafas yang sedikit ngos-ngosan.


"siapa yang sakit?" tanya Dessy.


"oh itu, Kak Axel mengalamani kecelakan" Jawab Shima sambil mengipas-ngipaskan tangannya ke wajahnya. " untung saja lukanya tidak terlaku parah" Ucap Shima.


Dessy cukup terkejut mendengar Axel mengalami kecelakaan. Dalam ingatan Dessy Axel Lang merupakan lelaki yang ramah dan baik, Dessy sendiri sudah lama tidak bertemu dengan Axel semenjak dia menjabat sebagai wakil Ceo di Lang Entertaiment.

__ADS_1


"tidak apa-apa kah kau meninggalkan Kak Axel di rumah sakit" Tanya Dessy yang merasa tidak enak sudah meminta Shima untuk ikut jalan-jalan.


" Tenang saja, sudah ada yang menemaninya di sana" Senyum licik ditunjukan oleh Shima.


" Oh iya Shima kenalkan ini adalah Winni teman sekantor ku dulu di Zho Corp" Ucap Dessy mengenalkan Winni Ke Shima. " dam Winni ini adalah sahabat ku Shima" Ucapnya lagi.


Shima dan Winni pun saling berjabat tangan dengan kembali menyebutkan nama masing-masing.


setelah itu mereka bertiga bergegas pergi ke bioskop untuk menonton film. mereka memilih film bergenre romantis.


sehabis menonton film mereka mendatangi beberapa toko pakaian wanita. Dessy membeli beberapa pakaian yang menurutnya cocok untuk digunakan pada dirinya yang sedang hamil.


merasa sudah cukup puas bebelanja pakaian ketiga wanita ini memutuskan untuk mencari sebuah restoran untuk mengisi perut mereka yang dari tadi sudah minta untuk di isi.


" apa selama hamil ini kau mengidam sesuatu?" Tanya Winni yang cukup penasaran dengan mengidamnya Dessy.


"tidak ada yang aneh, tapi hampir setiap malam akan terbangun untuk memakan sesuatu aku selalu merasa lapar" Jawab Dessy.


"apa Kelvin memberikan atau menuruti semua yang kau pinta" Tanya Shima yang ikutan penasaran seperti Winni.


Dessy tampak berpikir sejenak. " Emmm...sepertinya iya. Karena setiap malam aku terbangun untuk mengisi perut ku dia menyuruh kepada Asisten di rumah untuk menyediakan semua makanan yang kemungkinan aku pinta. yang pasti di rumah sudah seperti toko kue dan es krim. tidak lupa dia menyuruh Maid untuk menyiapka juga makanan cepat saji" Jelas Dessy.


"Wah kau sangat beruntung bersama suami seperti Kelvin" Ucap polos Winni kepada Dessy. Dessy hanya membalas sebuah senyuman.


Kalau saja mereka tau dari apa yang di liat di depan tidak sama apa yang di rasakan di hati. Terlihat begitu bahagia tetapi ada masalah yang sampai saat ini pun tidak tau akan berakhir bagaimana nantinya.


Dessy tidak mungkin menceritakan aib suaminya kepada orang lain walaupun itu teman atau sahabatnya sendiri.


setelah beberapa menit menunggu makanan tersaji di meja. dengan lahap ketiga wanita itu menyantap makanan meraka masing-masing karena memang dari tadi cacing yang ada di perut sudah bernyanyi-nyanyi minta makan.


...----------------...

__ADS_1


Happy Reading...❤❤❤


__ADS_2