
" Tuan, Aku akan mempersiapkan Meeting untuk 2 hari kedepan membahas tentang perumahan baru ini. walaupun akan menambah beberapa biaya untuk mengelolaan limbah dan pembuatan taman tinggi. tapi itu bisa juga menaikan harga beli" Ucap Sekretaris Joe.
"iya, Memang harus seperti itu" Ucap Kelvin.
" Baik lah, ini waktu nya pulang kantor mari kita pulang" Ucap Kelvin
Sekretaris Joe meninggalkan ruangan Kelvin dan pergi menuju ruangan nya.
Di situ Sekretaris Joe mempersiapkan apa saja yang akan menjadi pekerjaan nya atau pekerjaan Tuannya untuk esok hari.
walaupun Kelvin memiliki beberapa Sekretaris tetapi hampir semua pekerjaan Kelvin Joe lah yang menghandle nya.
" Semua ide ini sudah di bicarakan sebelumnya oleh Tuan, siapa sangka Nyonya juga bisa memikirkan hal yang sama dengan Tuan.
Pasangan yang pintar. " Gumam Sekretaris Joe sambil tersenyum melihat proposal proyek perumahan baru yang akan di tangani oleh JM Grup.
...
Dilain tempat di Lang Entertaiment Shima di kejutkan oleh paketan bunga yang banyak yang di kirim untuknya.
" Siapa yang mengirim ini semua" Tanya Shima kepada staf yang mengantar paketan bunga itu.
" Nona bisa melihatnya di kartu nama" Jawab staf tersebut lalu meninggalkan ruangan Shima.
Ruangan nya sudah seperti toko bunga, banyak sekali berbagai macam jenis bunga.
Shima membuka kartu nama yang mengirimkan bunga-bunga tersebut. di lihatnya adalah di kartu nama tersebut tertulis penggirim nya adalah Anthony Lu.
karena merasa tidak memiliki hubungan apa pun dengan Anthony, Shima mengambil Handphone di atas meja nya untuk menghubungi Anthony.
" Hallo Anthony" Sapa Shima di panggilan telponnya.
"Apa kau menyukainya? Aku tidak tau bunga kesukaan mu jadi aku mengirimkan semua jenis bunga yang ada di toko bunga" Ucap Anthony senang kini Shima lah yang menghubunginya terlebih dahulu.
"untuk apa kau mengirimkan begitu banyak bunga?" Tanya Shima.
"Karena bunga lah baru kau menghubungi ku!" Ucap Anthony sambil terkekeh.
"Nona Shima tunggu saja satu bulan kedepan aku akan datang untuk melamar mu" Ucap Anthohy.
Memdengar kata melamar Shima melototkan matanya seakan tidak percaya yang barusan di dengarnya.
"Apa, Kau serius? semua tentang lamaran itu kau benar-benar serius?" Tanya Shima yang masih tidak percaya.
__ADS_1
"dari awal aku bicara kepada mu itu semua adalah serius, kau saja tidak meresponnya. apa kau sudah memiliki pacar?" Tanya Anthony kembali kepada Shima.
"Tidak, saat ini aku tidak memiliki pacar. Tapi..."
Belum selesai apa yang Shima bicarakan langsung di potong oleh Anthony. "Bagus seperti itu...tunggu aku satu bulan lagi. bye" Anthony mengakhiri panggilan telponnya.
Sedangkan Shima masih duduk mematung di Kursi kerja nya. baginya ini sangat membuat nya syok dilamar oleh seseorang yang bukan kekasihnya.
Ceklek...pintu ruangan Shima terbuka.
"Wowww...apa ini toko bunga?" Tanya seorang pemuda tampan yang bernama Axel Lang Kakak Shima Lang.
"pangeran mana yang sedang mengejar mu, mengirimkan begitu banyak bunga" Ucap Axel.
"Kak, ini dari Anthony Lu dia ingin melamar ku" Ucap Jujur Shima ke Kakak nya itu.
"melamar? Anthony Lu?" Ucap Axel yang masih kaget dengan apa yang di dengarnya.
Lalu Axel tertawa renyah. "bukan nya itu bagus ada yang tertarik dengan adik ku yang bar-bar ini" Tambah Axel lagi kepada Shima.
" Kak apa kau tau Anthony itu siapa? dia adalah salah satu Tuan Muda di Keluarga Lu. dia Adiknya Mika Lu" Shima melihat ke wajah Kakak nya yang seketika berubah menjadi sendu setelah mendengar nama Mika Lu.
"itu sudah berlalu, Kalau kau menyukai Anthony aku akan menyetujuinya" Ucap Axel langsung meninggalkan ruangan Shima.
Shima bisa membaca raut wajah Kakak nya itu masih menyimpan perasaan kepada Mika Lu. selama ini Shima tau Kakak nya itu tidak pernah berhubungan dengan wanita manapun setelah putus denga Mika Lu.
...
Kelvin menyuruh Dessy beristirahat lebih awal, dia tidak mau istrinya merasa lelah. semenjak kehamilan Dessy, Kelvin mempunyai tugas baru yaitu membuatkan segelas susu untuk istrinya.
"minumlah dulu susu mu" Kelvin menyerahkan segelas susu ke Dessy.
Dessy menegguk habis susu yang di buatkan oleh suaminya itu.
" hei pelan-pelan saja meminumnya tidak ada yang merebutnya dari mu" Ucap Kelvin.
" kau tau susu ini rasanya tidak enak, jadi aku meneguknya dengan cepat biar cepat habisnya" Ucap Dessy sambil mengelap bibirnya dari sisa-sisa susu yang di minumnya.
"apa selama ini kau diam saja meminum susu yang ku buatkan rasanya tidak enak!" Suara Kelvin yang terdengar sendu.
"siapa pun yang membuatnya pasti rasanya tidak enak, karena memang susu ibu hamil rasanya tidak enak" Jelas Dessy.
Wajah Kelvin pun kembali tersenyum setelah mendengar penjelasan Dessy. " Oh begitu...apa seperti meminum minuman herbal, begitu?" tanya Kelvin.
__ADS_1
Dessy membenarkan dengan menganggukan kepala nya.
Kelvin lalu memeluk erat istrinya. Dessy tidak akan bisa tidur kalau tidak mencium aroma tubuh suaminya itu. jadi tiap malam Kelvin wajib menemani istrinya tidur terlebih dahulu. baru lah dia mengerjakan pekerjaan apa bila ada pekerjaan yang harus di selesaikan nya.
Dan hampir setiap malam pula Dessy akan terbangun pada pukul dua dini hari untuk meminta berbagai macam yang dia mau.
" Kelvin bangun lah" Dessy menguncang tubuh Kelvin agar terbangun dari tidurnya.
"Emm ada apa sayang?" Tanya Kelvin yang masih mengantuk.
"aku ingin makan dimsum" Jawab Dessy dengan wajah polosnya.
Kelvin seketika itu bangun langsung duduk dan menatap ke wajah Dessy.
"Yaaa Tuhan sayang, ini jam berapa? Maid sudah pada tidur tidak ada yang bisa membuatkan dimsum untuk mu" Ucap Kelvin memegang kedua pipi Dessy.
Wajah Dessy menjadi cemberut dan dia memalingkan wajahnya dari tatapan Kelvin.
Kelvin menghembuskan nafasnya mencoba bersabar menghadapi berbagai macam kemauan istrinya yang aneh-aneh.
"baiklah, aku akan keluar mencarikan dimsum untuk mu" Kelvin bangkit dari tempat tidurnya. dia melepaskan piyamanya mengganti dengan baju kaos polos, celana jins pajang dan menggunakan jaket kulit hitam.
"Kelvin aku ingin ikut" pinta Dessy manja.
"sayang, tunggu di rumah saja. angin malam tidak baik untuk mu" Kelvin mengambil Handphone dan dompetnya.
Dessy kembali memanyunkan bibirnya, membuat Kelvin tidak berkutik dan pasrah mengalah.
"Ingat, kau hanya boleh di dalam mobil saja. Ok" Ucap Kelvin dengan tegas.
" baik, bos" Balas Dessy dengan kegirangan.
Dessy tidak menganti piyama tidurnya dia hanya mengambil scarf yang panjang untuk bisa melilit tubuh bagian atas nya.
Kelvin menyuruh salah satu penjaga malam di Rumah Utama untuk mengeluarkan mobil nya dari garasi.
Penjaga itu merasa heran ada apa Tuan dan Nyonya nya malam-malam begini pergi keluar. tapi itu pertanyaan yang hanya di dalam benak si penjaga. tidak akan mungkin si penjaga berani dengan lancang menanyakan langsung kepada Tuannya itu.
...----------------...
Haii...jangan lupa like, vote dan komen nya yaaa...
__ADS_1
Terima Kasih semuanya...
Happy Reading...❤❤❤