Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 106


__ADS_3

Di lain tempat seseorang yang dulunya pernah memenuhi kehidupan seorang Kelvin kini tengah dalam kesepian, walaupun Kelvin tidak menyentuh karirnya diluar sana tapi Kelvin sudah memblacklist Namanya untuk berkarir ke Kota Y.


Selesai menjalani pemotretan dia kembali ke ruang istirahatnya.


Dia sangat menyesali tindakan nya dulu pergi jauh dari Kelvin dan memutuskan hubungan nya. Tapi waktu tidak bisa di putar kembali.


Dalam dua hari kedepan dia akan kembali ke Negara Y, masih ada terbesit rasa kekesalan yang mendalam dalam hatinya.


Rasa tidak terima mengguruh kuat dalam dirinya.


Dia kembali untuk memperhitungan kembali atas kegagalan nya merembut kembali apa yang harus menjadi miliknya.


...


Dipagi hari di sambut dengan matahari yang lumayan cerah, Dessy mengerjapkan matanya meraba-raba di sampingnya tidak ada sosok yang di carinya.


Dilihatnya pintu balkon kamar terbuka, Dessy beranjak dari tempat tidur dengan langkah pelan menuju balkon. Didapatinya sang suami sedangan berdiri menikmati pagi.


Dessy tersenyum melihat suaminya dari belakang, dia maju mendekat dan langsung memeluk Kelvin dari belakang.


"sudah bangun?" Tanya Kelvin mengelus lembut tangan Dessy yang melingkar erat di pinggangnya.


" kenapa tidak membangunkan ku?"


" kau tidak kekantor lagi, jadi ku membiarkan mu menikmati tidurmu"


" tetep saja aku harus bangun pagi untuk melayani mu"


Kelvin membalikan tubuhnya menghadap istri cantiknya dan tersenyum jahil.


" Sekarang pun bisa" Kelvin ingin memasukkan tangan nya di dalam piyama Dessy dengan cepat Dessy mencegahnya.


"Iss...bukan itu maksud ku Tuan Muda Lu, melayani mu menyiapkan keperluan mu sebelum ke kantor"


" Aku bisa menyiapkan nya sendiri"


" terus buat apa aku menjadi istrimu?"


" mencintai ku, menyayangi ku dan selalu berada di sisi ku "


Seketika wajah Dessy merona merah mendengar apa yang barusan di ucapkan oleh Kelvin.


" apa selama ini tidak seperti itu?" tanya Dessy dengan malu-malu dia masih saja merasakan debaran di d**a nya.


"tambah kan kadarnya tiap hari" jawab Kelvin dengan mengelus pipi dan mendaratkan bibirnya di bibir Dessy. ********** dengan lembut dan mesra, saat merasa sudah cukup puas barulah Kelvin melepaskan ciuman nya.

__ADS_1


" segeralah mandi, sayang"


Kelvin tidak menghiraukan apa yang di serukan Dessy, Kelvin malah berlutut untuk menciumi perut istrinya itu.


" Morning baby, Daddy sangat menyayangi mu. Sebentar lagi kita akan bertemu, Daddy sungguh tidak sabar mengunggu hari pertama mu melihat dunia" Di kecupnya lembut perut Dessy dengan di iringi dengan elusan lembut.


Sepertinya calon bayi yang ada di dalam perut istrinya itu merespon dari sentuhan lembut ayahnya sehingga terasa pergerakkan nya beberapa kali membuat Kelvin dan Dessy merasa takjub sekaligus terharu.


...


Setelah rapi dengan setelan jas mahalnya Kelvin dan Dessy turun ke bawah menuju ruang makan yang sudah ada anggota keluarga yang sudah duduk di kursi makan masing-masing.


" selamat pagi semuanya" Sapa Dessy.


"Selamat pagi" Sahut semuanya yang ada di meja makan.


Kelvin menggeser kursi untuk di duduki istrinya barulah dia mendudukkan diri di sebelah Dessy.


Selain Kelvin, Dessy, Charles, Anna dan Kakek Lu ada Anthony yang ikut sarapan bersama mereka pagi ini. Sudah lama Anthony tidak ikut sarapan di rumah utama semenjak dia sibuk bekerja di JM Grup.


Kelvin mengeryitkan alisnya menatap sepupunya itu pagi-pagi sudah ada di rumah utama padahal semalam hanya dia saja yang tidak ikut kumpul keluarga.


" apa kau sudah mendapatkannya?" Tanya Kelvin kepada Anthony dengan bahasa yang tidak di mengerti.


Anthony yang sedang menikmati sarapan nya hanya menaikan alisnya tidak mengerti maksud Kelvin.


" oh itu...sepertinya aku harus lebih keras mengejarnya" Jawab Anthony pelan.


Selama ini Shima belum menerima cinta nya tapi Shima juga tidak menghindarinya. Sifat Shima yang terbilang cukup keras membuat Anthony cukup sulit untuk mentaklukkan nya.


"Adik Axel?" Tanya Anna Lu heran, bukan kah Axel itu calon suaminya Mika?


"Iya Ma, Anthony menyukai Shima adik dari Axel Sahabatnya Dessy Ma" Dessy yang sedikit menjelaskan.


Anna Lu seketika menutup mulutnya terkejut tidak bisa berkata-kata.


" kau sadar, Axel akan menjadi kakak ipar mu" Kali ini Kakek Lu berbicara dengan suara yang berat.


Sedangkan Anthony menjawab kakek Lu hanya dengan anggukan.


Kelvin membaca raut wajah kakek Lu yang tidak mau kedepan nya ada perselisian antar saudara karena percintaan.


" Kakek tidak perlu khawatir, Shima dan Axel hanya saudara sepupu tapi banyak yang tidak mengetahui itu" Terang Kelvin agar tidak ada kesalah pahaman.


" benar begitu, bocah tengil?" Kakek Lu bertanya lagi seraya menatap Anthony.

__ADS_1


" Itu benar kakek, informasi dari kakak Kel pasti akurat" Anthony tersenyum manis dengan mengedipkan matanya ke arah Kelvin. Kelvin menatap tajam pada Anthony, apa yang barusan di lakukan Anthony menurut nya itu sangat menjijikkan.


" Bagus kalau begitu, kalau menyangkut perasaan itu sangat lah berat" Ucap Anna Lu yang tampak lega.


Setelah menyelesaikan sarapan semua melakukan aktivitasnya masing-masing. Kelvin dan Anthony pergi ke kantor, Charles Lu pergi ke pertemuan bisnisnya di temani oleh istrinya.


Sedangkan Kakek Lu beristirahat di kamar, pria tua yang sudah lanjut usia ini lebih banyak menghabiskan waktu di kamar sambil menonton tv karena tidak boleh lelah. Tapi dengan rutin tiap pagi sebelum sarapan dan pada sore hari selalu berjalan santai di taman rumah utama agar otot rentan nya tidak terlalu kaku karena lebih sering duduk di atas kursi roda.


Dessy yang kembali ke kamar nya setelah mengantar sang suami ke kantor menarik nafasnya dengaan panjang mendudukan diri di pinggiran tempat tidur sambil memikirkan apa yang harus di lakukan untuk hari ini, apa tiduran saja di kamar? jujur dia tidak suka melakukan hal itu.


...


Waktu sudah menunjukkan siang hari Dessy masih saja berada di dalam kamarnya sudah beberapa film yang dia tonton tentunya di temani dengan cemilan favorit Dessy.


Tak lama kemudian handphone Dessy berdering nampak nama sang suami yang menelpon.


"Hallo sayang, sedang apa sekarang?" Tanya Kelvin dalam telponnya.


" baru saja menyelesaikan tonton ku, Aku bosan..." Rengek Dessy.


terdengar kekehan di seberang sana yang membayangkan betapa gemesnya sekarang wajah istri yang sedang merengek manja.


" di rumah saja sayang" Ucap Kelvin yang seolah tau jalan pikiran Dessy pasti ingin memohon agar di perbolehkan keluar rumah.


" kalau kau patuh, aku akan memberi mu hadiah" bujuk Kelvin.


" kau pikir aku anak kecil?"


Terdengar kembali kekehan Kelvin. "baiklah, baiklah lakukan apa pun hal yang menyenangkan tapi di rumah saja. Aku akan pulang secepatnya.


tapi ingat selalu untuk berhati-hati kandungan mu sudah besar"


"oke sayang"


Setelah mengakhiri telponnya Dessy kembali melanjutkan menonton film, tiba-tiba juga merasa malas untuk melakukan apa pun setelah merasa susah berat membawa perutnya.


...****************...


Hiii...Para Reader semuanya...


Sebelumnya Author ingin mengucapkan beribu maaf karena sudah lama tidak update di cerita ini karena Author baru saja memiliki baby twins jadi tidak ada waktu untuk update. Saat ada waktu untuk menulis Author mamfaatkan untuk istirahat karena harus extra banget mengurus 2 baby. Mohon pengertian nya dan harap maklum hehehehe.


Mungkin cerita ini sebentar lagi bakal tamat karena Author memang dari awal tidak mau ada konflik yang berat dan panjang lebih ke Happy dan romantis saja.


Sekali lagi Author mengucapkan mohon maaf dan terima kasih atas dukungan para reader yang selama ini membaca karya Author.

__ADS_1


I love U all


❤❤❤


__ADS_2