
Kelvin mengeratkan pelukkan nya pada istrinya. Dessy masih pulas tertidur bahkan dia bermimpi indah saat tidur karena ada suami tercinta di sampingnya.
Senyum mengembang di wajah Kelvin melihat wajah polos istrinya yang masih terlelap. Kelvin mencium kening Dessy dengan penuh rasa cinta.
Ini lah istrinya yang dulunya hanya wanita asing yang meminta nya untuk menikah kini benar-benar menjadi istri yang sangat dia cintai.
" Kelvin, aku masih mengantuk kenapa kau menciumi wajah ku?" Dessy yang terbangun karena beberapa kali Kelvin menciumi kening dan pipinya.
" Good Morning, istri ku"
Dessy tersenyum melihat wajah Suaminya yang begitu dekat di depan wajah nya.
" Emmm...morning,
Kenapa kau begitu tampan Kelvin?"
" kau terpesona?" Kelvin bertanya kembali kepada Dessy.
" semua wanita akan terpesona melihat mu dan aku membenci itu"
"Ya tuhan aku merasa bersalah kepada mu karena memiliki wajah tampan" Ucap Kelvin sambil terkekeh.
"tapi kau juga harus tau bahwa dirimu juga begitu cantik, para pria juga pasti banyak yang terpesona oleh mu. aku pun membenci itu" Kelvin berbicara dengan jujur menurutnya istrinya ini adalah wanita yang begitu cantik.
" kau berlebihan Kelvin" Dessy membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya.
"Kelvin..." Panggil Dessy.
"Emmm"
" kapan mama kembali?"
Kelvin mengangkat wajah Dessy agar terlihat olehnya " apa kau merindukan mama, aku akan meminta mereka pulang"
Dessy menggelengkan kepalanya. " jangan Kelvin, kakek masih dalam pengobatan di sana. hanya saja di rumah begitu sepi "
Kelvin mengerti apa yang di rasakan oleh Dessy. karena memang di Rumah Utama hanya ada dirinya dan Dessy. Sedangkan Angel lebih suka di Apartement.
"sebentar lagi rumah utama akan ramai" Ucap Kelvin dengan tersenyum kepada Dessy.
" Wah, benarkan? apa ada acara?" tanya Dessy dengan antusias.
Kelvin menganggukan pelan kepalanya.
" Katakan ada acara apa?" Tanya Dessy lagi.
" Angel dan Wenli akan segera menikah"
Mata Dessy terlihat berbinar senang, bukan hanya senang karena mendengar berita baik itu dia begitu sangat senang bisa berkempul dengan Keluarga dari Kelvin.
apa lagi Orang tua Kelvin begitu menyayangi nya dia merasakan seperti mempunyai orang tua lagi.
" Jadi apa yang kita lakukan hari ini?" Tanya Kelvin yang tangan nya sudah mengusap-usap belakang istrinya.
"Aku hanya ingin di kamar saja Kelvin, bersama mu" Goda Dessy.
__ADS_1
"Wah...kau sudah puas jalan-jalan di kota ini Sayang?" Tanya Kelvin
Dessy menaggukkan kepalanya di dalam pelukkan Kelvin. " apa kau tidak liat belanjaan ku yang begitu banyak" Dessy menunjuk ke arah tumpukan paper bag di sisi kamarnya.
" apa kau marah Kelvin, aku sudah banyak menghabiskan uang mu?" Tanya Dessy yang merasa sedikit tidak enak.
Kelvin membelai wajah halus istrinya. " kenapa meminta maaf! kau tidak salah. Suami mencari uang untuk di habiskan oleh istrinya" hibur Kelvin.
"Terima kasih Kelvin untuk semuanya"
"hei...bisakah berterima kasih nya dengan cara lain?"
Tanpa menunggu Dessy menjawab Kelvin langsung membungkam bibir Dessy dengan bibirnya. Dessy pun membalas ciuman Kelvin. lidah mereka saling beradu di dalam mulut.
Tangan Kelvin sudah mulai menjelajahi perut Dessy dan turun di antara kedua paha nya.
"Ach...Kelvin" terdengar suara desahan Dessy.
"kau sangat menggemaskan sayang"
" Kel,,,vin hentikan" Dessy mengentikan tangan Kelvin yang asik bermain.
" Kenapa sayang?"
" Aku lapar Kelvin"
Kelvin langsung mengentikan aksinya. " Sial " gumam Kelvin, dia langsung duduk di sisi tempat tidur.
"tunggu sayang, aku akan panggilkan pegawai hotel untuk membawa sarapan ke kamar" Kelvin mencium kening Istrinya lalu beranjak pergi ke kamar mandi.
"Aku juga ingin ke kamar mandi, gendong aku" Dessy melentangkan kedua tangan nya.
Kelvin tersenyum melihat tingkah manja istrinya.
" Oh,,, baiklah Tuan Putri" Kelvin melangkah kembali ke tempat tidur dan mengangkat tubuh istrinya ke kamar mandi.
Sedangkan di Restoran Hotel Shima, Anthony dan Jermi sedang sarapan bersama.
Kelvin sudah mengirim pesan kepada Jermi memberi tahu bahwa dia dan Dessy tidak ingin di ganggu.
Jermi pun sudah memberi tahukan kepada Anthony dan Shima.
" Jadi kalian pacaran?" Tanya Jermi dengan santai sambil menikmati sarapan nya.
"Tidak , Iya" Ucap Shima dan Anthony bersamaan.
"Sejak kapan kita berpacaran" Protes Shima.
"Ok, kita tidak pacaran tapi kau adalah calon istri ku" Goda Anthony. Seketika wajah Shima memerah .
" Siapa juga yang mau jadi istri mu!" Shima tampak malu sedangkan Anthony dan Jermi terkekeh melihat Shima salah tingkah.
"So,,,apa yang kita lakukan hari ini?" Tanya Jermi.
"Temani aku berbelanja pakaian, aku tidak membawa pakaian ke sini" Jawab Anthony.
__ADS_1
" tapi aku pinjam uang mu dulu Jermi, aku lupa bawa kartu ku" Ucap nya lagi.
" Tidak, aku belum gajihan" tolak Jermi.
" kau bisa memakai kartu ku" Shima menawarkan kartu nya kepada Anthony.
" Hai,,, aku tidak mungkin menggunakan uang mu my baby"
Shima hanya mengangkat kedua alisnya, terserah Anthony tidak mau menggunakan kartu nya yang penting dirinya sudah menawarkan kartunya. Dia tidak akan memaksa.
"Ayolah Tuan Muda ke dua Zhi, tidak mungkin kau tidak memiliki uang" Bujuk Anthony.
Jermi memutar kedua bola matanya. "Baiklah, bahkan Tuan Muda kedua Lu juga bisa meminjam uang" ejek Jermi.
" Hei,,,aku bukan Tuan Muda kedua, itu bukan posisi ku" elak Anthony.
" lalu posisi siapa?" Tanya Shima sambil meminum jus orange nya.
"Tentu saja itu posisi Senior Joe" Ucap Anthony dengan polosnya.
Tiba-tiba suasana jadi hening ketiganya terdiam dengan pikiran masing-masing.
Bodoh kenapa aku mengatakan nya. batin Anthony.
Memang Keluarga Lu belum secara resmi mengumumkan status Joe dalam keluarga Lu, tapi karena Kelvin sudah menganti dan memasukkan nama Joe pada daftar Keluarga Lu serta mengalihkan beberapa persen saham atas nama Joe secara otomatis Joe juga termasuk Tuan Muda di Keluarga Lu walaupun tidak ada hubungan darah.
"Maksudmu Sekretaris Joe?" Tanya Shima dan Jermi bersamaan.
Anthony ragu untuk menjawab tapi mau bagaimana lagi dia sudah terlanjur membocorkan nya. Cepat atau lambat juga ini akan di ketahui oleh publik.
Anthony menganggukan kepalanya membenarkan apa yang di tanyakan Shima dan jermi.
" Dia adalah adik angkat kak Kelvin"
"Ohh Shitt!...aku suka berkumpul dengan kalian, walaupun tidak baik buat jantung ku" Shima yang tampak antusias.
"Ku harap jantung mu kuat" ejek Jermi.
"Hei my baby jangan kau jadikan ini berita utama di perusahaan mu" Ucap Anthony menatap Shima.
"Uhh...kalau itu sih aku pun tau, aku tidak ingin JM Grup mengancurkan Lang Entertaiment. tapi ini adalah termasuk berita besar sangat menguntungkan perusahaan ayah ku" Ucap Shima sambil tersenyum licik.
Anthony dan Jermi mengangguk setuju apa yang di ucapkan Shima lalu mereka tertawa bersama menjadikan obrolan mereka sebagai lelucuan.
"Tapi, apa kau tidak masalah posisi mu tersingkirkan?" Tanya Jermi.
"tidak, aku tidak mempermasalahkan itu" Jawab Anthony.
" Yah...walaupun di Keluarga Lu aku hanya Tuan Muda Ketiga tapi di Keluarga Anderson aku tetap Tuan Muda Pertama...hahaha" ucapnya lagi dengan bangga.
"Aku hampir saja memuji nya, sebagai pria yang behati besar" gerutu Jermi.
"Sama" sambung Shima.
Jermi dan Shima menggeleng-geleng saja melihat Anthony sedang tertawa bangga.
__ADS_1
Yahh...semua itu memang benar Anthony tetap menjadi Tuan Muda pertama di Keluarga ayahnya yaitu Martin Anderson yang merupakan pengusaha cukup terkenal di Amerika.