Cinta Beda Dunia

Cinta Beda Dunia
episode 10


__ADS_3

makan malam telah selesai tapi marvel belum saja bisa bicara tentang perasaannya itu kepada merta.karena setiap kali marvel hendak menyatakan perasaannya ada saja kendela.


akhirnya mereka pulang,marvel mengantar merta terlebih dahulu.


Sampailah dirumah merta......


"makasih pak,sudah mengantar saya"ucap terimakasih merta kepada marvel.


"iya sama-sama".


"oh iya kaki bapak tadi gak papa?"tanya merta.


"gak papa kok,ya udah saya pulang udah melem ga enak dilihat orang".


"iya pak,sekali lagi makasih".


Marvel pun masuk ke dalam mobil dengan sedikit kesusahan karena belum sembuh.


ternyata batara melihat merta diantar oleh bosnya.dijendela atas,batara curiga dengan marvel dia benar-benar cowo baik atau tidak.


Merta pun masuk ke rumah,ternyata mamah sudah tidur dan papahnya sedang berada diluar kota.sementara ini agam tidak tinggal dirumah merta sebelum merta mencari apa yang membuat agam kesakitan saat masuk rumahnya.


"assalamualaikum"sambil membuka pintu dengan pelan-pelan.


"baru pulang?"tanya batara yang terlihat judes.


"iya kak".


"darimana aja,jam segini baru pulang?".


"merta tadi ada ketemuan sama bos merta"ucapnya.


"bos,kok nganter kamu pulang".


"apa salahnya,lagiankan udah malem mana mungkin biarin merta pulang sendiri".


"kan bisa telfon kakak".

__ADS_1


"merta kira kakak belum pulang,dan pak marvel juga nawarin jadi ga enak lah kalo nolak,kalo ga percaya tanya aja sama agam"sambil naik tangga ke atas.


"merta,kakak belum selesai ngomong".


🌞🌞🌞


pagi yang cerah,hari ini merta tidak berangkat kerja karena cuti.dan hari ini juga tidak kelas dikampusnya.


jadi merta melakukan aktivitas pagi dengan lari pagi disekitaran rumahnya.


seperti biasa agam selalu muncul dimana pun merta berada.


"allo merta".


merta tak menghiraukan karena sedang mendengarkan musik dengan erpohne.


"mertaaaaaa"teriak ditelinga merta.


"apaa si brisik tau".sahut merta sambil melepaskan erpohone dari telingannya.


"ya maaf,elo ngapain ke sini".


"ya ikut lo".


"ga ada kerjaan lain apa"sambil melangkahkan kakinya meninggalkan agam.tetapi agam tetap saja dibelakangnya.


tanpa sengaja merta menabrak orang dijalan ternyata itu derel yang juga sedang lari pagi.


"derel".


"merta"sama-sama terkejut.


"elo ko disini?"tanya merta kenapa derel bisa ada disekitaran komplek rumah merta.


"kebetulan gue tinggal dikomplek ini".


"oh sama dong,ga nyangka ternyata kita sekomplek ya".

__ADS_1


"iyaa ya,btw joging bareng gue yok"ajak derel untuk lari pagi bersamanya.


"boleh yuk".


Mereka pun berlari bersama,sampai merasa haus.akhirnya mereka membeli minuman dan duduk ditaman.


merta ke susahan membuka botol minuman itu,derel pun bergegas mengambil minumannya dan membukanya.


"nih".


"makasih ya derel".


"iyaa sama-sama".


mereka melanjutkan jogingnya,agam merasa iri kepada derel karena agam dihiraukan merta.


Agam pun mencoba ngerjain derel dengan menyandung kakinya,sebenarnya derel sudah melihat tapi ia pura-pura tidak melihat agar ia terjatuh dan agam disalahkan merta nantinya.


dabrukkkk derel terjatuh "derel kamu gak papa,sini gue bantuin ya"ucap merta sambil menolong derel.


Tapi tangan derel sepeetinya terluka merta pun membawanya ke klinik.lagi-lagi derel jadi perhatian merta.


Untungnya tangan derel hanya luka ringan saja.


"makasih ya mer udah nganterin gue ke klinik".


"iya,sama-sama".


Visual derel...



batara...



bersambung......

__ADS_1


__ADS_2