Cinta Beda Dunia

Cinta Beda Dunia
episode 18


__ADS_3

Terlihat dikamar merta merenung,karena harus keluar dari toko roti sayang.padahal disana banyak sekali kenangan merta dengan pak marvel dan teman-teman merta disana.


tak sengaja batara melihat merta sedang merenung.akhirnya batara pun menghampirinya.


"loh,adek kakak belum tidur?"ucap batara sambil duduk disebelah merta.


"kenapa ni merenung bae?".


"eh kak batara".


"kenapa sih,cerita sama kak batara".


"papah nyuruh aku resign".


"terus kenapa kamu sedih".


"ya kan merta udah lama masa main resign aja,kan ga seru".


'oh gue tau,pasti kamu ga mau kan pisah sama bos kamu".


"ngga,kok jadi bos aku".


"kayaknya,merta suka sama si pemilik rotinya".


"ih apa si,ngga".


"hayo pipi merah".


"ee-ee ngga,mana ada".sambil tertawa.


"gitu dong senyum,lagian kan kamu harus fokus sama kuliah kamu.kakak berharap kamu lulus jadi sarjana"pinta batara.


****


Pagi pun tiba......

__ADS_1


Hari ini merta kuliah sore,jadi merta bisa bekerja terlebih dahulu yang terakhir kalinya.


"mah,pah merta pamit berangkat".


"iya hati-hati ya sayang".


"ingat,terakhir".


"iya pah".


merta membawa motor sendiri menuju ke toko roti sayang.rasanya berat sekali,untuk merta karena ia harus risegn.


hari ini merta mendapat jatah untuk mengantarkan pesanan,seperti biasa merta ditemani agam.


saat dirumah bu maya merta kepikiran untuk menunjukan bahwa agam masih ada didunia ini.


"assaala"mualaikum bu maya"ucap merta sambil mengetuk pintu.


"waalaikum'salam"bu maya membuka pintu.


"pagi tante,ini pesanannya"menyodorkan roti pesanan bu maya yang sudah dibungkus rapih.


"boleh,tan"ucap merta.


"tumben merta mau,biasanya dia ga enakan kalo mampir-mampir"ucap agam dalam hati.


"ya sudah ayo masuk,udah lama kita ga ngobrol"ucap bu maya sembari mempersilakan merta masuk dan duduk diruang tamunya.


"mau minum apa?"tanya bu maya kepada merta.


"seadanya aja tante".


"ya sudah,tak buatin.tunggu ya"pergi ke dapur untuk membuat minuman untuk merta.


"merta,emang lo mau apa?".

__ADS_1


"gue itu justru mau bantu,supaya nyokap lo tau kalo anaknya sama gue"ujar merta.


"tapi,apa iya nyakap gue percaya"ucap agam ragu dengan rencana merta.


"iya positif tingking aja,udah kamu tinggal diam aja".


bu maya pun kembali lagi ke ruang tamu dengan membawa secangkir teh dan bolu kukus buatannya.


"ini minumannya,diminum ya sama ini ada bolu kukus buatan ibu"ujar bu maya mempersilakan untuk meminum yang sudah dijamukannya.


"iyaa tante maksih".


"sama-sama".


"oh iya tante,merta boleh ngomong sesuatu?".


"tentu saja boleh,mau ngomong apa?"tanya bu maya penasaran.


"tante,apa tante udah ga mau lihat anak tante".


"maksud kamu gimana,anak saya udah meninggal ya"


"maaf tante,saya ga bermaksud lancang.tapi anak tante disebelah saya".


"ga usah ngaco ya,anak saya itu udah meninggal.dan kamu mana kenal sama anak saya!!.


"anak ibu bernama agam?".


"saya tidak percaya,silakan kamu pulang".


"tapi tan,ini serius".


"merta,kamu tu ga tau tentang keluarga saya".


"tapi saya tau anak tante,dan dia sangat merindukan beliau".

__ADS_1


"mana mungkin agam disini,mana buktinya?"tanya maya kepada merta,dengan meminta bukti kalau agam benar-benar ada disini.


bersambung.....


__ADS_2