Cinta Suci Nadhira

Cinta Suci Nadhira
Marahnya Nathan


__ADS_3

Nadhira yang sedang berada di dalam mobilnya Nathan dia hanya menangis dan terus menangis tanpa membicarakan apa yang terjadi tadi begitu juga dengan Nathan yang tidak bertanya apapun kepada nadhira.


Sedangkan Leo, Revan dan Nanda mereka pulang menggunakan mobil milik Leo dan mereka pun mengikuti Nathan dan nadhira dari belakang, Revan yang tampak cemas saat tadi melihat nadhira yang hanya menangis tetapi belum ia menanyakan keadaan nadhira karena ia yang emosi ketika dia melihat Nikko.


Dan tak lama mereka pun sampai di parkiran Apartemenya nadhira yang memang mereka mengikuti Nathan, Nathan segera keluar begitupun dengan nadhira yang keluar dari mobil Nathan mengikuti Nathan dari belakang.


“Apa kita gak usah ikutin mereka yah”ucap Nanda karena bagaimana pun urusan keluarga harus di selesaikan oleh kekuarga juga.


“Kita ikut aja”ucap Leo yang berjalan lebih dahulu, karena kalau ia pulang kerumah ia akan makin di salahkan oleh Nathan yang dimana tidak bisa menjaga nadhira dengan baik.


Sedangkan Revan dan Nanda hanya mengikuti, apalagi Revan yang sangat cemas atas keadaan nadhira, ia merasa takut kalau sampai Nathan memarahi nadhira apalagi kalau sampai membawa nadhira kembali ke kampung halamannya.


Mereka pun terus berjalan dan sampailah ke Apartemennya nadhira mereka segera masuk dan duduk di ruang tamu Apartemen nadhira.


Nathan yang sangat marah dan tak bisa berkata-kata dengan apa yang terjadi, karena walaupun Nathan yang telah menculik dia tapi nadhira masih saja membela Nikko.


“Kakak tanya sama kamu? Sejak kapan Nikko ganggu kamu?”tanya Nathan karena ia tau sebelum Nikko membawa nadhira pasti ia lebih dulu datang menemui nadhira.


“Sekitar sebulan yang lalu kak”ucap nadhira jujur karena ia yang merasa bersalah karena ia yang tidak memberi tahu Nathan.


“Gue gak bakalan Biarin Nikko ganggu kamu lagi”ucap Nathan yang tampak menahan emosi dengan apa yang terjadi terhadap adiknya.


“Udahlah kak, mungkin Nikko khilaf dan dhira yakin Nikko gak akan pernah ganggu dhira lagi”ucap nadhira yang ia merasakan yakin setelah kejadian ini Nikko tidak akan datang mendekatinya lagi.


“Leo lo tau Nikko selalu ganggu nadhira?”tanya Nathan yang bagaimana pun ia yang di beri amanah oleh Nathan.

__ADS_1


“Maaf nath, gue gak tau kalau Nikko ganggu dhira”ucap Leo karena ia tidak mengetahui apa yang terjadi terhadap nadhira karena ia yang tidak punya waktu harus mengikuti dan ikut campur tentang urusan nadhira.


“Gue kan udah titipin adik gue sama lo Leo. Jadi otomatis lo harus jaga dhira”ucap Nathan yang merasa marah karena leo yang tidak amanah ketika di berikan amanah untuk menjaga nadhira.


“Udah kak jangan nyalahin pak Leo, pak Leo gak salah”ucap nadhira yang kesal karena kakanya malah menyalahkan Leo atas apa yang terjadi.


“Sorry Nath, gue terlalu sibuk jadinya gak sempet perhatiin dhira”ucap Leo yang seolah menjadi orang yang sangat baik saat ia bersama dengan Nathan karena Nathan yang merupakan sahabat baiknya.


“Maafin gue bang Nathan, gue udah tau kalau Nikko selalu ngejar dhira tapi gue gak nyangka Nikko bakal nekat melakukan ini”ucap Revan yang merasa bersalah atas apa yang terjadi kepada nadhira karena ia yang tak bisa menjaga nadhira dengan baik.


“Udahlah kak, disini memang dhira yang salah. Dhira minta maaf”ucap nadhira sambil menangis karena ia yang begitu sakit hati dan merasakan hancur karena melihat kejadian saat Nikko memohon kepadanya.


“Udah dhira, jangan nangis”ucap Nanda yang mencoba membuat nadhira terdiam dan tidak menangis lagi.”Maafin Nanda juga kak Nathan, Nanda gak tau kalau Nikko bakal berbuat seperti itu”ucap Nanda yang merasa menyesal karena telah membiarkan nadhira yang pergi ke toilet sendirian.


Nathan yang merasa bingung atas kejadian ini, ia yang memang sangat kesal dan marah karena Leo yang tidak menjaga nadhira tapi apa boleh buat itupun bukan keinginan mereka untuk hal ini terjadi.


“Maafin dhira juga kak”ucap nadhira sambil menangis dan memeluk kakaknya.


Mereka pun melepaskan pelukannya karena merasa tidak enak oleh Leo dan yang lainnya yang masih berada disana.


“Dhira gue balik dulu yah udah malam”ucap Nanda ia hendak pulang karena memang waktu yang menunjukkan tengah malam.


”Nan temenin aku yah”ucap dhira yang memohon agar Nanda menemaninya agar ia ada teman karena ia yang memang merasa kesepian karena selalu sendiri.


“Iya nan, kamu nginep aja disini sekalian temanin dhira”ucap Nathan agar adiknya ada teman berbicara.

__ADS_1


“Yaudah deh dhira”ucap Nanda yang tidak mampu menolak keinginan sahabatnya karena ia pun masih merasakan khawatir apa yang telah terjadi.


“Yaudah kak kita ke kamar dulu”ucap nadhira yang beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke arah kamar bersama dengan Nanda.


sedangkan para lelaki masih saja duduk di ruang tamu karena hendak berbicara dengan apa yang terjadi tadi sore.


***


Sedangkan Nikko yang pulang dengan wajah yang babak belur akibat dari pukulan Revan dan Nathan yang tanpa ampun serta darah yang berlumuran.


Sonya yang membuka pintunya tampak syok dan kaget karena melihat Nikko yang babak belur.


“Nik kamu kenapa?”tanya Sonya tak kala melihat Nikko yang berlumuran darah dengan wajah yang tak karuan.


Sedangkan Nikko tidak menjawab apapun dari pertanyaannya Sonya dan memilih berjalan meninggalkan Sonya sendirian, ia masih saja kesal karena rencananya gagal bagaimana mungkin padahal ia yang telah merencanakan ini dengan matang terapi malah gagal.


Nikko duduk di sofanya dengan menahan rasa sakit akibat pukulan.


“Sampai kapanpun aku akan selalu kejar kamu dan gak akan ada orang yang berani untuk deketin kamu apalagi milikin kamu”ucap Nikko dengan tersenyum sinis dan memikirkan rencana selanjutnya karena ia yang tak ingin apa yang pernah dia miliki menjadi milik orang lain.


“Nik kamu kenapa?”tanya Sonya menghampiri Nikko dengan membawa semangkok air panas dan handuk karena hendak mengompres lukanya Nikko.


“Jatuh”ucap Nikko dengan singkat karena mana mungkin ia membicarakan apa yang telah terjadi antara dirinya dan nadhira apalagi kalau sampai Sonya tau bahwa dia mengejar nadhira bisa-bisa Sonya ngelabrak nadhira.


“Tapi kok jatuh begini”ucap Sonya yang tidak percaya apa yang di ucapkan suaminya karena ia pun berpikir bagaimana mungkin jatuh sampai luka seperti itu.

__ADS_1


“Terserah”ucap Nikko sambil jalan menuju ke arah kamar meninggalkan Sonya sendirian.


__ADS_2