
Nathan yang akan menginap untuk malam ini karena dia yang sangat lelah serta perjalanan yang cukup jauh sehingga memutuskan untuk tinggal di sana satu malam lagi walaupun kedua orang tuanya sudah menghubunginya untuk pulang karena ada beberapa pekerjaan yang memang harus ia selesaikan di Bandung. Sedangkan Revan juga masih berada di sana duduk bersama Nathan.
“Lo gak akan pulang?”tanya Nathan karena waktu yang memang sudah sore.
“Gue nginep aja bang, kan lo juga nginep”ucap Revan yang enggan pulang karena masih ingin bersama nadhira, sedangkan nadhira berada di kamar bersama dengan Nanda.
“Lo balik aja, gue yang jaga dhira dan ingat yah kalau gue gak ada disini lo jangan nginep”ancam Nathan karena ia takut terjadi sesuatu kepada adiknya.
“Tapi bang untuk hari ini aja yah, kedepannya gak akan”ucap Revan memohon, karena ia yang sangat kangen dan ingin terus bersama dengan nadhira.
“Gak, pokoknya lo pulang gak ada alasan”ucap Nathan sambil menarik Revan untuk segera pulang.
“Tapi bang, gue gak mau sekali aja yah”ucap Revan masih tetap memohon kepada Nathan.
“Kalau lo ngeyel, gue gak akan restuin lo sama dhira”ucap Nathan yang mengancam Revan agar dia mau pulang dan dengan begini pasti Revan ingin pulang.
“Yaudah deh bang”ucap Revan yang dari pada dia tidak di restuin, lebih baik dia mengalah kepada Nathan.
“Yaudah balik sana”ucap Nathan sambil mendorong Revan.
“Tapi bang, boleh yah panggilin dulu dhira”ucap Revan memohon.
“Gak, besok juga lo ketemu dhira, Cepetan sana pulang”ucap Nathan yang mendorong Revan keluar dari Apartemennya nadhira.
“Iya deh bang, jaga dhira yah”ucap Revan yang dengan wajah yang memelas dia berjalan meninggalkan Apartemennya nadhira.
Sedangkan di kamar Nanda dan nadhira tengah curhat dan nadhira merasa senang karena ada teman berbicara karena sebelumnya dia sangat kesepian karena dia tidak kenal banyak orang dan hanya kenal Leo dan Revan yang sangat menyebalkan dan yak bisa di ajak berbicara yang menyenangkan.
“Eh nan kamu udah punya pacar belum?”tanya nadhira yang penasaran dengan kisah cinta Nanda.
__ADS_1
“Belum dhira, mana mungkin sih ada yang mau sama aku”ucap Nanda merendahkan diri.
“Kenapa? Masa gak ada yang mau sama kamu?”tanya nadhira yang tidak percaya atas ucapannya Nanda.
“Iya dhira, mana mungkin ada yang mau sama aku, aku kan cuman orang miskin dan anak yatim piatu”ucap Nanda karena ia yang tidak percaya diri ketika berteman atau berurusan dengan laki-laki apalagi sampai berpacaran karena dia yang sadar bahwa dirinya hanya orang biasa yang tak punya apa-apa.
“Jangan begitu, banyak orang yang gak pandang kaya dan miskin atau punya orang tua dan tidaknya”ucap nadhira yang menghibur Nanda.
“Tapi memang begitu dhira, aku pernah sekali PDKT an sama laki-laki tapi pas dia tau aku miskin dan yatim piatu dia menjauh”ucap Nanda dengan sedih dan menangis.
“Jangan begitulah nan, aku yakin kok pasti akan ada yang tulus mencintai kamu”ucap nadhira memeluk sahabatnya.
“Ia dhira semoga aja yah”ucap Nanda membalas pelukan sahabatnya.
“Eh Gimana kalau kamu sama kak Nathan aja? Kan sama-sama jomblo”ucap nadhira melepaskan pelukannya dari Nanda dan dia mempunyai ide yang bagus dan cemerlang.
“Jangan ngaco deh dhira”ucap Nanda yang kaget karena ucapan sahabatnya, belum juga dia menyembuhkan rasa canggungnya gara-gara tadi udah adalah hal yang membuatnya canggung dan jantung yang berdebar.
”Enggak dhira. Aku bukan typenya kak Nathan, kak Nathan typenya perempuan yang tinggi dan seksi bagaikan model, sedangkan aku hanya remahan rengginang saja”ucap Nanda yang sudah sadar diri, karena dia yang tau dan pernah melihat pacarnya Nathan yang sangat cantik-cantik lebih dari dirinya yang bagaikan langit dan Bumi.
“Jangan begitu, kamu punya kelebihan di antara mereka, kamu baik dan cantik juga kok”ucap nadhira yang berusaha meyakinkan Nanda.
“Tapi dhira, aku yakin, kak Nathan gak bakalan mau sama aku”ucap Nanda yang sangat yakin seribu persen.
“Kalau kak Nathan mau, kamu harus mau yah”ucap Nadhira yang berlari keluar dari kamarnya nanda karena ia yang ingin melihat bagaimana tanggapan sang kakak.
“Dhira tunggu ih, jangan”ucap nanda berteriak saat nadhira berlari keluar dan dia yakin nadhira akan berbicara dengan Nathan dan akan membuatnya yang lebih malu lagi dan canggung.
Sedangkan nadhira berlari ke arah kakaknya yang sedang berdiri di balkon Apartemennya sambil melihat pemandangan yang di hiasi gedung-gedung yang tinggi.
__ADS_1
“Kak Nathan”teriak nadhira yang membuat kakaknya kaget.
“Ada apa dhira? Kenapa ?”tanya Nathan yang panik karena takut terjadi apa-apa kepada adiknya.
“Enggak kak, dhira ada urusan penting sama kakak yang harus dhira bicarakan”ucap nadhira menghampiri kakaknya.
“Urusan apa dhira, sampai kamu lari kaya ketakutan”ucap Nathan heran dan penasaran sebenarnya apa yang akan adiknya bicarakan.
“Kakak jomblo kan?”tanya nadhira karena takutnya kakaknya punya pacar tapi masih belum ingin menikah.
“Iya jomblo kenapa? Mau ngejek”ucap Nathan karena biasanya adiknya yanh suka mengejek dirinya.
“Bukan begitu, kalau kakak jomblo aku jodohin aja sama Nanda”ucap nadhira yang to the point.
“Maksudnya?”tanya Nathan yang bingung ucapan adiknya tersebut.
“Iya kak Nathan pacaran aja sama Nanda, eh jangan pacaran nikah aja”ucap nadhira yang ingin melihat kakaknya menikah dan bahagia bukannya mengurusi hidupnya.
“Jangan ngaco, sana istirahat”ucap Nathan kaget dan langsung mengusir adiknya tersebut.
“Kak ayo lah kak, nikah yah sama Nanda”ucap nadhira yang memaksa.
“Jangan bicara ngaco dhira, kamu asal aja jodohin kakak”ucap Nathan yang bisa-bisanya adiknya punya ide seperti itu entah keluar dari mana.
“Dhira gak asal kok kak, lagian kan Nanda juga jomblo jadi gak ada salahnya kalian bersama”ucap Nadhira yang ingin menang.
“Dhira, kakak gak suka sama nanda dhira”ucap Nathan menjelaskan dan memberikan pengertian.
“Cinta itu bisa datang seiringnya waktu kak”ucap nadhira yang memaksa kepada kakaknya karena menurutnya Nanda adalah jodoh yang baik untuk kakaknya.
__ADS_1
“Udahlah jangan paksa kak dhira, kamu pergi sana istirahat, besok kan harus kerja”ucap Nathan yang mendorong adiknya dan menyuruhnya untuk ke kamar dari pada adiknya yang berbicara semakin kacau balau dan melampai batasnya, Nathan yang tidak ingin dulu menikah sebelum nadhira menikah karena dia yang ingin menjaga adikny.