Cinta Suci Nadhira

Cinta Suci Nadhira
Nadhira tidak percaya


__ADS_3

Nanda yang berada di kamarnya setelah selesai bersih-bersih pun tampak canggung untuk keluar karena dia yang sangat malu kepada nadhira.


“Bodohnya harusnya semalam aku jangan nunggu kak Nathan”ucap Nanda sambil memukul jidatnya karena kesalahpahaman ini menjadi seperti ini padahal ia yang hanya ingin membantu Nathan saja.


“Ah malu harus bagaimana bertemu dengan kayla”ucap Nanda yang menutup matanya dengan selimut karena dia akan bagaimana pandangan nadhira kepadanya apakah nadhira akan menganggapnya perempuan murahan yang bisa tidur bersama dengan laki-laki.


Nanda yang gelisah dan tidak mau keluar kamarnya karena dia yang merasa malu, sedangkan nadhira, Revan dan Nathan sedang berada di meja makan tetapi mereka bukan sedang sarapan tetapi mereka sedang berbicara dengan serius.


“Udahlah kalian kerja aja sana”ucap Nathan menyuruh adiknya dan calon adik iparnya untuk kerja karena dia yang sudah muak di tanya terus oleh mereka.


“Dhira gak mau kerja, dhira mau disini aja”ucap nadhira yang tak ingin bekerja ia ingin menyelesaikan masalah kakaknya dengan Nanda.


“Kerja aja, kakak gak ngapa-ngapain sama Nanda percaya aja”ucap Nathan yang heran karena adiknya yang tidak percaya dengan dirinya.


“Yaudah sayang kalau kamu gak akan kerja, entar kakak izinin sama bang Leo, aku berangkat dulu yah”ucap Revan berpamitan karena dia juga yang tak ingin ikut campur urusan antara nadhira dan Nathan.


“Yaudah sayang hati-hati yah”ucap nadhira yang mengantar Revan keluar dari Apartemennya karena memang dia tak ingin bekerja.


“Dhira kamu harus percaya Kakak dong”ucap Nathan yang kesal karena adiknya yang masih tidak percaya kepada dirinya padahal ia yang memang tidak berbuat apa-apa kepada Nanda.


“Udahlah jangan banyak bicara, bikinin sarapan buat dhira, dhira mau mandi dulu”ucap nadhira yang berjalan menuju ke kamarnya karena dia yang belum mandi karena ia yang malah mengurusin Nathan.


Nathan yang memasak karena bagiamana pun ia merasa kasihan kepada adiknya karena adiknya yang takutnya lapar walaupun ia yang masih dengan mood yang kurang baik.


Sedangkan nadhira yang mandinya dengan cepat karena takut kakaknya kabur apalagi kalau ia tau bahwa orang tua mereka akan datang kesini. Nadhira sebenarnya kasihan kepada Nanda hanya saja ia tau bahwa Nanda juga menyukai Nathan dan semoga saja dengan begini Nathan mau menikah dengan Nanda.


Nadhira yang sudah selesai mandinya dan Nathan juga yang sudah selesai memasak makanan untuk adiknya yang kelaparan.

__ADS_1


“Oh yah kak, Nanda kemana?”tanya nadhira karena sedari tadi dia tidak melihat adanya Nanda di sana.


“Mungkin lagi di kamar”ucap Nathan yang memang dia belum kembali ke kamar setelah tadi ia mandi.


“Yaudah dhira panggil Nanda dulu”ucap nadhira yang hendak berjalan menemui Nanda karena Nanda juga yang harus sarapan.


“Biar kakak aja, kamu sarapan”ucap Nathan yang bagiamana juga dia harus berbicara dengan Nanda tentang masalah tadi agar tidak terjadi kesalahpahaman di antara mereka berdua.


Nathan berjalan menuju kamar Nanda meninggalkan nadhira yang duduk di kursi meja makan sendirian dengan makanan yang sudah Nathan masak, Nathan mengetuk pintu dan langsung membuka pintunya dimana Nanda yang masih terbaring.


“Kamu kenapa?”tanya Nathan saat melihat Nanda yang pakai selimut dan tengah tertidur.


“Enggak kak, Nanda cuman pengen tiduran aja”ucap Nanda padahal ia sangat malu untuk keluar bertemu dengan nadhira pun takutnya nadhira berpikiran yang macam-macam dan menganggapnya menggoda Nathan padahal tidak ada niat sama sekali untuk Nanda berbuat seperti itu.


“Saya tau kamu malu sama dhira, tapi memang kita gak ngapa-ngapain kok buat apa malu”ucap Nathan yang mencoba membujuk Nanda agar keluar.


“Tenang aja, ayo bangun sarapan”ucap Nathan yang menarik tangannya Nanda dan ia juga yang merasa bersalah mengapa ia harus mabuk dan tertidur bersama dengan Nanda.


“Nanda gak laper kak”ucap Nanda padahal ia lapar hanya saja ia sangat malu melebihi apapun apalagi kalau sampai orang tau.


“Ayo Cepetan, atau mau saya gendong”ucap Nathan mengancam Nanda karena dia tau pasti Nanda tidak ingin di gendong sehingga ia bisa mengancam seperti itu.


“Iya Nanda bangun kok”ucap Nanda yang beranjak dari tempat tidurnya mengikuti Nathan dari belakang ia mencoba menahan rasa malunya karena ancaman Nathan.


“Nan lo kenapa?”tanya nadhira karena melihat Nanda yang terlihat tidak semangat.


“Enggak kok, aku baik-baik aja”ucap Nanda tersenyum kepada nadhira.

__ADS_1


“Atau jangan-jangan kamu kelelahan semalam”ucap nadhira yang asal berbicara.


“Dhira bicara apa sih”ucap Nathan yang bagaimana bisa adiknya berpikiran seperti itu kepada nanda.


“Dhira aku beneran gak ngapa-ngapain kok sama kak Nathan”ucap Nanda yang membela dirinya karena memang ia ingat bahwa dirinya dengan Nathan tidak melakukan apapun selain tidur bersama.


“Gak apa-apa ayo duduk”ucap nadhira mempersilahkan Nanda duduk, Nanda pun duduk dengan rasa malunya.


“Dhira aku beneran gak ngapa-ngapain kok sama kak Nathan”ucap Nanda yang berusaha membuat nadhira uang percaya kepadanya karena dia tak ingin kalau sampai nadhira berpikiran aneh-aneh tentang dirinya.


“Iya, makan dulu aja”ucap nadhira yang memakan makanannya ia yang sangat kasihan dengan wajah Nanda yang terlihat malu dan kebingungan bagaimana nadhira percaya tapi nadhira juga berbuat seperti ini hanya ingin kakaknya yang bahagia begitu pun dengan Nanda.


Nanda makan walaupun tidak ada nafsu begitupun dengan Nathan yang mencoba berpikir agar adiknya yang percaya kepadanya.


Sedangkan Revan yang sudah sampai ke perusahaan ia hanya datang sendirian tidak bersama nadhira maupun Nanda, ia masuk kedalam ruangannya Leo yang sudah datang sedari tadi tanpa ia jemput.


“Kenapa lo gak jemput gue?”tanya Leo saat Revan yang masuk kedalam ruangannya.


“Tadinya setelah jemput dhira mau langsung jemput lo bang, hanya saja ada masalah di Apartemen”Ucap Revan yang duduk sambil menghela nafasnya.


“Masalah apa?”tanya Leo yang bingung sambil melihat ke arahnya Revan yang terlihat lelah.”oh yah panggilin dhira bikin gue kopi”ucap Leo yang kembali membuka berkas-berkasnya.


“Dhira izin bang, ada urusan di Apartemennya”ucap Revan yang meminta izin.


“Urusan apa? Dia gak tau apa di kantor banyak kerjaan malah lebih mikirin urusan pribadi”ucap Leo yang kesal karena lagi dan lagi nadhira tidak masuk di saat banyak kerjaan.


“Ada problem bang, bang Nathan ketahuan tidur sama nanda”ucap Revan menjelaskan.

__ADS_1


“Nathan bikin ulah lagi?”tanya Leo karena dia yang tau bagimana sahabatnya itu.


__ADS_2