Cinta Suci Nadhira

Cinta Suci Nadhira
Nathan siap menikahi nanda


__ADS_3

Nanda hanya diam saja dan ia juga merasa menyesal mengapa dia semalam tidak ikut mengantar Nathan ke dalam kamar mungkin tidak akan seperti ini, andai saja penyesalan datangnya di awal bukan di akhir.


“Tante Maafin Nanda tante. Tapi kita bener-bener gak ngelakuin apapun”ucap Nanda sambil bersimpuh duduk di bawah Bu wulan dan pak Angga yang tengah berdiri dengan marah karena dia juga bingung harus berbuat apa.


“Kalau tante mau hukum, hukum Nanda tante, kak Nathan gak salah, ini semua Nanda yang salah”ucap Nanda sambil terus menangis memohon ampun kepada kedua orang tua Nathan.


“Nan berdiri”ucap nadhira yang kasihan karena dia yang melihat sahabatnya harus bersimpuh seperti itu dan ia juga merasa bersalah apakah ini yang terbaik untuk nanda dan Nathan.


“Dhira Maafin aku juga yah, kalau kamu mau benci, benci sama aku sekalian”ucap Nanda sambil menangis ia yang juga bingung harus bagaimana, nadhira pun yang melihat Nanda seperti itu pun menangis karena tak tega melihat Nanda yang seperti itu.


“Nan lo berdiri”ucap Nathan berteriak meminta Nanda untuk berdiri karena dia juga yang sebagai lelaki tidak tega melihat Nanda yang seperti itu.


“Nan udah berdiri jangan begitu”ucap nadhira tidak tega melihat sahabatnya itu.


“Enggak kak, Nanda gak akan berdiri sebelum om sama tante Maafin Nanda”ucap Nanda dengan terus menangis memohon maaf dari orang tuanya Nathan.


“Iya Nathan tanggung jawab, Nathan bakal nikahin Nanda”ucap Nathan karena merasa kasihan kepada Nanda bagaimana pun juga dia salah jadi ia harus ikut menanggung akibatnya.


Semua orang yang mendengar itu kaget bagaimana bisa Nathan mengiyakan permintaan mereka apakah Nathan mencintai Nanda?, Nanda juga yang mendengar itu semua pun ia kaget karena dia yang mendengar Nathan akan menikahinya seketika dia berdiri sambil melihat ke arahnya Nathan.


“Kak”ucap Nanda yang kaget dan juga ia harus menjawab bagaimana dia tidak dapat menolak.


“Iya aku mau nikahin kamu”ucap Nathan dengan lembur agar Nanda juga yang tidak terlalu ketakutan dan tegang.

__ADS_1


“Tapi kak”ucap Nanda yang masih tidak percaya sekaligus dia yang tidak ingin menikah disaat seperti ini apalagi dengan kesalahpahaman ini.


“Itu keputusan yang bener”ucap pak Angga yang tenang karena anaknya yang mau menikahi Nanda walaupun mereka juga tak tau apa yang terjadi terhadap Nanda dan Nathan.


“Semuanya duduk dulu karena masalahnya udah Clear”ucap Bu Wulan menyuruh semuanya untuk duduk karena tadi mereka yang emosi sehingga mereka yang berdiri.


“Tapi aku minta setelah aku menikah sama Nanda, dhira juga menikah”ucap Nathan karena dia juga yang khawatir kepada adiknya yang tinggal jauh dari orang tua apalagi bayang-bayang Nikko yang masih menghantui Nathan takutnya Nikko yang mengejar terus nadhira.


“Gimana aku mau nikah kalau kak Revannya aja belum lamar dhira, masa dhira yang harus lamar kak Revan kan gak mungkin”ucap nadhira yang menurutnya ucapan kakaknya itu sangat aneh dan tidak masuk di akal.


“Masalah Revan biar gue yang bicara”ucap Nathan dengan serius karena ia ingin adiknya yang segera menikah agar dia yang bisa memberikan dan menitipkan adiknya kepada orang yang tepat.


“Jangan dulu urusin dhira, urusin kapan kamu mau menikahi Nanda”ucap pak Angga yang malah anaknya membicarakan hal yang lain bukannya pak Angga tak ingin nadhira menikah hanya saja dia takut kalau sampai anaknya yang masih belum siap menikah.


“Jangan besok juga dong, tanya dulu sama Nanda”ucap dhira yang kaget karena mana mungkin secepat itu pasti Nanda yang akan syok.


“Nan kamu siap menikah sama Nathan?”tanya Bu Wulan dengan lembut karena dia juga yang merasa kasihan melihat Nanda yang sedari tadi hanya diam dan menangis.


“Kalau Nanda terserah Kak Nathan saja, hanya saja Nanda cuman mau bilang sama om dan tante kalau Nanda anak yatim piatu dan Nanda juga bukan orang yang berada”ucap Nanda karena dia yang takut kalau orang tuanya Nathan tak setuju dengan dirinya karena kebayanyakan orang yang selalu memandang rendah dirinya.


“Tenang sayang, tante udah tau semua kok tentang kamu, kamu jangan khawatir yah tante akan terima kamu apa adanya”ucap Bu Wulan memeluk Nanda karena emosinya yang sudah mulai mereda, ia juga tau dari nadhira kalau memang Nathan dan Nanda tidak melakukan apapun hanya saja ini menjadi kesempatan untuk mereka agar membuat Nathan mau menikah apalagi Nanda yang merupakan perempuan baik-baik beda dengan perempuan yang selalu di bawa oleh Nathan.


“Makasih tante”ucap Nanda tersenyum karena ia lega keluarga Nathan menerimanya.

__ADS_1


“Jadi kamu kapan siap menikah?”tanya pak Angga yang tidak sabar ingin menikahkan Nathan karena takutnya Nathan yang berubah pikiran.


“Nanda ikut keputusan om saja, hanya saja Nanda perlu membuat surat cuti dari perusahaan”ucap Nanda yang tidak bisa mendadak apalagi Leo yang terkenal tegasnya dan disiplinnya.


“Masalah cuti biar gue yang urus, minggu depan kita menikah”ucap Nathan dengan serius.


“Minggu depan?”Nanda kaget karena dia juga yang harus persiapan dan memberitahukan sang nenek takutnya kalau neneknya tau dia akan kaget.


“Kenapa lo gak mau?”tanya Nathan sambil melihat ke arah Nanda yang duduk di dekat ibunya.


“Bukan begitu kak, tapi kan aku harus kasih tau nenek dulu”ucap Nanda yang tidak bisa mendadak takutnya neneknya syok dan berpikiran yang negatif kepada dirinya.


“Yaudah om sama tante kasih kamu waktu kamu satu bulan buat memikirkan pernikahan kalian, dan kamu Nath pulang dulu ke Bandung”ucap pak Angga yang takut terjadi sesuatu lagi antara anaknya dan juga nanda.


“Tapi pah, Nathan masih banyak kerjaan di Jakarta”ucap Nathan yang masih banyak beberapa proyek yang harus ia kerjakan di Jakarta.


“Yaudah kamu tinggal dulu di hotel aja”ucap pak Angga dengan tegas karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan.


“Tapi pah kan boros. Disini juga Nathan gak bakalan berbuat apa-apa kok sama nanda tenang aja”ucap Nathan yang memang dia tidak berniat buruk kepada nanda.


“Kamu tinggal di rumah Leo aja dulu”ucap Bu Wulan memberikan ide.


“Yaudah deh”ucap Nathan yang tak bisa menolak ia terpaksa harus menginap di tempatnya leo padahal

__ADS_1


Ia juga tidak sebejad apa yang orang lain pikirkan.


__ADS_2