
Keluarga Revan yang sudah sampai di rumahnya nadhira dan di sambut baik oleh orang tuanya nadhira. Lamaran ini tertutup sehingga hanya di saksikan oleh orang terdekat saja.
”selamat datang Silahkan masuk”ucap Bu wulan dengan ramah menyuruh keluarga Revan untuk masuk, ini kali pertama keluarga Revan dan nadhira bertemu.
“Ia terima kasih Bu”ucap Bu Raline orang tuanya Leo, sebagai seorang kakak Bu Raline yang mencoba lebih ramah karena sang adik yang masih pemalu.
“Silahkan duduk semuanya”ucap Bu wulan lagi dengan ramah mempersilahkan tamu untuk duduk.
“Terima kasih Bu wulan”ucap Bu Vania orang tuanya Revan.
Mereka duduk di kursi karena acara memang akan segera di mulai, Revan yang sangat gugup dan gelisah dengan keringat yang membasahinya. Ia yang juga tak menyangka ia akan berada di titik ini, titik dimana selangkah lagi ia akan menjadi suaminya nadhira.
Kelurga Revan yang datang hanya Leo serta kedua orang tuanya dan juga Revan serta kedua orang tuanya, karena Leo yang dan kekuarganya yang lebih mengenal kelurga nadhira dari pada keluarga Revan.
Sedangkan nadhira yang juga bahagia walaupun ia yang masih trauma dengan kejadian dahulu kala saat ia bersama dengan Nikko tapi nadhira yakin Revan tidak akan seperti Nikko yang brengsek.
Sedangkan Leo kalau bukan karena dia di paksa oleh orang tuanya ia tak ingin datang kesini karena pada akhirnya ia pasti akan di ejek karena ia yang di dahulu oleh Revan padahal Revan lebih muda 6 tahun darinya.
Pembukaan pertunangan pun telah di buka dengan sambutan dari masing-mading keluarga. Revan sudah menyematkan cincin pertunangan untuk nadhira yang terlihat manis di jari nadhira.
Acara demi acara akhirnya selesai dan tinggal mereka menikmati makanan yang sudah di sediakan tuan rumah.
“Silahkan dinikmati makanannya”ucap hu wulan.
__ADS_1
“Terima kasih Bu”ucap semuanya. Mereka saling bercanda dan tertawa begitupun Revan yang sudah mulai bisa tertawa karena dia yang sudah tidak tegang lagi.
Sedangkan Leo melihat Nathan seperti ada masalah.
“Nath ayo kita ngobrol di atas”ajak Leo karena dia yang melihat wajahnya Nathan seperti mempunyai masalah.
“Oke”ucap Nathan yang bersedia.
“Sayang aku ngobrol dulu sama Leo yah”ucap Nathan berpamitan kepada Nanda.
“Iya kak”ucap Nanda tersenyum sambil melihat sang Suami yang pergi bersama dengan Leo.
Nathan dan Leo pergi ke atas untuk mengobrol karena masing-masing di antara mereka sedang mempunyai masalah yang sangat runyam.
“Gue semalam gak pulang ke hotel. Begonya gue malah berangkat ke Apartemennya Angeline”ucap Nathan sambil menggaruk kepalanya.
“Lo gila apa? Udah gue bilang dari kemarin lo jangan deketin lagi Angeline, lo udah nikah Nath”ucap leo yang kesal dan juga dia yang merasa kasihan kepada Nanda kalau Nanda yang harus di perlakukan seperti itu.
“Bukannya begitu tapi gue cuman datang untuk memberikan penjelasan aja kepada Angeline agar gak ganggu gue lagi”ucap Nathan dengan santainya dia tidak memikirkan bagaimana perasaannya Nanda.
“Terus kenapa lo memberi penjelasan sampai gak pulang? Kan lo bisa pulang dan temenin lagi Nanda?”tanya leo karena menurutnya harusnya Nathan bisa pulang karena mungkin berbicara dengan Angeline tak akan selama itu.
“Gue khilaf Nath, tapi gue beneran gak ngapa-ngapain gue cuman ciuman aja sama dia”ucap Nathan yang mencoba jujur.
__ADS_1
“Lo gila apa Nath, itu juga lo brengsek lo Biarin Nanda sendirian sedangkan lo sama orang lain. Gue gak apa-apa kalau lo brengsek sebelum menikah tapi gue harap kalau lo udah menikah yah lo setia lah”ucap Leo yanh tak habis pikir dengan kelakuan sahabatnya, dia memaklumi saat Nathan yang sering mainin perempuan saat sebelum menikah tetapi kalau sudah menikah itu hal yang berbeda.
“Gue tau gue gila Leo, tapi gue gak akan ngulangi itu semua, gue khilaf dan gue juga takut kalau sampai orang tua gue tau bisa-bisa gue di gantung”ucap Nathan yang akan bagaimana apalagi ia ketahuan oleh ayahnya apalagi orang tuanya yang sangat menyayangi Nanda.
“Lo cuman takut sama orang tua? Lo gak kasihan sama Nanda, dia pasti nunggu lo semalaman Nath”ucap Leo yang mengeleng-geleng kepalanya ia yang kesal sekaligus gemas dengan tingkah laku sahabatnya itu. Walaupun dia bukan siapa-siapa Nanda dan hanya sebatas bos nya saja tetapi Leo merasa kasihan kepada Nanda apalagi Nanda orang yang sangat baik dan polos berbeda jauh dengan Nathan yang Playboy.
“Gue juga udah minta maaf dan mengakui gue salah tapi gue gak bilang kalau gue yang Abis dari tempatnya Angeline, gue juga kasihan sama Nanda makannya gue gak jujur”ucap Nathan yang masih memikirkan sang istri, ia juga kasihan dan merasa sangat bodoh karena meninggalkan istrinya di malam pertama.
**
Sedangkan Nikko yang melihat rumah nadhira penuh dengan tamu, ia mendapatkan info dari tetangganya bahwa hari ini nadhira ada acara lamaran dengan Revan. Nikko masih belum menyerah untuk mendapatkan nadhira ia akan berusaha agar nadhira kembali kepadanya.
“Dhira. Aku gak akan Biarin kamu menikah sama orang lain sampai kapanpun kamu harus menjadi milik aku”ucap Nikko sambil melihat ke arah rumahnya Nadhira yang penuh dengan tamu.
“Awas aja Revan gue akan nyingkirin lo, gue gak akan ngelepasin lo begitu saja, lo udah rebut nadhira dari gue lo harus ambil konsekuensinya”ucap Nikko yang tak lama melihat nadhira bersama dengan Revan duduk berdua di kursi taman.
“Kenapa telinganya merah begitu?”tanya nadhira saat melihat revan yang masih saja gugup padahal proses lamaran juga sudah selesai dan tinggal menikmati makanan saja.
“Aku cuman gak nyangka aja akhirnya kamu mau nerima lamaran aku, gak sia-sia aku ngejar kamu”ucap Revan sambil memandang wajah nadhira yang terlihat sangat cantik dan mempesona, membuat Revan yang mereka beruntung karena mendapatkan cintanya nadhira.
“Gak usah begitu, aku juga merasa bersyukur banget menemukan pendamping seperti kamu, aku berharap kita bisa melewati cobaan kedepannya”ucap nadhira yang sebenarnya dia masih merasa trauma tentang pertunangan dengan Nikko bayang-bayang di khianati itu masih ada di dalam dirinya itu tetapi ia yang mencoba menerima karena dia yakin bahwa Revan tak akan seperti Nikko.
“Aku juga merasa bersyukur dan aku janji aku gak bakalan bikin kamu kecewa. Aku akan buat kamu bahagia dan selalu ada di samping kamu”ucap Revan sambil memegang tangannya nadhira sambil memandang sang tunangan yang sebentar lagi akan menjadi istrinya itu.
__ADS_1