
Nadhira yang keluar dari Apartemenya ia hendak berangkat sendiri karena Revan yang harus menjemput Leo. Nadhira berjalan menuju mobilnya yang terparkir di parkiran Apatemennya.
“Dhira gue mau bicara”ucap seseorang yang datang mendekat tak kala nadhira hendak membuka pintu mobilnya.
Nadhira diam sebentar sampai ia sadar siapa yang memanggil dirinya, itu adalah orang yang pernah ia cintai siapa lagi kalau bukan Nikko.
“Bicara apa nik, gak ada yang harus kita bicarakan”ucap nadhira yang tak ingin ada urusan lagi dengan Nikko dia sudah tampak muak dan rasanya ia tak ingin bertemu nikko lagi.
“Gue mau bicara, ada banyak hal yang harus gue bicarakan sama lo dhira”ucap nikko dengan tatapan memohonnya.
“Apalagi sih nik, gak ada yang harus kita bicarakan. Semuanya udah selesai”ucap nadhira yang berhadapan dengan Nikko yang tetap saja mengejar nadhira.
“Kita masih belum selesai dhira, please gue mau bicara sama lo, gue minta waktu gak lama kok, gue cuman mau memperjelas semuanya aja”ucap Nikko yang memohon dan semoga saja nadhira luluh dan mau berbicara dengannya karena bagaimanapun Nikko masih belum melupakan nadhira.
“Apalagi Nikko, semuanya udah selesai dan gak ada lagi yang harus kita bicarakan. Aku mohon nik jangan pernah ganggu aku lagi”ucap nadhira yang memohon karena dia yang sudah lelah dan cape kalau harus terus meladeni Nikko.
“Gue minta waktu, 10 menit aja bicara dhira”ucap Nikko yang tetap saja meminta waktu walaupun nadhira menolak.
“Udah nik, gak ada yang bisa kita bicarain. Udah aku mau berangkat kerja”ucap nadhira yang membuka pintu mobilnya dan malah tangannya di cekal oleh Nikko.
“Gue mohon dhira. Sekali ini aja lo mau bicara sama gue”ucap nikko memohon dengan tatapan memelasnya. Ia yang berusaha sangat keras agar nadhira tersentuh dan kembali lagi kepadanya.
__ADS_1
“Lepasin aku nik, aku mau kerja nanti kesiangan”ucap nadhira yang mencoba melepaskan cekalan tangannya dari Nikko.
“Gak bakalan gue lepasin sampai lo mau bicara sama gue”ucap Nikko yang malah memegang nadhira dengan keras dan membuat nadhira kesakitan.
“Udah nik, lepasin tangan aku sakit”ucap nadhira dengan mata yang mulai berkaca-kaca karena menahan sakit akibat cekalan dari Nikko.
“Lepasin tunangan gue”ucap Revan yang datang karena dia yang khawatir dengan sang kekasih karena sedari tadi telponnya tidak di angkat.
“Kak, katanya gak bisa jemput”ucap nadhira sambil melihat ke arahnya datangnya Revan, nadhira sangat lega dengan datangnya Revan dengan begitu nikko tidak akan berbuat apa-apa karena adanya Revan.
“Iya tadi bang Leo pergi sendiri jadi gak usah di jemput”ucap Revan yang mendekat sambil memegang tangannya nadhira.
“Dhira, gue mau Bicara sama lo, jangan mengalihkan pembicaraan”ucap Nikko yang kesal karena Revan yang datang dengan tiba-tiba dan membuat rencananya gagal untuk membuat nadhira berbicara dengannya.
“Awas aja gue gak akan buat lo tenang dhira. Gue juga gak akan Biarin kalian bahagia”ucap nikko yang percuma berbicara dengan nadhira pun karena adanya revan.
Nikko berjalan meninggalkan nadhira dan revan yang masih sendirian sedangkan nadhira tampak ke takutan dengan semua ucapan yang nikko ucapkan.
“Kamu kenapa?”tanya revan yang melihat tunangannya tidak baik-baik saja.
“Aku takut kak kalau sampai nikko berbuat apa-apa, Nikko orang yang nekat”ucap nadhira yang gemetar takut dengan ancaman yang di ucapkan oleh nikko, karena setelah kejadian nikko menculiknya nadhira sangat ketakutan, nadhira juga tidak berani melapor polisi karena kalau nikko di penjara kasihan Sonya yang sedang hamil besar, sebenci-bencinya nadhira kepada Sonya masih tetap ada hati nurani nadhira yang tak ingin sahabatnya itu kesusahan.
__ADS_1
“Udah tenang aja sayang. Aku akan selalu jaga kamu kok, kamu juga harus percaya bahwa aku akan baik-baik saja gak akan ada hal yang terjadi sama kita apalagi hubungan kita”ucap Revan yang mencoba menghibur nadhira sambil memeluknya sedangkan nadhira tampak berkaca-kaca.
“Semoga aja yah kak, aku takut banget”ucap nadhira yang masih tetap saja takut walaupun revan sudah menenangkannya.
“Tenang aja kamu jangan takut ada aku disini yang akan menjaga kamu, ayo masuk ke mobil aku aja”ucap Revan yang menggandeng tangannya nadhira dan nadhira masuk ke dalam mobilnya begitupun dengan Revan.
Sedangkan Nanda yang berada di kereta pun tampak bersedih dan menangis karena tak mampu menahan rasa sedihnya, ia pikir setelah menikah Nathan akan mencintainya tetapi Nathan sama sekali tidak mencintainya waktu pun yak pernah Nathan berikan untuknya.
“Kenapa neng?”tanya seseorang saat Nanda yang mengis.
“Enggak Bu. Cuman kelilipan saja”ucap Nanda berbohong ia mencoba mengusapnya agar tidak ketahuan orang lain bahwa ia menangis.
Nanda mencoba tegar kembali dan tak menangis karena malu sama tatapan orang lain saat dia menangis. ia membaca buku agar ia lupa dan tidak bersedih lagi.
Sedangkan Sonya yang berada di rumah dan tampak kesal karena sang suami yang masih lagi tetapi sudah berangkat bekerja, Nikko sudah mendapatkan pekerjaan di Jakarta ia bekerja di perusahaan pamannya.
“Sial Nikko pagi-pagi udah ninggalin gue”ucap Sonya yang kesal dengan semua kelakuan Nikko.
“Apa jangan-jangan Nikko nemuin dhira lagi”ucap Sonya yang mulai berpikiran negatif karena ia yang tau bagaimana Nikko ia takut kalau sampai Nikko kembali lagi sama nadhira apalagi ia yang sedang hamil besar.
Sonya bersiap-siap ia hendak melabrak nadhira karena ia yang masih kesal karena Nikko yang terus saja mengejar nadhira, dari awal Nikko memamg hanya mencintai nadhira tetapi untuk laki-laki sebrengsek Nikko pacaran tampak melakukan apapun adalah hal yang membosankan sampai di suatu ketika Sonya dan Nikko tidak sengaja bertemu di sebuah hotel saat mereka sedang liburan masing-masing dan dari sanalah semuanya terjadi, Sonya yang memang mencintai Nikko karena Nikko yang tipenya perhatian dan selalu memanjakan pasangannya. Sedangkan Nikko yang merasa nafsunya terlampiaskan kepada Sonya sehingga Nikko lupa diri dan terus menerus melakukan hubungan itu tanpa berpikir bagaimana kalau ia ketahuan oleh nadhira.
__ADS_1
Sonya yang sudah siap ia keluar dari rumahnya dan memesan taksi menuju tempat kerjanya nadhira sekaligus ia ingin mempermalukan nadhira semoga saja dengan begitu nadhira maupun Nikko tidak akan pernah kembali lagi bersama.