
Nadhira yang melihat Nathan dan Nanda tengah tidur berdua ia juga tampak kaget dan syok tapi dia segera membawa handphone untuk memotret itu agar dia punya bukti yang kuat dan kesempatan untuk sang kakak agar mau menikah.
Nadhira segera memotret sang kakak dan segera mengirim kepada kedua orang tuanya tentang kejadian ini semua bagaimanapun juga Nathan harus bertanggung jawab apa yang terjadi.
“Kak Nathan, Nanda”teriak nadhira yang sudah memotret mereka dan berpura-pura syok.
“Apa sih dhira”ucap Nathan dengan mata yang masih merem karena dia yang mendengar suara teriakan sang adik.
“Kak Nathan bangun apa ka Nathan gak sadar apa yang kak Nathan lakukan”ucap nadhira yang masih berteriak karena sang kakak yang masih tidak bangun juga.
“Apaan sih dhira, ini masih pagi”ucap Nanda sambil mengucek matanya karena dia yang mendengar teriakan dari nadhira yang sangat keras.
“Kalian sadar gak sih apa yang kalian lakukan?”tanya nadhira sambil terus melihat ke arah mereka berdua yang masih bangun.
“Ahh”teriak Nanda karena dia yang keget karena di sampingnya ada Nathan yang juga baru bangun tidur.
“Apaan sih teriak-teriak”ucap Nathan yang biasa saja dan tidak di ambil pusing karena dia memang tidak ngapa-ngapain hanya tidur berdua saja.
“Kak Nathan ngapain aku?”tanya Nanda yang kaget karena bagiamana bisa dia satu kamar bersama Nathan, dia juga mengecek pakaiannya, untung saja pakaiannya masih ia kenakan.
“Santai aja gue gak ngapa-ngapain lo kok”ucap Nathan yang berdiri karena ia yang hendak menuju ke kamar mandi untuk mandi.
“Gak ngapa-ngapain Gimana? Itu kak Nathan gak pake baju”tanya nadhira saat kakaknya yang memang tidak mengenakan pakaian dan hanya celana pendek saja.
__ADS_1
“Percaya kakak dhira, kakak gak ngapa-ngapain semalam cuman gerah aja”ucap Nathan membela diri.
“Kak Nathan jangan bohong, dhira gak percaya sama kakak”ucap nadhira yang marah karena kakaknya yang masih saja tidak menjawab dengan benar pertanyaan nadhira dan malah berlalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri karena badannya yang terasa sangat lengket.
“Dhira maaf tapi ini gak sama dengan apa yang kamu pikirkan”ucap Nanda yang mencoba membuat nadhira mempercayainya karena memang dia tidak merasa berbuat apa-apa.
“Nan kamu jangan minta maaf aku tau kok kamu cuman korban dan kak Nathan yang salah”ucap nadhira yang mencoba membuat Nanda tidak merasa bersalah karena nadhira hanya ingin kakaknya yang segera menikah dan dhira berharap dengan ini Nathan mau menikah.
“Tapi dhira aku gak ngapa-ngapain kok, aku beneran gak bohong”ucap Nanda yang membela karena takut dia di anggap perempuan murahan karena memamg dia tidak ngapa-ngapain, Nanda dengan wajah yang ketakutannya dan merasa bersalah mengapa semalam dia tidak pergi saja seharusnya dia tidak mengikuti Nathan masuk ke dalam kamarnya.
“Kamu bersih-bersih dulu, aku keluar dulu ada tamu”ucap nadhira yang keluar karena dia mendengar suara bel dan siapa lagi yang datang sepagi ini kalau bukan Revan yang ingin menjemputnya bekerja.
“Tumben belum siap-siap?”tanya Revan setelah nadhira yang membuka pintunya dan terlihat nadhira yang masih mengenakan baju tidur dan belum bersiap-siap.
“Masalah apa?”tanya Revan ia ingin tau dan penasaran sebenarnya masalah apa yang menimpa nadhira.
“Kak Nathan bikin masalah”ucap nadhira yang memberikan minuman kepada Revan dan duduk di depan Revan.
“Bang Nathan bikin ribut apa? Ngehamilin orang?”tanya Revan karena ia tau bagaimana kelakuan Nathan karena ia yang sering berkumpul bersama dengan Leo dan Nathan.
“Gue gak sebrengsek itu kali”ucap Nathan yang keluar dari kamarnya Nanda setelah mandi dan terlihat rambutnya yang masih basah.
“Bang lo ngapain keluar dari kamarnya Nanda?”tanya Revan yang penasaran dan ingin tau sebenarnya Nathan melakukan apa.
__ADS_1
“Gue Abis mandi. Lo ribut banget”ucap Nathan yang minum karena dia yang haus apalagi kepalanya yang masih pusing karena semalam dia yang kebanyakan minum.
“Jangan-jangan bang Nathan tidur sama Nanda?”tanya Revan dengan polosnya dan hanya bercanda.
“Iya gue tidur sama Nanda”ucap Nathan dengan santainya karena memang ia merasa hanya tidur dan tidak melakukan apa-apa.
“Tidur”ucap Revan yang seketika bengong karena mendengar ucapan dari Nathan dan berharap Nathan hanya berbohong.
“Iya itu masalahnya, kak Nathan tidur sama Nanda jadi aku ingin menyelesaikan masalah ini”ucap nadhira yang memang masalah ini harus selesai karena dia yang merasa kasihan kepada Nanda takut Nanda yang merasa malu dan sakit hati.
“Apa yang harus di selesaikan sih dhira, kakak cuman tidur sama Nanda aja, kakak gak ngapa-ngapain Nanda”ucap Nathan yang duduk bersama dengan nadhira dan Revan.
“Dhira gak percaya, dhira yakin kakak berbuat hal-hal aneh kepada Nanda”ucap nadhira yang enggan percaya kepada kakaknya itu takutnya Nathan menodai sahabatnya itu.
“Dhira kamu gak percaya sama kakak? Kakak memang gak ngapa-ngapain kok, kakak hanya tidur aja gak lebih”ucap Nathan membela diri.
“Tapi gue gak percaya bang, lo gak mungkin cuman tidur aja sama Nanda lo pasti berbuat yang aneh-aneh sama Nanda”ucap Revan yang menolak percaya dengan apa yang ia bicarakan.
“Lo sama berpikiran negatifnya sama dhira”ucap Nathan yang kesal karena bukannya Revan membelanya tetapi malah ikut memojokkannya.
“Bagaimana kita gak berpikiran aneh bang Nathan aja gitu”ucap Revan yang tau bagaimana busuknya Nathan.
“Gue memang brengsek dan Playboy tapi gue gak mungkin nidurin perempuan seperti Nanda yang polos begitu”ucap Nathan karena menurutnya Nanda adalah perempuan yang baik-baik dan tidak akan mau kalau berbuat seperti itu beda dengan perempuan yang ia kenal, hanya saja dia tidak pernah berani tidur bersama wanita apalagi menghamilinya karena dia yang masih ingat bahwa dia mempunyai adik takutnya karma yang ia perbuat malah kepada adiknya dan benar saja walaupun nadhira tidak hamil tetapi nadhira yang disakiti oleh laki-laki.
__ADS_1
“Pokoknya dhira gak tau apa yang kalian lakukan, sebagai laki-laki kakak harus bertanggung jawab kepada Nanda”ucap nadhira yang mempunyai kesempatan untuk menyuruh kakaknya menikah dan bagaimana juga Nanda adalah orang yang baik dan juga bisa merubah Nathan untuk hidup lebih baik dan akan sangat bahagia apabila Nanda menjadi saudara iparnya nandhira karena Nanda yang sangat sayang kepadanya dan pengertian.