Cinta Suci Nadhira

Cinta Suci Nadhira
Menunggu nathan


__ADS_3

Neneknya Nanda pun menitipkan Nanda kepada Nathan karena Nanda yang hanya seorang diri tidak mempunyai keluarga lain. Pernikahan Nanda dan Nathan pun selesai semua keluarga sudah pulang termasuk keluarga Nathan juga sudah pulang. Sedangkan keluarganya Revan masih menginap di hotel karena besok mereka yang akan membicarakan pernikahan nadhira dan juga Revan.


Nathan dan Nanda sudah berada di kamar hotel yang sudah di pesan oleh keluarganya Nathan agar mereka nyaman dan tenang tidak merasa canggung atau ada gangguan dari orang lain.


“Nanda mandi duluan yah kak”ucap Nanda karena memang badannya yang lengket karena seharian memakai pakaian pengantin yang cukup membuatnya ribet karena tidak terbiasa memakai gaun mewah.


“Yaudah lo mandi dulu aja, gue nyusul”ucap Nathan yang masih duduk di sofanya sambil memainkan handphonenya.


Nanda tidak yang membuka gaun pengantinnya dan segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan Nathan menerima telpon dari seseorang yang ingin menemuinya.


Setelah mengangkat telpon itu Nathan pergi meninggalkan hotel tanpa meminta izin kepada Nanda karena Nanda yang tengah berada di kamar mandi.


Hampir 30 menit Nanda membersihkan badannya dengan sangat wangi karena bagaimana pun ini adalah malam pertamanya bersama dengan Nathan ia harus terlihat sangat cantik agar Nathan tidak menyesal menikah dengannya. Nanda mengenakan lingerie warna pink agar terlihat cantik dan sexy, Nanda keluar dari kamar mandi berharap Nathan berada di sana tapi ternyata di kamarnya tidak ada siapa-siapa.


“Kak Nathan?”panggil Nanda sambil melihat ke kiri dan kekanan berharap Nathan ada disini.


“Kemana kak Nathan, katanya tadi mau nyusul mandi”ucap Nanda yang bingung dan mencoba mencari handphonenya untuk menelpon Nathan tetapi tidak kunjung nathan angkat.


“Mungkin kak Nathan ada urusan”ucap Nanda berpikiran positif tidak memikirkan yang aneh-aneh ia duduk sambil memainkan ponselnya menunggu Nathan pulang.


Sedangkan Nathan sedang berada di salah satu Apartem bersama seorang wanita yang tadi datang ke pernikahannya dan membuat tingkah Nathan yang berubah.


“Nath kamu datang juga”ucap Angeline yang tersenyum bahagia karena orang yang dia tunggu datang juga.

__ADS_1


“Ia gue datang, kenapa?”tanya Nathan dengan simpel.


“Lo jahat banget nikah tiba-tiba begini, katanya lo mau nunggu gue pulang baru menikah”ucap Angeline yang mencoba menggoda Nathan.


“Udah Angel. Semuanya udah terlambat gue udah menikah dan gak bisa bersama lagi sama lo”ucap Nathan yang dalam hatinya pun masih ada rasa cintanya untuk Angeline hanya saja dia sudah terlanjur menikah dengan Nanda, andai saja Angeline datang lebih cepat ia yakin bahwa Nathan tidak akan di paksa untuk menikah dengan Nanda.


“Nath bukannya lo yang bilang bahwa lo suka sama gue dan akan menunggu gue, kenapa lo tega ninggalin gue nikah”ucap Angeline yang tidak terima Nathan menikah bersama dengan orang lain.


“Angel gue udah nunggu lo selama bertahun-tahun berharap lo balik dan memuin gue lagi tapi apa lo sama sekali gak ada kabar sama gue, sampai akhirnya orang tua gue yang memaksa gue menikah dengan Nanda”ucap Nathan dengan prustasi padahal ia sudah berusaha melupakan Angeline, ia juga berharap dengan kehadiran Nanda dia akan lupa dengan Angeline.


“Gue gak masalah lo pacaran sama siapa aja nath, tapi kenapa lo nikah, kenapa lo mau di paksa sama orang tua lo”ucap Angeline dengan emosinya yang sudah menggebu-gebu, ia pergi keluar negeri untuk meraih karirnya sampai ia meninggalkan Nathan tapi saat ia mendengar Nathan akan menikah rasa cintanya kepada Nathan datang kembali dan ia pun akhirnya pulang dan dengan tekad yang kuat dia akan mengejar Nathan kembali.


“Udah Angel. Kita udah gak bisa bersama lagi, gue udah menikah”ucap Nathan yang mencoba waras dan melawan hawa nafsunya bahwa ia masih mencintai Nathan.


Sedangkan Nanda masih saja menunggu Nathan berharap Nathan segera pulang karena dia yang sudah lumayan mengantuk, Nanda mencoba menelpon Nathan tetapi tidak di angkat oleh Nathan.


“Kak Nathan kemana sih”ucap Nanda yang khawatir kepada sang suami.


Nanda yang khawatir dia senantiasa berdoa memohon agar suaminya baik-baik saja tidak terjadi hal yang buruk.


Sedangkan nadhira yang tampak lelah sudah berada di rumahnya karena dia pulang ke rumahnya dan kangen dengan suasana rumahnya itu.


“Dhira, kamu jangan dulu tiduran mandi bersih-bersih dulu”ucap Bu wulan yang melihat anaknya malah tiduran.

__ADS_1


“Iya mah bentar lagi dhira mandi kok”ucap nadhira yang malah bermain ponsel.


“Dhira kamu itu udah mau jadi istri orang masih aja malas begini”ucap Bu wulan yang kesal dengan tingkah anaknya yang masih seperti bocah.


“Iya mah iya Maafin dhira”ucap nadhira yang beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju ke kamar mandi.


Bu wulan dan pak Angga berbincang di sofa sambil menunggu sang anak selesai mandi.


“Pah dhira bentar lagi menikah. Kita bakal berdua di rumah ini”ucap Bu Wulan yang merasa sedih karena anaknya yang sudah dewasa dan menikah.


“Bukannya sekarang juga anak-anak sudah Enggak tinggal di rumah lagi kan”ucap pak Angga dengan simpel sambil membaca buku yang ada di depannya dan terlihat tidak sedih sedikitpun.


“Yah maksudnya kan bukan begitu juga pah, mereka sekarang udah punya pasangan masing-masing”ucap Bu wulan dengan sedih.


“Mah Udahlah harusnya kita bersyukur akhirnya Nathan menikah juga, apalagi dengan Nanda yang anak baik-baik”ucap pak Angga yang sangat senang karena Nathan menemukan orang yang tepat cantik dan baik hati.


“Iya pah mamah seneng kok”ucap Bu wulan yang duduk sambil menyenderkan kepalanya kepada suaminya.


Nanda yang berada di rumahnya sendirian ia menunggu Nathan tapi sudah tengah malam sang suami belum juga pulang, ia ingin menanyakan keadaan Nathan kepada nadhira hanya saja dia yakin kalau Nathan tidak akan mungkin datang ke rumahnya karena pasti Bu wulan akan memarahinya, Nanda tetap berpikiran positif bahwa mungkin Nathan menemui temannya.


“Nath ayolah angkat”ucap Nanda berbicara sendirian sambil melihat ke arah handphone yang berharap Nathan menjawab telponnya tetapi Nathan tetap saja tidak menjawab.


Nanda yang sudah mengantuk ia mengganti pakaiannya kembali karena merasa tidak terbiasa, ia mencoba tertidur agar besok pagi segar karena mertuanya meminta dirinya besok untuk ke rumahnya karena akan ada Revan dan keluarganya datang.

__ADS_1


__ADS_2