
Tak terasa kini Kirana masuk bangku SMA dan Kirana lebih memilih masuk ke SMK karna Kirana memang agak tomboy dan lebih menyukai sekolah kejuruan.
Kirana masuk di sekolah yang lumayan agak jauh dari rumahnya, Selly pun ikut masuk di sekolah kejuruan bersama Kirana.
Kirana mengambil jurusan manajemen bisnis dan Kirana mengambil jurusan tata boga. Di sekolah barunya Kirana dan Selly bertemu dengan sahabat baru mereka yang bernama Citra.
Citra sekelas dengan Selly di kelas tata boga, setiap istirahat mereka selalu bersama bahkan sepulang sekolah pun selalu bersama.
Rumah Citra memang tak searah dengan Selly dan Kirana di tengah jalan mereka berpisah dan berlanjut obrolan di grup chat khusus mereka bertiga.
"Aku ga boleh terus berharap pada hal yang ga pernah akan ada kepastian, sampai kapan pun ayah dan ibu tak akan pernah bisa sayang sama aku. Jadi buat apa lagi aku berharap pada mereka berdua, lebih baik aku jalani dan nikmati masa sekolah ku. Karna mereka aku jadi seperti ini," batin Kirana.
...***...
Setelah 4 bulan sekolah, ada laki-laki di kelas otomotif yang jatuh hati pada Kirana tapi Kirana tidak pernah meresponnya karna Kirana takut akan jatuh cinta.
Kirana, Selly dan Citra janjian untuk nonton konser band favorit mereka bertiga.
"Nanti sore jadi kan kita nonton konser?" tanya Citra.
"Jadi lah, nanti aku ke rumah selly dulu terus janjian di tempat konser sama kamu ya," ucap Kirana.
__ADS_1
"Jadi aku langsung ke tempat konser aja gitu, nunggu kalian datang," ucap Citra.
"Iya, kalau kamu ke rumah ku dulu ke jauhan. Beda arah pula," ucap Selly.
"Eh iya iya, hehehe, Ya udah nanti kita janjian di sana ya jam 5 sore,"
"Oke," Jawab Kirana Singkat.
Ke tiga gadis itu pun bubar dan pulang ke rumah masing-masing, tapi Kirana tidak langsung pulang ke rumahnya. Rumah Selly lah menjadi tempat ternyaman untuk Kirana.
Kirana merasa di perhatikan oleh kedua orang tua Selly, terutama ibu Selly yang selalu memberi nasihat pada Kirana.
Sesampainya di rumah Selly, Kirana masih duduk di teras depan rumah Selly. Kirana memain kan ponselnya dengan serius.
"Woii, serius amat tuh muka. Lagi ngapain tuh di handphone, sampai seserius itu," ucap Selly.
"Bukannya masuk malah selonjoran di sini, nih minum tadi katanya haus," sambung Selly memberi kan segelas air putih untuk Kirana.
"Ini loh ada yang chat ke aku ngajak kenalan, katanya sih dia alumni waktu kita Smp. Dia kakak kelas kita," ucap Kirana masih fokus dengan ponselnya.
"Yang mana sih, ada fotonya ga?" tanya Selly penasaran dan Kirana pun menunjuk kan foto di ponselnya.
__ADS_1
"Oh, itu si Iqbal yang dulu pernah kirim salam sama kamu tapi cuekin dia," ucap Selly.
"Ih kapan? Emang pernah ya, lupa aku," ucap Kirana menyimpan ponselnya dan meminum air yang di beri kan oleh Selly.
"Kamu tau aja aku lagi lapar, pake di bawain makanan segala. Jadi senang aku punya teman kaya kamu, pengertian banget sih kamu hehehe," ucap Kirana basa-basi.
"Kamu di ajak ke dalam malah asyik main handphone, memangnya si Iqbal chat kamu mau ngapain sih?" tanya Selly.
"Ga tau tuh, dia chat sama cuman nanya kabar aku gimana terus sekolah dimana sekarang. Ya gitu-gitu lah basa basi aja ujung-ujungnya ngajak ketemu," ucap Kirana.
"Dia sekolah dimana sekarang?" tanya Selly.
"Katanya udah ga sekolah, cuma sampai kelas 1 aja," ucap Kirana.
"Aku pulang dulu ya, nanti sore aku ke sini lagi. Kalau udah dapet uang dari paman, aku langsung ke sini," sambung Kirana.
"Iya, jangan lupa makan dulu ya biar kuat nonton konsernya hehehe," ucap Selly mengingat kan.
"Ish aku kira beneran perhatian eh ada ujungnya, dasar kamu ini," ucap Kirana bangun dari tidurnya untuk pulang ke rumahnya.
"Aku pulang dulu ya, bye," sambung Kirana melambai kan tangan pada Selly.
__ADS_1
Kirana pun pergi dari halaman rumah Selly berjalan sambil sesekali melihat layar ponselnya karena chat dari Iqbal terus-terusan.