
"Nit aku mau tanya,ada angin apa nih.? kamu masak buat Aldo,?"
"Gak ada angin apa apa,lagi pengen saja.!"
"Wah seperti nya ada bumbu cinta nih.?"
"Bumbu dapur ada nya,bukan bumbu cinta.!"
"Yakin bukan bumbu cinta.?" Ejek Vivi.
"Goda terus Vi,jagan kasih kendor.!" Ugkap Nita dengan memanyugkan bibir nya.
Mereka pun berdua masuk kelas.di sisi lain Vivi masih menahan tawan nya.karna Nita tidak mengakui perasa'an nya.
Di kantin
"Cieee yang dapat sarapan gratis.? bagi dikit dong.?" Goda Raka.
"Eit gak boleh,loe tadi gak tau makanan ini hanya buwat gue.!" Ucap Aldo pedas.
"Aduh gak sah nge gas gitu juga kali.!"
"Meskipun loe sahabat gue,sepupu gue sorry ea gue gak bakal kasih nih makanan.!" Sambil mulai memakan masakan Nita... ternyata Nita bisa masak dan masakn nya enak.
"Ehmmm jagan jagan ini yang membuat kamu kemarin senyum senyum sendiri di apartemen ku.!"
Aldo pun tidak menanggapi omogan Raka.dia lebih menikmati makanan Nita.sambil senyum senyum merasakan makanan Nita.yang memang pas di lidah Aldo.
"Woe di tanya malah senyum senyum sendiri.?" Sambil melihat makan yang di depan Aldo.sudah habis tidak tersisa.
"Enak apa lapar brow.?" sindir Raka.
"Terserah loe aja,yang penting gue kenyang dan makan nya enak pakai baget.!"
"Yah jelas enak.! ada bumbu cinta di dalam nya.?"
"Mugkin kamu benar juga.?"
"Udah berapa lama kamu kenal sama Nita.?"
"Yah hampir lama, Nita itu cewek special,dia beda sama cewek cewek yang lain nya.?"
"Beda nya kenapa,?"
"Kamu tau setiap cewek cewek yang melihatku.? semua cewek pasti terpesona dengan ketampanan ku atau juga hartaku.?"
"Iya kau tau,bukan nya itu sudah biasa loe alami,bahkan sejak dari SMA.?"
"Tapi dia beda dari cewek cewek yang aku kenal loe tau,sejak pertama aku kuliah di sini dia cewek satu satu nya yang gak terpesona sama gue,dan butuh 5 bulan aku mendekati dia,dan itu pun tidak gampang,butuh perjuagan yang besar.!"
"Dan sekarang belum kamu tembak.?"
"Belum.?"
"Wah masih ada kesempatan dong buat gue.?"
__ADS_1
"Sialan loe,loe tuh sahabat gue bukan.?"
"Maka nya buruan tembak,!"
"Gue belum yakin sama perasa'an gue,gue takut ntar gue di tolak.!"
"Cemen loe,mana Aldo teman gue yang dulu,? sepertinya Nita di sini banyak yang naksir deh Al.?"
"Iya gue tau,banyak cowok cowok yang ngejar ngejar dia,dan tak ada satu pun yang berhasil mendaptkan hati nya.!"
"Wah butuh kerja keras nih.?"
"Masuk yuk Ka dah mau kelas nih.!"
"Yuk ke enakan ngobrol sama loe jadi lupa waktu.loe enak kenyang lah gue belum makan apa pun!"
"Sorry brow,tapi sumpah masakn nya enak banget,gak tega buat bagi bagi.?"
Dan mereka pun keluar dari kantin,Aldo memasuk kan kotak makan yang di berikan Nita ke dalam tas nya.mereka berjalan menuju kelas.karna kelas akan segera di mulai.
🌻🌻🌻
Setelah kelas selesai Nita dan Vivi pun keluar kelas.
"Vi temenin aku ke kantin yuk,aku belum sarapan.!laper banget,?" Ajak Nita sama Vivi sambil berjalan ke luar kelas.
"Bukan ny kamu gak pernah telat makan Nit.!"
"Tadi nya aku mau makan sama Aldo di kantin,karena aku bawa makanan yang lumayan banyak,eh ternyata dia datang sama Raka,gak tega jadi nya buat makan bareng.!"
"Kamu kenapa sih Vi,goda mulu,!" sambil menyembunyikan wajahnya yang merona.
"Sepertinya kamu memang sudah jatuh cinta sama Aldo deh Nit,?
"Kamu jagan asal bicara Vi,!"
"Oke kita taruhan yah.?"
Tanpa terasa mereka pun sudah sampai di kantin mereka pun mencari tempat duduk dan kebetulan hari ini tidak begitu ramai.
Mereka pun memesan makanan,dan di tengah tengah asyiknya mengobrol Aldo dan Raka pun menghampiri mereka sontak saja kedatangan mereka membuat cewek cewek pada histeris.mereka pun duduk tepat di hadapan Nita dan Vivi.
"Hai Nit,aku cuma mau menge
balikan kotak makan kamu !" Ucap Aldo sambil mengambilkan kotak makan yang berada di dalam tas nya.
"Owh oke oke ?"
Vivi dan Raka pun saling berpandgan melihat tingkah mereka berdua.
"Ma'af mbk,ini pesananya,!" kata seorang pelayan sambil meletak kan pesanan makanan Nita dan Vivi di atas meja.
"Silahkan di nikmati,!" Ucap pelayan ramah.
"Terima kasih mbk !" jawab mereka kompak.
__ADS_1
"Kamu gak pesen makan Al,?" tanya Nita.
"Gak Nit,aku masih kenyang,!"
"Kalau Raka gimana,?"
"Kita pesen minum aja yah Al,?" Ucap Raka sambil menyenggol siku Aldo.
"Nit makasih yah buat sarapan pagi nya.?" ucap Aldo.
"Sama sama Al,?"
"Kalau boleh sih di buatkan setiap hari,?" goda Raka.
"Serius Ka,mau setiap hari.?" ucap Vivi lagi.
"Iya kata nya tadi ada yang bilang masakn nya enak baget ?" ugkap Raka sambil menahan tawa.sedangkan di sisi lain Aldo sudah manahan malu,karna di goda Raka dan Vivi.
"Tuh Nit,dapet orderan dari Aldo.?" Tambah Vivi.
"Kalau setiap hari, kayak istri dong,gimana kalau di halalin dulu.?" goda Raka.
Mendengar ucapan Raka dan Vivi,Nita sampai tersedak makanan,dan buru buru Aldo memberikan minuman pada Nita.
"Wah dunia milik berdua Ka,kau dan aku ngontrak Ka,?" ejek Vivi.
"Wah jadi obat nyamuk kita Vi.?"
Di sisi lain Nita dan Aldo.menahan malu sambil menyembunyikan wajah mereka yang merona.
"Goda terus Ka,jagan kasih kendor,?" ucap Aldo sambil memanyungkan bibir nya.
"Loch loe tersindir Al,?" tanya Vivi.
"Padahal kita lagi goda mahasiswa yang ada di sebelah kita.?" sambil menoleh ke samping melihat mahasiswa yang lagi berdua'an.ugkap Raka.
"Wah sepertinya ada yang GR nih.?"
Aldo pun mati kutu di sudah gak bisa bicara atau pun membela diri.
"Nit,sudah makan nya,?" tanya Vivi.
"Sudah Vi tiba tiba sudah kenyang.?"
"Iya kenyang makan cinta.?" ejek Raka.sambil menahan tawa,yang sukses ngerjai Aldo dan Nita.yang tidak berani mengakui perasa'an nya masing masing.
"Emang cinta bisa membuat kita kenyang Ka.?" tanya Vivi yang berlagak bodoh.
"Bisa lah bahkan demi cinta kita bisa lupa segala nya.?"
Entah sejak kapan Vivi dan Raka bisa kompak mengerjai mereka. Nita dan Aldo pun tak bisa berkata kata.karna mereka mengoda sejak dari tadi.
"Gue cabut dulu yah Nit.?" Sambil menarik tagan Raka keluar dari kantin.kalau di biarkan terus,Nita bisa bisa tidak nyaman dengan mereka.
"Ok.?" ucap Vivi.sambil menahan senyum nya.
__ADS_1