Cinta Terakhirku

Cinta Terakhirku
ALASAN


__ADS_3

Sampai rumah aura yang masih kesal dengan gilang memasang wajah jutek. Ia ingin segera membahasnya dengan gilang, tapi sayang gilang langsung pergi ke kantor sesaat setelah mengantarkan aura dan baby arkan kerumah mereka.


Akhirnya aura hanya bisa memedam rasa kesalnya sendiri. Ia juga cukup jengah dengan sikap gilang akhir- akhir ini.


Gilang semakin cepat cemburu pada setiap lelaki yang berinteraksi dengan aura. Bahkan tadi pas turun dari pesawat gilang memasang muka sangarnya pada salah satu pilot yang menyapa aura.


Lebih tepatnya menyapa baby. Si pilot yang memang mempunyai putra seumuran dengan baby jadi teringat akan putranya.


Dan akhirnya pilot tersebut membencandai baby yang saat itu masih dalam gendongan aura. Tapi sepertinya gilang menganggap lain. Gilang seperti cemburu buta pada pilot tersebut dan hal itulah yang sangat aura tidak suka.


****


Malam hari gilang baru sampai dirumahnya, aura yang memang sengaja menunggu gilang menyambut kedatangan gilang dengan wajah yang di buat sebahagia mungkin.


Berbeda dengan wajahnya tadi siang saat gilang mengantarkannya kerumah. Sebisa mungkin aura ingin terlebih dahulu menyenangkan suaminya sebelum membahas hal yang menurutnya penting untuk di bahas.


Aura melayani gilang dengan baik. Sampai gilang selesai dengan membersihkan dirinya dan bersiap akan tidur.

__ADS_1


Di saat waktu tenang itulah aura memulai pembicaraannya dengan gilang.


" Mas boleh tidak aku bertanya sesuatu sama kamu?" Tanya aura hati- hati jangan sampai menyulut emosi suaminya.


" Apa yang ingin kamu tanyakan?"


" Mas kenapa sih akhir- akhir ini kamu selalu marah- marah sama aku, trus tingkat kecemburuan kamu juga semakin tinggi?"


" Kamu yakin tidak tahu alasannya kenapa aku bersikap seperti itu sama kamu?" Tanya gilang balik. Membuat aura semakin tidak mengerti.


" Memangnya kenapa sih mas? Kamu bilang dong sama aku jika aku ada salah sama kamu!" Keluh aura.


Pertanyaan gilang malah semakin membuat aura makin pusing. Apa maksud dari perkataan gilang.


" Jujur aja deh mas, sebenarnya maksud kamu itu apa dengan aku mengkhianati kamu? Sedikit pun aku gak pernah mengkhianati kamu loh!" Tolak aura dengan tuduhan yang gilang ucapkan.


" Sebelum kita terbang ke negara A, kamu bertemu dengan pria siapa? Kamu bahkan mengirimkan transferan sama pria tersebut." Terang gilang kesal.

__ADS_1


" Maksud kamu apa sih mas?" Tanya aura dan mencoba mengingat- ingat peristiwa beberapa waktu yang lalu.


Seketika aura membulatkan matanya saat sadar kesalahan pahaman yang terjadi antara dia dan suaminya.


Tawa kencang menyembur dari bibir aura. Sungguh ia tidak tahu bahwa tingkah kepercayaan diri gilang bisa drop seperti itu.


" Kamu sepertinya salah paham mas, aku gak ada berhubungan dengan pria lain selain kamu dan saudara- saudaraku. " Ucap aura kemudian.


" Apa sih maksud kamu?" Tanya gilang semakin tidak mengerti. Apa benar dia yang salah tanggap atau aura sedang mengarang cerita untuk menutupi kebohongannya.


" Mas kamu kenal aku udah lama kan? Harusnya kamu tahu jika dari dahulu sampai sekarang hanya kamu satu- satunya pria yang memenuhi hati ini." Ucap aura membuat gilang jadi salah tingkah.


" Pria yang mungkin waktu itu kamu lihat mungkin EO yang sengaja aku cari untuk merayakan anniversari pernikahan kita. " Ucap aura menjelaskan.


" Makanya aku juga mentrasfer sejumlah uang padanya untuk acara tersebut." Jelas aura kembali.


Seketika gilang tidak dapat berkata apapun lagi, padahal ia juga sempat melupakan anniversari dirinya dan aura.

__ADS_1


{ Bersambung }


__ADS_2