Cinta Terakhirku

Cinta Terakhirku
5.Di Parkiran


__ADS_3

Pelajaran pun selesai. Nita dan Vivi pun keluar kelas dan menuju ke parkiran.


Sambil ngobrol kesana kemari dan menuju mobil mereka.


Tiba tiba tanpa sengaja Nita menabrak se seorang dan membuat Nita terjatuh ke tanah.


"Aduh." Kata Nita sambil mencoba berdiri dan mengambil buku buku nya yang berserak kan di tanah.


"Ma'af ma'af aku gak lihat ada kamu, Karna aku sedikit buru buru." Jelas Aldo, Sambil melihat Nita yamg agak susah berdiri karna sepertinya kaki nya terkilir.


"Aw." Kata Nita sambil mencoba berdiri tapi tidak bisa. Karna kaki nya terkilir akibat tabrakan dengan Aldo yang cukup keras sampai sampai Nita tersugkur ke tanah.


Tanpa fikir panjang Aldo langsung mengendong Nita, Dan Nita secara redlek kaget dengan apa yang Aldo lakukan. Mau minta turun juga percuma karna Nita tidak bisa jalan.


Para mahasiswa pun hampir tak percaya melihat adegan itu di depan mata, Melihat pemandgan yang jarang terjadi, Adegan romantis secara tidak lagsung. Bahkan Vivi pun hampir tidak percaya apa yang dia lihat. Sambil tak berkedip.


Aduh kenapa mesti di gendong gini sih aku malu banget, Nita membenamkan wajahnya ke dada Aldo yang bidang itu. Sambil mencium aroma tubuh maskulin Aldo, Harum parfum Aldo membuat siapa saja yang mencium bisa klepek klepek, Begitu pun dengan Nita.


Pantas para cewek cewek berlomba lomba mendapatkan perhatin nya, Karna dia memiliki tubuh yang atletis serta aroma parfum nya yang sangat maskulin.


Tanpa fikir panjang Aldo membawa Nita naik mobilnya.


"Kenapa kamu memasuk kan aku ke dalam mobil mu, Aku bawa mobil gimana dengan mobilku." Tanya Nita dengan wajah yang menahan sakit.


"Emang kamu bisa nyetir," Tanya Aldo dengan panik, Karna melihat Nita yang tidak bisa berjalan karna nya.sambil memasang seat belt. Dan menjalan kan mobil nya ke rumah sakit.


Mimpi apa semalam kenapa aku bisa duduk di mobil mewah Aldo, Dan hanya berdua. Batin Nita.


"Kita ke rumah sakit yah Nit, Aku gak mau kamu kenapa kenapa." Kata Aldo sambil melihat wajah Nita.


"Aku gak pa pa Al, Antar kan aku kerumah aja, Nanti biar bibi yang ngurut paling ini terkilir," Jelas Nita pada Aldo, Karna dia tidak mau merepotkan Aldo.


"Tapi aku kwatir dengan kaki kamu, Karna gara gara aku kamu gak bisa jalan gini." Jelas Aldo menatap wajah Nita dengan sendu.

__ADS_1


"Aku gak pa pa, Beneran antar aku kerumah aja." Tanya Aldo pada Nita.


"Iya gak pa pa." Sambung Nita sambil meyakin kan Aldo.


***


"Di mana rumah kamu Nit." Tanya Aldo sambil menyetir mobil nya menuju perumahan elit.


"Bentar lagi, Rumah paling ujung, Kamu tinggal lurus saja, Bentar lagi juga sampai." Jelas Nita.


Setelah menempuh perjalan hampir 30 menit akhir nya sampai di rumah Nita.


Nita pun keluar dari mobil Aldo, Tapi di tahan oleh Aldo, Dan Aldo mau mengendong Nita lagi. Tapi Nita menolak.


"Kamu papah aku aja, Jagan di gendong kyak tadi gak enak bila di lihat Ibu nanti." Kata Nita sambil berdiri.


"Yah udah aku papah kamu aja sini." Sambug Aldo sambil me mapah Nita ke dalam rumah.


"Assalamu'alikum." Ucap Nita di depan pintu.


"Anak Ibu udah pulang, Kenapa kaki kamu sayang ko sampai di papah gini." Tanya Ibu pada Nita karna kwatir dan membantu Nita masuk ke dalam rumah, Dan menduduk kn Nita di kursi ruang keluarga.


"Bi bibik tolong ambilkan minyak urut di kotak P3k bik." Kata Ibu Nita pada bibik.


" Iya Buk," Bibik pergi ke dapur mengambil kotak P3K.. Dan setelah itu memberikn pada Ibu Amanda.


Kemudian Bibik kembali ke dapur membuat minuman buat tamu mereka.


Ibu Amanda itu lah Ibu nya Nita. Dan Ayah nya Nita bernama Bpak Hermawan.


Ibu Amanda mengurut kaki nya Nita yang terkilir dengan minyak urut, Dengan kasih sayang serta hati hati.


Tanpa Ibu Manda sadari, Ada sepasang mata yang mengawasi sedari tadi.

__ADS_1


Ibu Manda, Tidak menyadari kalau Aldo masih tetap berada di samping Nita. Dan belum beranjak pergi dari rumah beliau.


"Pelan pelan Bu, Sakit." Ugkap Nita sambil menahan rasa sakit di kaki nya.


"Tahan bentar sayang, Nah sudah selesai, Coba kamu berdiri, Tapi hati hati." Ugkap Ibu sambil membantu Nita untuk berdiri.


"Iya Bu, Nita sudah bisa berdiri." Ugkap Nita yang mulai berdiri dan mulai berjalan perlahan.


"Loch ini siapa Nit.!" Tanya Ibu pada Nita.


"Ini Aldo Bu, Yang megantar Nita pulang dan dia juga yang menolong Nita." Ugkap Nita pada Ibu, Karna dia tidak mau Ibu kwatir pada dia.


"Ma'af ya nak Aldo, Ibu sampai gak menyadari kamu ada di sini." Ugkap Ibu Manda dengan wajah yang masih kwatir dengan keada'an Nita.


"Ya tante tidak apa." Jawab Aldo sugkan.


"Silahkan di minum dulu, Tuan." Kata Bibik, Sambil meletak kan minum di atas meja.


"Makasih yah bik." Jawab Aldo.


"Silah kan di minum dulu nak Aldo, Ibu mau bilang makasih sama nak Aldo yang sudah ngantar Nita pulang." Ugkap Ibu Manda sambil meminum teh yang di siapkan bibik tadi.


"Iya tante sama sama," Jawab Adldo, Sambil meminum teh yang di sediakan bibik tadi.


"Ehm tante sudah sore, Aldo mau pamit pulang dulu." Kata Aldo sambil beranjak dari tempat duduk.


"Oh iya makasih ya, Nak Aldo udak ngantar Nita pulang." Sambil keluar dari rumah mengantar Aldo ke halaman depan.


"Kalau gitu, Aldo pulang dulu tante. Selamat sore. Assalamu'alaikum tante , Nita." Kata Aldo


"Wa'alaikum salam. Hati hati yah nak Aldo." Kata Ibu Manda dengan ramah.


"Ayo sayang kita masuk, Sudah mau magrib kamu juga belum mandi kn sayang, Perlu Ibu bantu ke dalam." Cemas Ibu melihat keda'an Nita yang belum bisa berjalan dengan benar.

__ADS_1


"Nita sudah gak pa pa Bu, Yuk masuk dah mulai malam."


Mereka pun masuk ke dalam rumah dan membersihkan diri.


__ADS_2