Cinta Terakhirku

Cinta Terakhirku
PERTOLONGAN DARI VINA


__ADS_3

Lampu telah berubah warna dan vina meminta pak supir menghentikan laju mobilnya. Aditya yang memang tidak memperhatikan apa yang vina lakukan, nampak aneh dengan apa yang vina lakukan.


Ia kaget, karena vina turun dari mobil. Dengan cepat vina menyebrang jalan menuju dimana tempat lira berada.


Air mata menetes deras dari mata lira, membuat vina yang sudah sangat dekat dengan lira semakin kesal.


Ia berdiri di depan lira dan menghadapi si bapak yang memarahi lira.


" Pak! Anda bisa tidak lebih menghormati orang lain. Anda tidak bisa seenaknya memarahi orang begitu saja." Kesal vina.


" Hai... Ini bukan urusan kamu ya!" Jawab si bapak, tidak terima ditegur oleh vina.


" Ini jadi urusan saya, karena anda menganggu teman saya." Ucap vina yang membuat lira kaget bukan main, di katakan temannya vina istri dari mantan kekasihnya.


Sementara aditya yang memang mengikuti vina, hanya bisa diam. Ia ingin tahu apa yang akan vina lakukan. Terlebih vina membela lira, orang yang pernah menyakiti vina.


Sementara lira, semakin menundukkan kepalanya, sungguh ia tak sanggup jika harus berhadapan muka dengan vina. Apalagi harus berhadapan dengan aditya.


Lama- lama sesibapak jadi kesal dan ingin menyerang vina, karena dari tadi vina membuat dirinya menjadi sangat malu karena memarahi pengamen yang ia anggap sangat hina.


Si bapak belum menyadari kehadiran aditya yang memang berdiri di belakang vina. Sibapak menelepon seseorang yang menurutnya dapat menghentikan aksi vina padanya.


Sibapak tidak tahu saja, siapa lawan yang sebenarnya. Aditya juga menghubungi orang- orangnya takut terjadi hal yang diluar rencana.


Benar saja tak lama seorang polisi datang dan menghampiri vina dan si bapak yang terlihat congkak.


Polisi mendekati mereka dan bertanya, masalah yang terjadi disana sehingga membuat jalan menjadi macet, karena orang- orang sekarang menonton adegan pertengkaran mereka.


Lira hanya menundukkan kepalanya, ia tidak sanggup jika harus berhadapan dengan banyak orang dan nantinya identitasnya menjadi terbongkar.


Dengan semangat si bapak menceritakan kejadiannya menurut versinya sendiri. Ia mengeluhkan lira yang saat itu sedang mengamen.


Merasa si bapak malah memojokkan lira, membuat emosi vina semakin tersulut. Ia sungguh tidak menyangka laki- laki seperti si bapak bisa mengarang bebas seperti itu.

__ADS_1


Jelas- jelas semua orang tahu bagaimana arogannya si bapak.


Karena si petugas sepertinya lebih memihak si bapak, aditya akhirnya ikut campur juga.


Seharusnya sebagai orang yang bekerja untuk rakyat si petugas tidak harus memihak si bapak. Aditya jadi berpikir buruk pada si petugas. Awas- awas orang yang tadi si bapak hubungi adalah petugas tersebut.


Dengan terpaksa aditya menggunakan kekuasaannya untuk menekan si bapak dan si petugas.


Di dinas kepolisian siapa yang tidak mengenal ayahnya aditya. Bahkan aditya sebagai anak ayahnya memiliki power yang besar, terlebih aditya mempunyai kekayaan yang membuat mereka ketar ketir jika menyinggung aditya.


Mereka sungguh tidak menyangka, orang yang mereka hadapi adalah istrinya aditya.


Karena memang penampilan vina hari ini sangat sederhana. Dan orang yang di bela vina hanya seorang oengamen jalanan.


Bahkan tadi vina menyebut pengamen tersebut adalah temannya, semakinlah mereka yakin bahwa status vina berada di bawah si bapak.


Tapi sayangnya hal itu benar- benar salah, yang mereka hadapi adalah aditya putra dari jendral besar.


Berakhir dengan permintaan maaf sibapak pada vina dan lira. Mereka tentu saja tidak mau berurusan lebih jauh dengan aditya.


Tidak ada lagi lira yang modis, cantik, dan sombong. Jika dulu vina ada rasa insecure jika berdampingan dengan lira, tapi tidak dengan sekarang.


Aditya juga tidak penyangka bahwa kehidupan lira begitu buruk. Setelah melepaskan lira, aditya memang tidak memantau perkembangan hidup lira.


Baginya rasa sakit hatinya sudah terbanyar dengan membuat lira sakit hati dibuang oleh keluarganya sendiri.


Sungguh aditya tidak menyangka balasan dari tuhan terhadap hidup lira berjalan dengan cepat.


Tak ada rasa untuk lira, tapi melihat kondisi memprihatinkan yang lira alami membuat aditya sedikit iba. Tapi aditya tidak mau mencari masalah dengan menunjukkan perhatiannya pada lira di depan vina.


Vina membawa lira ke sebuah cafe, ia memesan beberapa makanan berat, daj meminta lira untul makan.


Vina jelaw tahu bahwa lira saat ini sedang kelaparan. Bahkan tadi vina sempat mendengar waktu lira beradu mulut dengan.si bapak, menyebutkan bahwa lira belum makan dari kemarin siang.

__ADS_1


Sementara aditya hanya menyimak interaksi antara vina dan lira. Aditya duduk di kursi berbeda dengan lira dan vina. Ia hanya mendengarkan pembicaraan keduanya dengan cara menguping.


Untuk meminalisir kecemburuan yang akan vina keluarkan, lebih baik aditya menyingkir.


Lebih baik mencegah dari pada mengobati, itulah pepatah yang sekarang aditya lakukan.


Vina meminta lira bercerita mengapa ia sampai seperti ini. Awalnya lira hanya diam tidak mau bercerita apapun pada vina.


Tapi ia juga mengingat tadi bagaimana vina membelanya. Lira juga berpikir mungkin dengan bercerita pada vina, ia akan mendapat solusi dari masalahnya.


Mengalirlah cerita dari mulut lira, tapi anehnya lira aama sekali tidak menceritakan penculikan yang dilakukan oleh aditya.


Memang agak tidak masuk akal, jika perusahaan lira tiba- tiba pailit. Vina tahu perusahaan vina cukup besar di negara tersebut.


Perusahaan yang berdiri begitu lama. Dan juga kenapa keluarga lira begitu tega mengusir lira dan membiarkan hidup lira menderita.


Aditya agak lega karena lira tidak menyebut namanya, bahkan lira seolah menutupi perbuatan aditya padanya.


Jelas- jelas lira tahu siapa pelaku di belakang pailitnya perusahaan keluarganya.


Lira hanya tidak ingin menambah masalah dengan menceritakan semua keterlibatan aditya. Ia juga takut vina dan aditya jadi berantem karenanya.


Diluar dugaan setelah mendengar kisah lira, vina malah ingin membantu lira. Tapi sebelumnya ia berdiri mwnghampiri aditya.


Vina tetap meminta izin pada aditya, vina sangat menghargai aditya sebagai suaminya.


Aditya sendiri tidak pernah keberatan dengan tindakan vina jika ingin membantu sesama manusia.


Sebisa mungkin vina memberikan pekerjaan pada lira, tapi bukan pekerjaan seperti dahulu lira lakukan. Vina menghubungi rumah sakit tempat dulu ia bekerja dan meminta temannya disana mencarikan pekerjaan untuk lira.


Mungkin juga lira bekerja di bawah yayasan yang di bentuk oleh vina dan teman- temannya.


Beberapa tahun sebelum menikah dengan aditya vina beserta teman- teman seprofesinya mendirikan yayasan untuk membantu orang- orang yang tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Disana termasuk aura sahabatnya.

__ADS_1


Di kota itu pula di bangun rumah singgah, untuk orang- orang tidak mampu yang berasal dari luar daerah. Agar tidak mengeluarkan uang untuk sekedar tempat tinggal.


{ Bersambung }


__ADS_2