Cinta Terakhirku

Cinta Terakhirku
4.Di Kantin


__ADS_3

Setelah menuggu lama pesanan mereka pun sampai.


"Silahkan Non, Ini pesanan nya" Kata Ibu Kantin


"Makasih yah Bu" Jawab mereka kompak.


Mereka pun menyantap makanan mereka, sembari ngobrol kesana kemari..


Tiba tiba seseorang datang menghampiri mereka..


"Hai boleh aku ikut duduk di sini, Tidak ada tempat yang kosong, Semua penuh" Kata se seorang yaitu Aldo.


Mereka pun mencari sumber suara tersebut dan menoleh secara bersama'an..


"Boleh boleh duduk saja" Jawab Vivi dengan gugup, yang tidak percaya bisa duduk dengan Aldo.


"Terima kasih" Kata Aldo


"Eh Nit mimpi apa gue semalam, Bisa duduk bareng sama Aldo" Kata Vivi sambil berbisik kepada Nita.


"Mimpi di kejar kucing kali" Jawab Nita ketus.


Aldo melihat ke arah Nita yang tampak cuek terhadap nya, gadis ini membuatku benar benar penasaran, Dia sama sekali tidak tertarik sama aku. Jangan kan ter pesona melihat pun sepertinya ogah. Unik dan menarik. Batin Aldo dalam hati.


"Kalau boleh tau kalian sudah semester berapa" Tanya Aldo basa basi.


" Kalau kita sudah semester 4. Kalau kamu sendiri" Tanya Vivi.


"Aku sudah semester 8." Sambil melihat Nita yang masih tetap diam dan cuek.


"Oh iya Al. Kalau boleh tau kamu pindahan dari mana, Bukan nya Kuliah di Luar Negeri lebih bagus ya" Tanya Vivi.

__ADS_1


"Di sini juga sudah bagus ko, aku pulang ke Indonesia dan kuliah di sini untuk membantu Papa ngurusin perusaha'an nya, Papa di sini tidak ada yang bantu, Dan juga sudah Tua.. Aku kwatir sama Papa jika terjadi se suatu sama Papa." Jelas Aldo


"Oh gitu hebat dunx kamu, Masih muda sudah ngurusin perusaha'an dan juga sambil kuliah, Apa gak terlalu capek dan repot membagi waktu kamu." Kata Vivi.


"Kalau capek pasti, Tapi kalau bukan aku yang bantu Papa, Siapa lagi, sedagkan Kakak aku gak di sini, Dia ngurusin perusaha'an Papa yang ada di Luar Negeri" Jelas Aldo.


Nita hanya menyimak obrolan Vivi degan Aldo. Karna Nita berfikir tidak perlu ikut campur juga kehidupan pribadi Aldo.


Aldo melihat ke arah Nita.. Cewek ini emag unik dia tidak merespon sama sekali aku ada di sini. Jadi tambah penasaran.


"Teman kamu ko diam saja dari tadi, Apa dia tidak suka aku gabung sama kalian atau aku gangu waktu berdua kalian" Jelas Aldo degan wajah yang di buat se sedih mugkin.


"Engak ko, Justru aku paling seneg banget kamu bisa gabung sama kita iya kan Nit" Sambung Vivi.


"Nit kamu kenapa sih ko kelihatannya gak suka gitu sama Aldo, Jutek lagi wajah kamu, Jagan gitu dong Nit, Senyum dikit napa" Sin dir Vivi.


"Nih dah senyum. " Sambil senyum kepada Aldo melihatkan gigi putih nya yang rapi.


"Gak gitu juga kali Nit, Gak ikhlas baget"


"Emag kalau ikhlas harus bilag gitu. ! Engak kan, Kamu itu aneh Vi,! Gak senyum, salah terus sudah senyum juga salah, Terus aku harus giman coba" Gerutu Nita sambil memo yongkan bibir nya ke depan.


"Gak sah nge gas juga kali Nit" Protes Vivi.


Aldo yang melihat perdebatan mereka agak risi, Meskipun dengan suara pelan tapi Aldo masih bisa mendengar kata kata mereka meskipun tidak secara jelas.


"Eh dah mau masuk nih, Aku ke kelas duluan ya, Dan makasih tempat duduk nya" Kata Aldo sambil beranjak dari kursi nya.


"Oh iya ke enakan ngobrol jadi lupa waktu, Ayo Nit kita ke kelas, Tapi tuggu bentar yah aku bayar dulu" Ucap Vivi.


"Tidak usah tadi sudah saya bayar sekalian makan saya" Sambung Aldo.

__ADS_1


"Aduh gak enak nih merepotkan kamu" Tugkas Vivi.. Sambil berjalan keluar dari kantin dan menuju kelas.


"Ah tidak apa apa agap saja, Ini ucapan terima kasih aku kepada kalian,karna aku sudah di beri tempat duduk, Kalau tidak tadi bisa bisa aku makan sambil berdiri." Tugkas Aldo.


Tak terasa mereka sudah di depan kelas, Dan mereka pun masuk ke dalam kelas.


"Sekali lagi makasih ea Do." Kata Vivi, sambil menyikut lengan Nita agar ikut tersenyum.


"Iya sama sama, Semoga kita bisa menjadi teman, Dan buat kamu Nita semoga kita bisa jadi sahabat" Kata Aldo. Sambil melihat ke arah Nita.


"Iya semoga kita bisa menjadi teman."Ugkap Nita.


Mereka pun berpisah, Dan Vivi pun masuk ke dalam kelas bersama Nita.


"Kamu kenapa sih Nit, Diam saja dari tadi" Tanya Vivi.setelah mereka duduk di tempat yang biasa mereka tempati.


"Aku gak kenapa kenapa, Aku belum terbiasa saja pada Aldo. Kamu tau sendiri kan aku gak pernah ngobrol sama cowok, Jadi agak gimana gitu bila harus ngobrol sama cowok, Terus baru kenal juga, Kyak gak jaim gitu" Jawab Nita


"Ehmm aku kira kamu gak suka sama Aldo,Habis kamu diam saja, Tau gak Nit meskipun Aldo ngomog sama aku, Tapi pandgan nya gak lepas dari kamu,Se olah olah aku itu kamu yang jawab semua pertanya'an Aldo." Kata Vivi.


"Masak sih mugkin kamu salah kali. Omogan kamu garing banget."


"Eh bener Nit, Jagan jagan dia naksir sama kamu lagi."


"Ngaco kamu, Orang baru ketemu juga masak iya langsung suka, Jagan mikir yang aneh ameh deh"


"Ih di bilagin gak percaya, Gini ya Nit kalau omogan aku bener gimana."


"Jagan aneh aneh deh."


Tiba tiba dosen masuk ke dalam kelas dan obral mereka pun berhenti.

__ADS_1


__ADS_2