Cinta Terakhirku

Cinta Terakhirku
KESEDIHAN AURA


__ADS_3

Gilang yang sedari tadi menyaksikan bagaimana aura melampiaskan kekesalannya pada keluarga kiran, tersenyum penuh arti.


Setelah mendapat laporan dari pengawal aura, gilang segera pulang. Ia tidak mau aura semakin sakit hati dengan kedatangan keluarga kiran kerumah mereka.


Yang ia tahu aura mempunyai hati yang teramat lembut. Ia tidak mau aura terpengaruhi oleh keluarga kiran dan meminta dirinya melepaskan keluarga kiran. Maka jika seperti itu gilang tentunya tidak akan senang dan dengan terpaksa menuruti keinginan aura.


Dan sekarang tidak ia sangka sebelumnya aura bertindak diluar kebiasaannya. Bahkan aura seperti tidak mau melepaskan keluarga kiran dari hukumannya. Bahkan aura meminta syarat yang amat berat kepada mereka.


Tentu saja gilang senang akan keputusan aura, dan lagi gilang juga tidak perlu repot- repot menjelaskan pada aura tentang pelaku yang menyuntikkan cairan kepada rahim aura.


Terlalu sensitif untuk mereka bahas hanya berdua. Gilang tidak mau membuka luka aura terlalu lebar.


Akhirnya keluarga kiran memutuskan untuk meninggalkan rumah aura, lagi pula mereka juga sudah di usir secara halus oleh aura.

__ADS_1


Dan mereka sekarang sudah putus asa akan masa depan mereka. Belum lagi mereka memikirkan keturunan mereka yang sudah jelas akan menjadi miskin sebab bisnis mereka sudah hancur tak tersisa.


Bagaimana mereka akan hidup kedepannya dan bagaimana mereka mendapatkan uang untuk pendidikan putra putri mereka.


Bagaimana biaya hidup mereka di luar negeri akan terpenuhi sedangkan sumber pendapatan mereka telah hancur.


Gilang segera menyembunyikan dirinya tak ingin terlihat oleh keluarga kiran. Sebab beberapa hari terakhir ini gilang selalu menghindar dari mereka. Bahkan gilang harus bersembunyi agar tidak menemui mereka.


Jelas saja sumpah serapah mereka ucapkan pada aura, yang menurut mereka sangat sombong dan kejam pada mereka. Sungguh mereka tidak menyadari apa yang sudah mereka lakukan pada aura. Menghancurkan sesuatu yang sangat berharga oleh aura.


Gilang segera menuju kamarnya hanya untuk mengecek kondisi aura saat ini. Dan benar saja dugaannya, aura sedang menangis tersedu dengan wajah ditutupi oleh bantal. Hal itu sengaja aura lakukan agar tak ada seorang pun yang mendengar tangisannya.


Ia sudah berjanji pada dirinya sendiri dan keluarganya akan kuat dan tak bersedih, tapi saat keluarga kiran datang dan mengakui perbuatan mereka pada aura sungguh aura tidak dapat menerimanya dan dengan begitu mudahnya mereka meminta bantuan lada aura. Menurut kalian apa yang harus di lakukan aura.

__ADS_1


Hati gilang sangat sakit melihatnya, untuk menangis dirumah sendiri saja aura masih menyembunyikan tangisannya.


Gilang mendekati aura dan memeluk aura dengan erat dan penuh kasih sayang. Aura yang merasakan pelukan hangat dari gilang semakin menumpahkan air matanya. Sungguh aura tidak sanggup lagi harus memedam semua sendiri.


Gilang membiarkan aura meluapkan segala perasaannya sampai aura puas.


Cukup lama aura menangis dalam dekapan gilang, sampai tak terdengar lagi isakan dari aura. Sekarang malah sangat senyap dan sepi.


Napas aura terdengar teratur dengan sedikit sisa- sisa tangisannya. Gilang melepaskan pelukannya dari aura dan membaringkan aura agar lebih nyaman. Gilang menyelimuti aura dan mengecup bibirnya singkat sebelum ia ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelahnya gilang menelepon seseorang di sana.


" Buat mereka hancur sehancur- hancurnya dan jangan pernah lepaskan mereka sebelum ada perintah dari saya!"

__ADS_1


{ Bersambung }


__ADS_2