Cinta Terakhirku

Cinta Terakhirku
BAB. 24.


__ADS_3

Semua yang dikatakan oleh aura tentang percintaan arfa dan istrinya memang benar adanya.


Berkat bantuan dari aura, arfa dapat menikahi pujaan hatinya. Sally pradipta adalah nama istri arfa. Satu- satunya putri dari pengusaha pradipta. Karena itu pula lah arfa selalu memedam rasanya pada Dokter sally.


Dari semenjak mereka kuliah di salah satu universitas negeri mengambil jurusan kedokteran.


Arfa pertama kali bertemu dengan sally saat sama- sama menjadi mahasiswa baru dikampus dan masa orientasi.


Karena saat itu mereka sama- sama datang terlambat dan membuat mereka berdua terkena hukuman.


Sally yang saat itu sangat menonjol karena kecantikannya, menjadi sasaran empuk bagi kakak tingkatnya yang tidak suka akan kecantikan sally yang membuat teman- teman mereka sesama panitia penerimaan mahasiswa/ mahaisiwi baru selalu mentolerir kesalahan yang sally buat. Terutama kaum adam yang memberikan perlakuan spesial bagi sally.


Walaupun sebenarnya sally sendiri tidak nyaman diperlakukan seperti itu oleh kakak tingkatnya, bahkan terkadang sally selalu menghindari untuk berinteraksi dengan kakak tingkah laki- laki.


Senior wanita saat itu memberikan hukuman yang cukup berat untuk sally. Bagi arfa dan mahasiswa lainnya mungkin itu adalah hukuman yang biasa saja, tapi bagi sally yang perempuan itu adalah hal sulit.


Mereka meminta sally untuk mengangkat galon dengan berlari mengelilingi lapangan.


Jelas saja itu hal yang sangat berat untuk dilakukan oleh sally. Saat itu arfa yang tidak suka dengan perlakuan seniornya memberanikan diri untuk menggantikan hukuman sally, tapi yang di dapat malah arfa semakin direndahkan oleh senior mahasiswinya.


Dengan terpaksa akhirnya arfa melaporkan tindakan mereka pada dewan kampus. Secara diam- diam arfa merekam kejadian tersebut dan mengirimkannya pada salah satu dosen yang membantu arfa masuk kampus tersebut.


Karena arfa murid yang pintar di sekolahnya dan memiliki rasa kemanusian yang tinggi, maka salah satu dosen yang tergabung dalam organisasi kemanusian bersama arfa, menjamin arfa bahkan arfa masuk melalui jalur beasiswa.


Setelah kejadian perundungan yang di alami oleh sally. Pihak kampus akhirnya menghapuskan orientasi mahasiswa/ mahasiswi yang berujung perundungan.


Untuk itu sally sangat berterimakasih pada arfa, disitulah mereka mulai menjalin pertemanan sampai mereka berdua sama- sama jatuh hati.


Tetapi karena perbedaan status sosial yang terlalu jauh. Membuat arfa sempat menyerah untuk memperjuangkan cinta mereka.


Tetapi beberapa tahun yang lalu arfa dipertemukan lagi dengan sally saat mereka sama- sama menghadiri salah satu seminar. Dari situlah kisah cinta mereka yang belum usai terjalin kembali.

__ADS_1


Awalnya arfa hanya penasaran apakah sally sudah mempunyai pendamping hidup atau belum. Dan ternyata sally belum bisa membuka hatinya untuk orang lain. Nama arfa masih tersimpan rapi di dalam hatinya.


Begitu pula dengan arfa yang tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun setelah putus dengan sally.


Aura yang sangat tahu bagaimana besarnya cinta kakaknya terhadap sally, dengan berani menemui kedua orangtua sally dan meminta izin agar arfa di izinkan untuk menikahi sally.


Aura menggunakan banyak cara agar kakaknya dapat mempersunting sally.


Bahkan aura yang mendorong arfa agar berani menghadapi kedua orantua sally.


Tak mudah untuk meluluhkan hati kedua orangtua sally. Terlebih sally adalah putri mereka satu- satunya. Mereka harus memastikan sally bahagia dan tidak hidup kekurangan jika menikah nanti.


Berkat itu pula, arfa semakin rajin bekerja dan usaha membuahkan hasil. Arfa di angkat sebagai kepala rumah sakit dengan usianya yang terbilang masih muda.


Dengan pencapaian yang telah arfa dapatkan barulah kedua orangtua sally memberikan izin pada arfa untuk menikahi putri mereka.


Sekarang sally membuka praktek sendiri dirumah, sedangkan arfa masih bekerja dirumah sakit dengan tanggung jawab yang lebih besar.


*****


Aura masih tampak kesal dengan arfa, bahkan saat turun dari mobil aura sengaja menutup pintu mobil dengan kencang membuat arfa berlonjak kaget.


Gilang sendiri sudah memarkirkan mobilnya di depan halaman rumah kedua orangtua aura.


Saking kesalnya aura bahkan melupakan gilang, yang hanya mematung di depan mobilnya menunggu arfa ataupun aura mengajaknya memasuki rumah.


Tapi harapannya tidak terpenuhi, sampai ibunya aura datang dan meminta gilang masuk ke dalam rumah.


Semenjak kedua anaknya datang, ibu memang sudah memperhatikan keduanya. Dan melihat juga ada gilang turut serta dengan mereka. Walaupun gilang datang dengan menaiki mobil terpisah dengan anaknya.


Dengan ramah ibu menyambut kedatang gilang.

__ADS_1


" Nak gilang ayo masuk, kenapa malah diam aja disitu? Pasti aura dan arfa lupa kalau nak gilang juga ikut bersama mereka."


" Eh iya bu, ibu apa kabar? Maaf gilanf jadi ikutan acara keluarga ibu." Ucap gilang tidak enak jika harus bergabung dengan keluarga besar aura.


Gilang memasuki rumah dan disana sudah banyak keluarga aura yang berkumpul. Beruntung tadi gilang diperjalanan ketempat kostan aura mampir membeli oleh- oleh. Jika tidak gilang pasti akan bertambah malu jika dia datang dengan tangan kosong.


Gilang duduk di antara keluarga aura dan keluarga aura mulai mewawancarai gilang layaknya seorang reporter.


Hal itu jelas saja membuat gilang tidak nyaman. Bahkan setelah aura datang dan bergabung dengan mereka kecanggungan itu tidak dapat hilang.


Gilang berpendapat keluarga besar aura memiliki tingkat kepo yang sangat tinggi dan gilang tidak suka akan hal itu.


" Hei... Kalian jangan buat calon suamiku takut ya. Ayo mas kita kebelakang!" Seru aura mengajak gilang. Tentu saja itu membuat gilang senang karena dapat terhindar dari pertanyaan yang membuat sakit kepalanya.


Sampao di dapur, aura menyiapkan makanan untuk gilang. Aura tahu bahwa perut gilang belum terisi apapun. Pagi sekali gilang sudah ada di depan kostan aura. Dan gilang bukan tipe orang yang suka sarapan di pagi hari.


Ia akan mengisi perutnya saat jam sepuluh pagi. Entah itu cemilan, makanan ringan ataupun makanan berat. Pokoknya makanan harus masuk perutnya jam segitu.


Kenapa aura tahu kebiasaan gilang, karena dari dulu aura selalu memperhatikan pola makan dan kebiasaan gilang. Itu berlangsung dari gilang masih kecil.


Awalnya aura sempat ragu kebiasaan itu akan terbawa sampai besar atau tidak. Tetapi kenyataannya kebiasaan itu gilang bawa sampai dia besar.


Sekarang waktu sudah menunjukkan pukul sebesar siang, dan aura menemani gilang makan.


Sedang asik makan, sally dan arfa datang. Sally membisikkan sesuatu pada arfa, setelah mendengar permintaan sally, arfa sangat kaget dan bingung karena permintaan sally sungguh di luar batasan.


Sally menginginkan makanan yang sedang gilang makan. Menurut ibu hamil tersebut makanan gilang begitu menggiurkan sampai- sampai liur sally hampir turun.


Arfa malah berbisik pada aura dan seketika aura menyemburkan tawanya. Aura tidak mau membantu kakanya.


{ Bersambung }

__ADS_1


__ADS_2