
Persiapan pernikahan dara sudah di mulai, seperti dugaan gilang sebelumnya, aura akan sangat sibuk.
Bahkan waktu keduanya untuk berduaan berkurang banyak. Sudahlah aura sibuk dengan mengurus baby. Dan sekarang di sibukkan dengan pesta pernikahan dara.
Sebenarnya gilang sendiri senang aura mau peduli dengan adiknya, tapi kesibukkan aura membuat mereka jarang bersama jelas membuat gilang keberatan.
Walaupun untuk acara pernikahan sendiri sudah diserahkan pada WO, tetap saja ada hal yang harus langsung di tangani aura.
Dara sendiri juga sudah sangat sibuk. Ia bukan saja di sibukkan dengan acara pernikahannya tapi juga pekerjaannya yang tak lama lagi harus ia tinggalkan karena cuti menikah. Jadi sebelum ia mengambil cuti dara harus menyelesaikan semua pekerjaannya selama cuti.
Karena dara mengambil cuti cukup panjang. Seperti rencana awal dara dan calon suaminya. Selain pesta di negara dara tinggal, pesta juga akan di laksanankan di negara calon suami dara.
Baik dara dan calon suaminya tentu saja sangat sibuk mempersiapkan segalanya.
Gilang juga sebenarnya ikut di sibukkan dengan pernikahan dara, terlebih dara adalah satu- satunya adik yang dimiliki gilang.
Tentunya hal itu menjadi berat untuk gilang melepas dara. Dan rencana dara setelah menikah adalah menerima perusahaan cabang di negara suami dara berada.
Perusahaan cabang milik gilang, akan sepenuhnya di ambil alih oleh dara. Kemungkinan ibu mereka pun akan ikut bersama dengan dara.
Ibunya gilang tidak sanggup jika harus melepaskan putri bungsunya untuk tinggal jauh darinya.
Sedari dulu dara tidak pernah berjauhan dengan sang ibu. Jika pun dara ada tugas keluar negeri, ibunya pasti akan ikut bersama dengan dara.
Berbeda dengan gilang yang dari dulu sudah terbiasa hidup jauh dari ibunya. Dari dia kuliah di kota sampai harus kuliah di luar negeri dan membangun perusahaan disana.
Bukannya ibunya gilang lebih sayang pada dara, tapi karena memang ibunya selalu mengkhawatirkan dara jika berjauhan.
Pesta pernikahan dara diadakan di salah satu hotel bintang lima, salah satu hotel milik gilang.
Dekorasi dan segalanya yang berkaitan dengan pesta adalah pilihan aura. Itupun setelah uara berdiskusi dengan dara pesta seperti apa yang dara mau.
Semua di persiapkan dengan sempurna, sampai H-1, saat dara melihat persiapan pernikahannya dara sampai terkagum- kagum karena aura benar- benar mengaplikasi keinginan dara dengan sempurna.
Tentu saja aura amat berdedikasi pada pernikahan dara, karena ia tidak mau hal yang ia alami saat pernikahannya dengan gilang di alami oleh dara.
__ADS_1
aura amat menyayangi dara, dara bukan hanya sekedar adik ipar untuknya, tapi dara sudah aura anggap sebagai adik sendiri.
Keluarga calon suami dara juga sudah sampai di hotel. Berbeda dengan gilang dan aura yang melaksanakan acara pingitan, hal tersebut tidak berlaku dengan dara. Karena memang ibunya dara juga tidak mengharuskan tradisi tersebut di lakukan oleh dara.
Di hotel dara bertemu dengan samuel, calon suaminya. Mereka sedikit berbicang untuk acara esok hari. Samuel sudah sangat tidak sabar untuk mempersunting dara.
Dara adalah satu- satunya wanita yang membuat samuel ini berumah tangga.
Awal pertemuan mereka sebenarnya sangat tidak menyenangkan, tapi siapa sangka dari hal tersebut mereka malah berjodoh dan sebentar lagi akan menikah.
Samuel adalah laki- laki yang sangat dingin. Semenjak kekasihnya mengkhianati dirinya, samuel tidak pernah lagi percaya pada yang namanya perempuan.
Walaupun banyak wanita yang mengantri untuk menjadi pacarnya, tapi samuel tidak pernah menanggapi. Bahkan samuel seperti tidak berminat pada perempuan.
Bahkan teman- teman samuel sempat curiga bahwa samuel belok. Kekecewaannya pada mantan kekasihnya membuat samuel menjadi pribadi yang sangat acuh dan dingin terhadap wanita.
Bahkan orangtua samuel sudah sangat mengkhawatirkan putra tunggal mereka.
Sudah banyak gadis yang dikenalkan dengan samuel, tapi seperti sebelum- sebelumnya samuel selalu menolak wanita- wanita tersebut.
Jadi apapun yang diinginkan oleh dara, kedua orangtua samuel selalu mewujudkannya.
Mereka membebaskan dara memilih yang ia mau. Dari pesta pernikahan, tempat tinggal dan kegiatan dara setelah menikah.
Bahkan kedua orangtua samuel sangat menyayangi dara. Sebelum menikah saja mereka memberikan sebagian saham mereka pada dara. Jadi sebenarnya tanpa bekerja pun dara sudah sangat kaya.
Tapi dara bukanlah perempuan matre, jadi ia tidak menggunakan kekayaan dari calon mertuanya untuk kepentingan pribadinya.
Selama ini juga dara tidak pernah kekurangan karena gilang selalu mencukupi semua kebutuhan dara.
Jadi sebenarnya dara bekerja saat ini hanya ingin memanfaatkan ilmu dan ijazahnya.
Rasanya sangat mubajir jika ia tidak menggunakan ilmu yang didapatnya selama ini.
Dara juga tahu bagaimana selama ini gilang bekerja keras untuk dia dan ibunya setelah kematian ayah mereka. Bagaimana kerja keras gilang selama ini, sungguh dara tidak akan sanggup untuk membalas semua perjuangan kakaknya selama ini.
__ADS_1
Dara terlihat serius berbincang dengan samuel. Mereka membicarakan pernikahan mereka kedepannya.
Samuel membawa dara ke kamarnya. Ia meminta dara duduk dan samuel memberikan beberapa lembar kertas.
Di dalamnya tertulis dengan jelas, perjanjian pra nikah. Dan ada juga kontrak pernikahan mereka.
Ya... Samuel dan dara memang menikah kontrak. Keduanya sebenarnya tidak saling mencintai. Hanya di depan orang- orang saja mereka selalu menunjukkan betapa mereka saling mencintai.
Kenapa keduanya bisa memutuskan untuk menikah. Itu karena orangtua masing- masing.
Samuel memutuskan menikah dengan dara karena ancaman kedua orangtuanya. Mereka memberikan waktu sebulan untuk samuel membawa calon istrinya.
Di sanalah ide untuk menikahi dara tercetus begitu saja.
Karena pada saat itu dara juga sedang sock tentang kondisi ibunya yang ternyata terkena kanker.
Dokter mendiagnosis nyawa ibunya tidak lama lagi. Dan keinginan ibunya yang belum dara lakukan adalah menikah.
Gilang sendiri tidak tahu mengenai penyakit ibunya. Dara benar- benar merahasiakannya dari siapapun, termasuk ibunya sendiri.
Kenapa dara bisa tahu penyakit ibunya? Berawal dari ibunya yang sering sakit kepala, dara sengaja menerima perintah gilang untuk menangani kantor cabang di luar negeri.
Kesempatan itu dara lakukan dengan memeriksakan ibunya secara menyeluruh. Dan yang di dapatnya adalah kondisi ibunya yang sangat memprihatinkan.
Dara tidak mau semua orang bersedih, jadilah ia menyembunyikan segalanya dari semua orang.
Dara benar- benar tidak memperhitungkan bagaimana marahnya gilang, jika tahu ia menyembunyikan hal sebesar itu.
samuel dan dara yang sedari awal sudah seperti anjing dan kucing. Bertengkar dan selalu berselisih memutuskan untuk menikah dengan waktu tertentu.
Untuk saham yang sudah orangtua samuel berikan padanya, dara sepenuhnya menyerahkan semuanya pada samuel.
Samuel yang tahu dara bukan cewek matre tidak pernah keberatan dengan keputusan kedua orangtuanya yang memberikan saham pada dara.
Tiba- tiba pintu kamar samuel terbuka, keduanya menatap kaget siapa orang yang membuka kamar.
__ADS_1
{ Bersambung }