
Gilang berdiri di belakang aura, ia memperhatikan tangan aura yang telaten menata makanan dalam baki, aura menatanya sedemikian rupa, jadi terlihat lebih estetik.
Aura membalikkan tubuhnya dan menabrak dada bidang gilang. Aura maskulin dari gilang langsung masuk dalam indera penciumannya. Melambungkan aura jauh dalam buaian.
" loh, kenapa malah begong?" Tanya gilang aneh melihat reaksi aura malah begong sambil tersenyum sendiri. Gilang melambaikan tanganya tepat di depan wajah aura.
" Ish apa sih!" Ketus aura menampik tangan gilang.
" Lagian ngapain kamu malah begong sambil senyum- senyum sendiri coba?"
" Bukan urusanmu, awas aku mau lewat! Ngalangin jalan aja!" Gerutu aura menutupi rasa malunya karena tertangkap basah oleh gilang.
Gilang bergeser dan memberikan jalan pada aura. Aura segera membawa makanan yang ia tata tadi ke ruang keluarga.
Disana sudah berkumpul banyak keluarganya. Triple V juga sudah ada di sana dengan muka di tekuk.
Aura sangat puas melihat ekspresi mereka, sudah dipastikan gilang yang membuat mereka seperti itu.
Tadi aura memang sengaja meninggalkan gilang dengan triple V, karena aura yakin gilang pasti akan mengeluarkan kata- kata beracunnya. Aura tahu bagaimana tingkah gilang pada perempuan seperti triple V. Pasti kata- kata pedas akan terlontar dari mulut gilang. Dan ya, aura rasa itu cukup untuk membuat para sepupu ngeselinnya kapok merayu gilang.
Triple V membuang muka saat mereka berhadapan dengan aura. Gilang mengekor aura di belakang. Mengikuti kemana pun aura pergi.
Keluarga yang lain heboh melihat gilang yang mengekori aura, mereka meledek aura.
"cie...cie...cie... Sepertinya mbak fatma bentar lagi bakalan dapat mantu baru nih!" Seru adik sepupu bu fatma. Yang lain pun ikut menimpali.
Mereka sangat senang akhirnya aura membawa seorang pria untuk dikenalkan kepada keluarga besarnya. Itu berarti aura segera akan melangsungkan pernikahan.
Tapi tidak dengan saudara aura yang memang tidak suka dengan aura. Mereka berharap aura melajang selamanya agar mereka dapat merendahkan aura seperti yang sudah- sudah.
Gilang secara resmi memperkenalkan dirinya di depan keluarga besar aura, ia juga meminta restu kepada seluruh keluarga aura agar merestui hubungan keduanya. Terlebih pada kedua orangtua aura dan arfa.
Saat itu arfa hanya diam, tidak menolak ataupun menerima gilang menjadi bagian dari keluarga. Berbeda dengan sally yang menyambut baik gilang masuk dalam bagian keluarganya.
__ADS_1
Sedangkan ayah dan ibu menyerahkan semua keputusan pada aura.
Mereka tahu kebahagian aura hanya ada pada gilang. Hari ini mereka melihat aura yang dulu. Ceria, rame, dan pecicilan. Dan itu semua karena kehadiran gilang disana.
Aura juga tidak bersikap dingin seperti beberapa tahun terakhir. Auranya sudah kembali membawa kecerian dalam keluarga.
Orang yang paling senang dalam sambutan yang diberikan keluarga besar aura adalah gilang, usahanya untuk menghalalkan aura semakin dekat. Hanya tinggal menyakinkan arfa.
Mungkin gilang akan meminta bantuan pada sally. Karena kalau dilihat- lihat arfa amat mencintai sally.
Acara kumpul keluarga aura telah selesai, hanya tinggal beberapa keluarga yang belum pulang. Salah satunya keluarga viola, salah satu triple V. Keluarga viola sengaja tidak cepat pulang karena ingin bertanya lebih dalam pada gilang. Papahnya viola ingin menyakinkan bahwa gilang pacarnya aura adalah Gilang Semesta CEO dari semesta group.
Sebagai seorang pengusaha ia harus bisa mendekati gilang demi kemajuan perusahaannya.
Karena saat ini perusahaan Semesta Group sedang melesat naik. Banyak proyek yang mereka kerjakan. Mungkin dengan dekat dengan CEO nya bisa membuka jalan bagi perusahaan pak ibra papahnya viola.
Ibra perlahan mendekati seno ayahnya aura, yang biasanya sombong dan tak pernah menyapa seno, ibra tiba- tiba bersikap sok akrab. Hal itu membuat seno mesti waspada, karena jika sikap ibra seperti itu ada hal yang dia inginkan.
" Mas seno apa kabar? Gimana kegiatan di kantor sekarang?" Tanya ibra basa basi.
" Loh kok mas ngomong gitu, kita ini udah lama gak ketemu dan ngobrol loh!"
" Udah jujur aja, apa mau kamu?" Tanya seno sekali lagi.
" Ya deh, mas kenalin saya sama pacarnya aura dong!" Pinta ibra tanpa tahu malu.
" Oh jadi itu tujuan kamu? Ya kamu kenalan aja sendiri, apa susahnya sih!"
" Ya kalau dia tahu aku masih pamannya aura, pasti di mau kerjasama sama perusahaan aku." Ucap ibra membuat seno jengah.
Seno yang memang tidak tahu siapa gilang sebenarnya meninggalkan ibra begitu saja tanpa ingin mengabulkan keinginan adik sepupu istrinya.
Seno cukup hapal bagaimana sikap saudara istrinya. Ada sebagian yang memang baik, tapi ada juga yang seperti ibra. Baik jika ada perlunya dan akan bersikap sangat sombong jika dalam keadaan berjaya.
__ADS_1
Jelas saja sikap seno membuat ibra kesal bukan main. Dan ia nekad berkenalan sendiri dengan gilang. Tapi sayang saat ia mendekati gilang, ponsel gilang berdering dan gilang jadi sibuk dengan ponselnya.
Tak lama gilang malah pamit undur diri karena memang ada kerjaan yang harus ia selesaikan.
Bahkan aura ditinggal dirumah orangtuanya oleh gilang. Gilang menitipkan aura pada arfa, dia berjanji besok sore akan datang menjemput aura.
Walaupun sedih aura harus merelakan kepergian gilang kali ini, karena memang ini darurat. Salah satu perusahaan gilang mengalami masalah dan harus gilang sendiri yang menangani.
Sementara ibra dan anak istrinya segera pulang karena memang tujuannya tidak kesampean. Viola juga semakin kesal saat mengetahui bahwa gilang adalah CEO perusahaan Gilang Semesta. Ia merasa kalah saing dengan aura yang menurutnya hanya dokter biasa, berbeda dengan dirinya yang merupakan anak pemilik perusahaan.
Viola segera menghubungi genk triple V , dan menceritakan apa yang dia tahu tentang gilang pacarnya aura.
Seketika group wa triple V heboh, mereka tidak terima aura mendapatkan pacar seperti gilang. Bisa kalah saing mereka jika aura jadi menikah dengan gilang.
Sementara genk triple V , sedang kesal berbeda dengan aura yang saat ini sedang bahagia.
Bagaimana tidak bahagia, besok gilang menjanjikan akan datang bersama keluarga untuk silaturahmi pada kedua orangtua aura.
Berarti ucapan gilang untuk menikahi aura bukan isapan jempol belaka. Gilang sedikit- sedikit menunjukkan keseriusannya pada hubungan mereka.
Impian aura membangun rumah tangga dengan gilang akan segera terwujud, tinggal menyakinkan arfa, untuk memberikan restunya.
Untuk menjalankan misinya aura akan mendekati sally dan meminta bantuan pada kakak iparnya. Sepertinya hanya lewat jalan itu arfa bisa merestui mereka.
Aura menuju kamar sally dan arfa, belum aura mengetuk pintu. Pintu sudah terbuka dan arfa muncul keluar. Arfa memicingkan matanya penuh selidik pada uara.
" Ada apa kamu berdiri di depan kamar kakak?" Tanya arfa.
" Aura hanya ingin ngobrol dengan kak sally, kita kan udah lama gak pernah ngobrol." Aura memberikan alasan.
" Bagus kalau gitu, malam ini kamu temanin sally, kakak ada tugas darurat dari rumah sakit."
Aura mengembangkan senyumnya, jalannya ternyata dipermudah oleh tuhan.
__ADS_1
{ Bersambung }