Cinta Terhalang Dinding Pesantren Season 2

Cinta Terhalang Dinding Pesantren Season 2
3 Acara (Pengajian, Siraman, Henna Night)


__ADS_3

Tabuhan hadroh mulai terdengar, mengiring setiap orang yang masih terlihat hilir mudik menyiapkan acara sore hari ini, pengajian sekaligus siraman.


Ruang belakang yang tanpa atap menjadi lokasi acara kali ini. Dekorasi minimalis dan elegant kembali menjadi pilihan Yemma Hani untuk acara putri nya sore ini. Jelas saja jika budget yang di gelontorkan begitu besar, tiap acara Yemma Hani memilih dekorasi yang berbeda.


Dekorasi cream dengan hiasan bungan berwarna senada dan daun-daun yang hijau semakin mempercantik dekorasi yang sudah tersaji di depan mata.


Mahda yang hampir selesai dengan riasan nya mulai merasa tak karuan. Antara haru, senang namun juga lelah karna proses demi proses yang di lalui dalam acara resepsi kali ini.


Tamu mulai berdatangan dan duduk di tempat yang sudah di sediakan. Terdengar segelintir ucapan para tamu yang berdecak kagum pada dekorasi yang terkesan minimalis namun terlihat begitu megah. Membayangkan berapa budget yang di keluarkan Yebba Zein dan Yemma Hani untuk acara putri satu-satu nya ini, belum lagi dekorasi pelaminan yang merubah lapangan menjadi seperti gedung.


Dengan memakai dress brukat berwarna putih, Mahda di gandeng Sofia dan Afiyah menuju tempat pengajian. Duduk bersebelahan dengan Yemma Hani juga Jiddah Ita.


Acara pengajian terasa begitu khidmat, acara tersebut pun di pimpin langsung oleh ustadzah Naima yang di undang langsung oleh Yemma Hani untuk hadir dalam acara pengajian sore hari ini.


Pernikahan adalah awal dari perjalanan. Dan disinilah Khidmah yang sesungguhnya untuk menuju ridho Allah SWT lewat suami.


Satu wejangan yang Ummi sampaikan setelah acara pengajian.


Selesai pengajian Mahda buru-buru berganti baju, memakai gamis brukat namun dengan kain jarik yang di lilitkan di luar tubuh nya. Berlomba dengan waktu yang hampir mepet dengan waktu maghrib, Mahda kembali melanjutkan acara siraman.


Ada yang berbeda dengan acara seperti pada umum nya, dalam acara Mahda bukan musik seperti gamelan atau yang biasa di gunakan, melainkan iringan hadroh yang di buat seperti musik yang begitu slow mengiringi ucapan demi ucapan yang di bawakan oleh salah seorang dari pihak MUA.


Para tamu ada yang masih menyempatkan diri melihat proses siraman. Ruangan pun terlihat begitu penuh di tambah para santri yang ikut hadir untuk melihat proses siraman sore ini.

__ADS_1


Gamis brukat sederhana dengan warna yang hampir mirip dengan kulit mulus Mahda menjadi pakaian nya kali ini. Mahda berjalan menuju tempat siraman, di sana pun terlihat Yemma Hani dan Yebba Zein sudah duduk menanti.


Setelah dekat, Mahda dengan sopan merangkak, berjalan menggunakan ke dua lutut nya menuju ke dua orang tua nya. Sementara itu, suara dumbuk masih terus mengiringi jalan nya siraman.


Entah karna kata-kata atau memang benar-benar terbawa suasana, para tamu juga yang hadir merasa ikut sedih kala Mahda meminta ma'af juga ridho nya pada Yemma Hani dan Yebba Zein.


Mahda menangis tersedu apalagi di saat ia berpelukan dengan Yemma Hani. Sekelebat kenangan dari masa ia kecil hingga saat ini tiba-tiba seperti berputar di depan mata nya. Saat di mana Mahda sering bersitegang dengan sang Yemma, bahkan kekonyolan nya yang di luar nalar.


Yemma, ma'afin Mahda.


Satu kalimat yang begitu tulus yang Mahda ucapkan dengan lirih sembari mencium kaki wanita yang amat ia hormati. Ia basuh kaki tersebut dengan lembut bahkan tak segan meminum air bekas membasuh kaki Yemma Hani.


Satu acara tambahan yang Mahda minta, ia ingin meminta ma'af dan ridho pada lelaki yang menjadi pelindung nya saat berada jauh dari Yemma dan Yebba nya, Aly.


Mahda kembali menangis saat mengungkapkan kata ma'af, bahkan Aly yang terkesan dingin ikut menangis melihat adik perempuan satu-satu nya bersimpuh, menangis dengan begitu hebat di depan nya.


Akhirnya Yebba Zein dan Aly bersamaan menggendong Mahda, memakai 2 jarik sekaligus agar bisa di lilitkan dan menggendong Mahda secara adil.


Mahda tersenyum getir sekaligus haru yang ia rasakan. Selama ini di cintai dan di lindungi oleh laki-laki yang benar-benar menyayangi nya namun sekarang, setelah ini ia akan benar-benar memulai kehidupan nya yang baru bersama Syihab.


Satu kendi dengan beberapa macam bunga sudah di sediakan. Siraman air pertama di lakukan oleh Yebba Zein, di ikuti Yemma Hani, abang Aly dan seterus nya dari pihak keluarga.


*****

__ADS_1


Malam mulai menyapa, tempat yang tadi sore di gunakan untuk siraman sudah kembali rapih dan akan di gunakan untuk acara malam ini, henna night.


Satu kursi di depan pelaminan dengan beberapa perlengkapan untuk menghenna terlihat ada di sana. Jika saja Mahda mau, ia bisa memanggil jasa henna art terkenal untuk acara nya kali ini, namun Mahda lebih menghargai teman nya untuk menghenna diri nya, toh hasil nya sama bagus.


Di iringi hadroh, japin juga ghoflah para santri berjingkrak sepanjang Mahda di henna. Tak lupa, makanan selalu tersedia untuk para santri di setiap acara.


Mulai dari tangan hingga sikut dan kaki hingga lutut Mahda membiarkan Humaira menghenna nya, bahkan tak ketinggalan, ide gila dari para santri yang menyuruh nya untuk menghenna punggung belakang nya.


"Gak usah deh, ngapain sih?" protes Mahda.


"Gak papa, ini kan henna bukan tato" jawab Syamsiah.


"Jangan yang aneh-aneh ya!" pinta Mahda pada akhir nya.


"Siap" timpal Humaira sambil terus menghenna punggung mulus Mahda.


Jangan di tanya bagaimana Mahda berpakaian saat ini, setelah ide itu muncul Mahda langsung di bawa ke dalam kamar untuk meneruskan henna di punggung nya, membiarkan para santri menikmati kegembiraan yang mereka ciptakan.


Satu bentuk love terukir di lengan Mahda, dengan hurup S dan M yang berdampingan. Begitu pun di punggung Mahda yang dengan jelas nama Syihab, Humaira bubuhkan di antara bunga.


Malam semakin pekat, waktu nya kembali untuk beristirahat. Mengistirahatkan tubuh dan jiwa yang lelah untuk acara esok yang akan lebih melelahkan dari hari ini.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’

__ADS_1


Mohon ma'af baru up lagi, lama yaa gak muncul, ada kesibukan juga anak-anak satu bulan gantian sakitπŸ™


Insyaa Allah mulai aktif lagi ya❀


__ADS_2